Bursa Siang: Sentimen Oil Tekan Regional, IHSG Masih Bersinar

Bursa Siang: Sentimen Oil Tekan Regional, IHSG Masih Bersinar

Posted by Written on 14 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) meneruskan pamor positifnya pada akhir sesi pagi perdagangan hari Rabu (14/11). IHSG menguat +0,88 persen (+51 poin) ke level 5.886.

Indeks LQ45 +1,35% ke level 932 poin. IDX30 +1,43% ke level 513 poin. Indeks JII +1,48% ke level 654. Indeks Kompas100 +1,27% ke level 1.191. Indeks Sri Kehati +1,15% ke posisi 361. Indeks Sinfra18 +1,11% ke level 303.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: HMSPBGTGMEDCLPPFBBRITLKM dan PGAS

Saham-saham top gainer LQ45: SMGRINKPBRPTPTBAADROSCMA dan HMSP

Saham-saham top loser LQ45: BBCAUNTRMNCNGGRMLPKRWSKT dan ANTM

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,42triliun dengan volume trading sebanyak 63,90 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp316,04 miliar.

Sektor industri dasar dan aneka industri menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,33 persen dan +2,09 persen.

Nilai tukar rupiah -0,34 persen ke level Rp14.759 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Pergerakan bursa saham Asia meluas ke zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (14/11). Tekanan harga minyak menjadi sentimen di pasar Asia.

Bursa Hong Kong berkutat di zona merah. Begitu pula dengan pasar saham China. Indeks Shenzhen turun 0,2 persen. Tekanan pada bursa China muncul setelah data ouput industri China periode Oktober naik 5,9 persen melampaui ekspektasi. Investasi aset tetap di periode yang sama naik 5,7 persen. Penjualan ritel naik 8,6 persen meski di bawah estimasi.

Di bursa Australia, Indeks ASX200 turun 1 persen tertekan saham-saham sektor energi dan finansial. Sedangkan Indeks Kospi (Korsel) turun 0,5 persen. Indeks Topix naik tipis.

"Harga minyak turun tajam karena pasar khawatir kelebihan pasokan telah menjadi penekan," kata Vivek Dhar, Analis komoditas pada Commonwealth Bank of Australia.

Saham terkait oil tumbang. Emiten oil asal Australia, Santos turun 4,7 persen. Woodside Petroleum turun 3,56 persen. Beach Energy turun 5,74 persen. Demikian pula emiten oil di bursa Jepang dalam tekanan. Saham S-Oil turun 4,87 persen. SK Innovation drop 2,75 persen. Sementara emiten oil China, Petrochina drop 2,85 persen dan China Petroleum tumbang 3,07 persen.

Indeks dolar AS ke posisi 97,033, turun dibanding posisi kemarin di level kisaran 97,6. Nilai tukar yen ke posisi 113,84 terhadap USD setelah melemah ke level 114 di sesi sebelumnya. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7218 menguat dari posisi $0,717 pada sesi kemarin.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,27% ke posisi level 21.869 (11.43 am).

Indeks Hang Seng (Hong -0,13% ke posisi 25.758.

Indeks Shanghai (China) -0,06% ke posisi 2.653.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,40% ke level 3.041. (12.00 pm).


Oil

Harga minyak masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari Rabu (14/11) pagi di pasar Asia. Hal ini terjadi setelah pada sesi sebelumnya turun 7 persen seiring lonjakan pasokan serta tekanan terhadap demand sehingga membuat investor tetap khawatir.

Minyak Brent naik 4 sen ke harga USD65,51 per barel. Harga minyak WTI tumbang 15 sen ke harga USD55,54 per barel, (pukul 01:59 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author