USD Rebound Dari Level Terendah Tekan Harga Emas

USD Rebound Dari Level Terendah Tekan Harga Emas

Posted by Written on 08 November 2018


Ipotnews - Posisi harga logam mulia emas melemah pada perdagangan hari Kamis (8/11) seiring apresiasi dolar AS. Para pemodal mendalami hasil pemilu mid term di USA serta berubah fokus ke kebijakan moneter the Fed yang dijadwalkan dirilis pada petang hari ini.

The Fed diperkirakan tidak memutuskan kenaikan suku bunga acuan hingga meeting rutin berikutnya di bulan Desember. Tetapi para pelaku pasar menanti sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember mendatang dan tahun depan.

Kenaikan suku bunga cenderung mendorong penguatan dolar AS dan yield treasury, mengurangi daya tarik emas batangan sebagai aset yang tidak menghasilkan.

Analis Phillip Futures, Benjamin Lu menyatakan support emas di level USD1.223. Menurutnya bila tampak kabar bagus dari the Fed, emas akan rebound. "Tetapi kami pikir the Fed akan terus melanjutkan kebijakan moneter ketat," ujarnya.

Emas di pasar spot turun 0,2 persen ke harga USD1.223,70 per ons (pukul 04:10 GMT). Sedangkan emas di pasar berjangka turun 0,3 persen ke harga USD1.224,7 per ons.

Indeks dolar bergerak dalam kisaran sempit dengan menguat 0,2 persen sehingga bangkit dari level terendah dalam 2 pekan terakhir.

"Emas diperkirakan akan bergerak tik tok dengan dolar AS karena para trader mulai mengevaluasi lagi kondisi dolar AS saat ini," kata Stephen Innes, Analis pada lembaga OANDA yang berbasis di Singapura.

Sementara itu harga komoditas lain seperti perak juga melemah, sebesar 0,2 persen ke harga USD14,54 per ons. Palladium turun 0,3 persen ke harga USD1.130,60 pern ons setelah menyentuh level tertinggi USD1.139,50 pada sesi sebelumnya. Harga platinum turun 0,7 persen di harga USD866,85 per ons setelah pada Rabu kemarin ke level tertinggi sejak 25 Juni di harga USD877,50 per ons.


(cnbc/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author