Jelang Rilis Neraca Perdagangan, Opening IHSG Menguat

Jelang Rilis Neraca Perdagangan, Opening IHSG Menguat

Posted by Written on 15 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini, Kamis (15/11) dibuka melejit ke zona positif. Seakan menyambut baik rencana rilis suku bunga acuan yang akan diumumkan BI hari ini, IHSG pada pukul 09:22 WIB terlihat naik signifikan +61 poin (+1,05 persen) ke level 5.919.

Laju IHSG tersebut terjadi jelang rilis data neraca perdagangan periode Oktober. Tim Analis Indo Premier Sekuritas memperkirakan neraca perdagangan RI periode Oktober akan surplus sebesar USD0,16 miliar. 

Proyeksi ini sedikit lebih rendah dibandingkan konsensus para analis yang memperkirakan surplus sebesar USD0,17 miliar.

Indo Premier juga memperkirakan suku bunga acuan 7 days repo rate akan tetap berada di level 5,75 persen atau tidak mengalami perubahan. Posisi ini juga sebagaimana menjadi konsensus para analis.

Seluruh sektor berada di zona hijau, dimana kenaikan tertinggi pada sektor aneka industri sebesar +2,11 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur yang menguat +1,50 persen, sektor keuangan menanjak +0,93 persen dan sektor manufaktur melaju hingga +0,92 persen.

Tercatat sebanyak 181 saham bergerak naik, sementara itu hanya sebanyak 72 saham yang terkoreksi. Adapun 148 saham lainnya flat dan belum bergerak samasekali.

Saham-saham yang tengah mengalami penguatan pagi ini antara lain adalah GIAA (+15,00 persen), 

LPPS (+7,41 persen), SMGR (+5,50 persen), ERAA (+2,97 persen), SCMA (+2,75 persen).

Adapun saham-saham yang mengalami koreksi terdalam pagi ini adalah ABBA (-3,13 persen), TRAM (-2,70 persen), DEAL (-2,27 persen), DUCK (-2,08 persen), BWTP (-1,91 persen).

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di seluruh pasar senilai Rp678,94 miliar. Adapun saham-saham yang banyak dibeli oleh investor asing antara lain adalah ASII (Rp33,1 miliar), BBCA (Rp1,04 persen), 

BMRI (Rp21,0 miliar), TLKM (Rp13,9 miliar), PTBA (Rp8,4 miliar).

Adapun saham-saham yang banyak dilepas oleh investor asing pagi ini adalah BBNI (-Rp4,2 miliar), BSDE (-Rp1,2 miliar), CPIN (-Rp1,1 miliar), BBTN (-Rp938 juta) INCO (-Rp901,1 juta).

Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar AS pada pukul 09:24 WIB tercatat menguat tipis +2 poin (+0,01 persen) ke level 14763.


(Sigit/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author