Bursa Sore: Sentimen Domestik Dominan Menopang Laju IHSG

Bursa Sore: Sentimen Domestik Dominan Menopang Laju IHSG

Posted by Written on 14 November 2018


Ipotnews - Mengakhiri perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertengger di zona hijau pada perdagangan hari Rabu (14/11). IHSG menguat +0,40 persen (+23 poin) ke level 5.858.

Indeks LQ45 +0,61% ke level 925 poin. IDX30 +0,67% ke level 509 poin. Indeks JII +0,7% ke level 649. Indeks Kompas100 +0,58% ke level 1.182. Indeks Sri Kehati +0,13% ke posisi 358. Indeks Sinfra18 +0,57% ke level 302.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: TKIMPTBASRILWSKTLPPFHMSP dan DEAL

Saham-saham top gainer LQ45: SMGRINTPINKPPTBABRPTSCMA dan ADRO

Saham-saham top loser LQ45: BBCABMRIMNCNINDYBKSLUNTR dan WSBP

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp8,62triliun dengan volume trading sebanyak 103,82 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp530,78 miliar.

Sektor industri dasar dan aneka industri menjadi penopang utama laju IHSG Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,54 persen dan +1,74 persen.

Sejumlah katalis positif menopang laju IHSG . Tim Analis Indo Premier Sekuritas mengulas kekhawatiran rencana aturan free float di BEI yang reda menjadi sentimen positif di pasar. Begitu pula dengan rupiah yang lanjut menguat dan juga rebalancing indeks MSCI menambah katalis positif bagi indeks.

Nilai tukar rupiah +0,16 persen ke level Rp14.787 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Sebagian besar bursa saham Asia ke zona merah pada ujung perdagangan hari Rabu (14/11) seiring tekanan terhadap harga minyak yang terus berlanjut.

Bursa Hong Kong berkutat di zona merah. Begitu pula dengan pasar saham China. Indeks Shenzhen turun 0,401 persen. Tekanan pada bursa China muncul setelah data ouput industri China periode Oktober naik 5,9 persen melampaui ekspektasi. Investasi aset tetap di periode yang sama naik 5,7 persen. Penjualan ritel naik 8,6 persen meski di bawah estimasi.

Di bursa Australia, Indeks ASX200 turun 1,74 persen. Sedangkan Indeks Kospi (Korsel) turun 0,15 persen. Indeks Topix naik 0,17 persen.

"Harga minyak turun tajam karena pasar khawatir kelebihan pasokan telah menjadi penekan," kata Vivek Dhar, Analis komoditas pada Commonwealth Bank of Australia.

Saham terkait oil tumbang. Emiten oil asal Australia, Santos turun 5,02 persen. Woodside Petroleum turun 2,49 persen. Beach Energy turun 5 persen.

Demikian pula emiten oil di bursa Jepang dalam tekanan. Saham Inpex turun 1,86 persen. JXTG drop 2,59 persen. Japan Petroleum Exploration tumbagn 2,13 persen.

S-Oil (Korsel) turun 5,31 persen. SK Innovation drop 3,25 persen. Sementara emiten oil China, Petrochina drop 2,73 persen dan China Petroleum tumbang 3,4 persen.

Indeks dolar AS ke posisi 97,136, turun dibanding posisi kemarin di level kisaran 97,6. Nilai tukar yen ke posisi 113,88 terhadap USD setelah melemah di atas level 114 di sesi sebelumnya. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7215 setelah menguat dari posisi $0,717 pada sesi kemarin.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,27% ke posisi level 21.869.

Indeks Hang Seng (Hong -0,13% ke posisi 25.758.

Indeks Shanghai (China) -0,06% ke posisi 2.653.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,34% ke level 3.043.


Bursa Eropa

Market saham Eropa bergerak lesu di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (14/11) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi setelah Italia menentang usulan Uni Eropa agar Italia merevisi target anggaran belanjanya.

Indeks FTSE 100 (Inggris) -0,50% di posisi 7.018.

Indeks DAX (Jerman) di level 11.472.

Indeks CAC (Perancis) -0,75% pada posisi 5.063.


Oil

Harga minyak berjuang untuk mencari pijakan pada perdagangan hari Rabu (14/11) sore di pasar Asia. Hal ini terjadi setelah pada sesi sebelumnya turun 7 persen seiring lonjakan pasokan serta tekanan terhadap demand sehingga membuat investor tetap khawatir.

Minyak Brent drop 9 sen ke harga USD65,38 per barel. Harga minyak WTI tumbang 17 sen ke harga USD55,52 per barel, (pukul 07:32 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author