Bursa Siang: Saham-saham Defensif Dukung Rebound IHSG

Bursa Siang: Saham-saham Defensif Dukung Rebound IHSG

Posted by Written on 13 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit pada akhir sesi pagi perdagangan hari Selasa (13/11). IHSG menguat +0,69 persen (+40 poin) ke level 5.817.

Indeks LQ45 +0,96% ke level 916 poin. IDX30 +1,02% ke level 503 poin. Indeks JII +1,19% ke level 645. Indeks Kompas100 +0,79% ke level 1.171. Indeks Sri Kehati +0,77% ke posisi 355. Indeks Sinfra18 +0,59% ke level 298.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: LPPSTLKMUNVRPGASBBRIKREN dan ASII

Saham-saham top gainer LQ45: KLBFINTPUNTRPTBABJBRASII dan GGRM

Saham-saham top loser LQ45: AKRAWSKTBMRIITMGWSBPLPKR dan BKSL

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,22triliun dengan volume trading sebanyak 47,28 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp56,96 miliar.

Sektor aneka industri dan konsumsi menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,06 persen dan +1,4 persen.

Nilai tukar rupiah -0,46 persen ke level Rp14.883 (pukul 12:00 pm)



Bursa Asia

Bursa saham Asia tergelincir ke zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (13/11). Tekanan pada market Asia seiring koreksi saham-saham teknologi di Wall Street serta penurunan tajam harga minyak. 

Sementara risiko politik di Eropa mendorong laju USD karena para pemodal melepas aset berisiko.
Indeks MSCI Asia Pasifik turun 1,4 persen, ke posisi terendah terhitung sejak 1,5 pekan terakhir.

Aksi jual saham teknologi terjadi di pasar Asia. Di bursa Jepang, saham Display turun 11 persen. Murata Manufacturing dan TDK Corp tumbang masing-masing 8,9 persen dan 8,4 persen.

Pelaku pasar secara bertahap berpikir masa emas saham teknologi berakhir, kata Yoshinori Shigemi, Analis pada JP Morgan Asset Management. Dia menyarankan agar beralih ke saham unggulan yang memiliki ROE tinggi serta utang rendah.

"Sektor teknologi di Amerika Serikat secara umum mahal, jenuh beli dan momentum laba tidak dapat mempertahankan ekspektasi," kata Jordan Cvetanovski, Analis pada Pengana International Equities.

Pelemahan bergulir ke pasar saham Korsel setelah Indeks Kospi turun 1,29 persen. Saham unggulan seperti Samsung Electronics turun 2,77 persen dan SK Hynix turun 4,43 persen.

Di bursa China, Indeks Shenzhen menguat 0,4 persen. Indeks ASX200 (Australia) turun 1,55 persen dibarengi hampir sebagian besar sektor saham di zona merah.

Indeks dolar AS ke posisi 97,588, bergerak rally dibanding posisi pekan kemarin di level kisaran 97. Nilai tukar yen ke posisi 113,68 terhadap USD setelah menguat dari level di atas 114,1 di sesi sebelumnya. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7177 dari pelemahan yang terjadi kemarin di posisi $0,723. 

Analis ANZ Banking Group (Singapura), Khoon Goh menyebut sentimen investor juga ditekan oleh perang dagang antara USA dengan China. Emerging market terpuruk ke level terburuk bulanan seiring capital outflow asing sejak Agustus 2011.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -2,17% ke posisi level 21.787 (11.46 am).

Indeks Hang Seng (Hong -0,10% ke posisi 25.606.

Indeks Shanghai (China) +0,11% ke posisi 2.633.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,55% ke level 3.051. (12.00 pm).



Oil

Harga minyak tertekan signifikan pada perdagangan hari Selasa (13/11) pagi di pasar Asia. Hal ini terjadi setelah Presiden USA Donald Trump menekan OPEC agar tidak memangkas suplai untuk menopang pasar.

Minyak Brent drop 95 sen ke harga USD69,17 per barel atau turun 1,4 persen. Harga minyak WTI tumbang 87 sen ke harga USD59,06 per barel, (pukul 01:15 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author