Bursa Siang: Aliran Modal Asing Dorong IHSG Teruskan Rally

Bursa Siang: Aliran Modal Asing Dorong IHSG Teruskan Rally

Posted by Written on 16 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berhasil parkir di area hijau pada akhir sesi pagi perdagangan hari Jumat (16/11). IHSG menguat +1,44 persen (+85 poin) ke level 6.041.

Indeks LQ45 +2,00% ke level 965 poin. IDX30 +2,03% ke level 532 poin. Indeks JII +1,72% ke level 678. Indeks Kompas100 +1,87% ke level 1.229. Indeks Sri Kehati +2,15% ke posisi 375. Indeks Sinfra18 +2,51% ke level 319.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: ESTIBBRIKPASBBCABMRIHMSP dan PGAS

Saham-saham top gainer LQ45: SMGRWIKABBTNPTPPBSDETLKM dan LPPF

Saham-saham top loser LQ45: ASIIADRO dan INDY

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,54 triliun dengan volume trading sebanyak 57,71 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp1,01 triliun.

Sektor infrastruktur dan keuangan menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,3 persen dan +1,94 persen. Transaksi berlangsung marak hingga sukses mencetak net buy asing senilai Rp1 triliun lebih.

Nilai tukar rupiah +0,70 persen ke level Rp14.575 (pukul 11:30 am)


Bursa Asia

Pergerakan bursa saham Asia ke zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Jumat (16/11). Market memunculkan kekecewaan terhadap saham pembuat chip komputer Nvidia Corp yang harganya tertekan. Pada gilirannya mengirim gelombang jual saham-saham sektor teknologi.

Tolok ukur pergerakan bursa saham regional, MSCI Asia Pacific Index, naik tipis 0,1 persen.

Analis Pictet Asset Management, Takatoshi Itoshima menilai (tekanan) dimulai dari saham Apple, lalu Nvidia karena kinerja perusahaan-perusahaan tersebut membentuk pengaruh pada saham-saham teknologi global dan industri chip, dikaitkan dengan bursa Jepang, kemungkinan akan tertekan untuk sementara waktu.

Market saham China dalam tekanan setelah Indeks Shanghai dan Indeks Shenzhen dalam tekanan. Indeks Shenzhen turun 0,28 persen. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong juga berada di zona merah.

Sementara itu di bursa Jepang, Indeks Nikkei dan Topix parkir di area negatif. Indeks Topix tertekan 0,62 persen. Di bursa Australia, Indeks ASX 200 drop 0,15 persen dibarengi sebagian besar sektor saham melemah. Indeks Kospi (Korsel) stagnan.

Guncangan politik yang terjadi di Inggris mewarnai sentimen perdagangan market Asia setelah sejumlah menteri mundur dari kabinet PM Theresa May, termasuk Sekretaris Brexit, Dominic Raab. Sebanyak 16 anggota menteri dari Partai Konservatif menyatakan mosi tidak percaya kepada May, seraya mengutip usulan May untuk meninggalkan Uni Eropa.

Analis BK Asset Management, Kathy Lien mengulas hal tersebut bukan saja kemunduran besar bagi Brexit tetapi seruan mosi anggota parlemen Rees Mogg's bisa mengakhiri posisi May sebagai Perdana Menteri.
Mata uang poundsterling tumbang ke posisi $1,2833 dari sesi sebelumnya pada level $1,2994.

Indeks dolar AS ke posisi 96,961, turun dibanding posisi kemarin di level kisaran 97,29. Nilai tukar yen ke posisi 113,4 terhadap USD setelah menguat di atas level 113,1 di sesi sebelumnya. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7271 menguat dari posisi $0,7267 pada sesi kemarin.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,36% ke posisi level 21.725 (11.30 am).

Indeks Hang Seng (Hong +0,33% ke posisi 26.190.

Indeks Shanghai (China) +0,71% ke posisi 2.687.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,91% ke level 3.082. (11.30 pm).


Oil

Harga minyak stabil pada perdagangan hari Jumat (16/11) pagi di pasar Asia. Pergerakan harga ditopang oleh ekspektasi pemangkasan suplai oleh OPEC tetapi tertahan kembali oleh produksi minyak di USA yang mencapai rekor.

Minyak Brent naik 7 sen ke harga USD66,69 per barel. Harga minyak WTI naik 12 sen ke harga USD56,5 per barel. (pukul 01:32 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author