Bursa Siang: IHSG Ikuti Rally Bursa Regional Dan Global Pasca Pemilu USA

Bursa Siang: IHSG Ikuti Rally Bursa Regional Dan Global Pasca Pemilu USA

Posted by Written on 08 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berhasil menguat pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (8/11). IHSG melompat naik +0,56 persen (+33 poin) ke level 5.973.

Indeks LQ45 +0,61% ke level 953 poin. IDX30 +0,59% ke level 525 poin. Indeks JII +0,78% ke level 664. Indeks Kompas100 +0,58% ke level 1.215. Indeks Sri Kehati +0,74% ke posisi 367. Indeks Sinfra18 +1,07% ke level 311.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: SATU,ERAAKPIGBHITPGASWSKT dan BBRI

Saham-saham top gainer LQ45: LPPFSCMAINDYANTMBBTNINCO dan PGAS

Saham-saham top loser LQ45: ITMGBBCAHMSPKLBFBSDESRIL dan LPKR

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,74 triliun dengan volume trading sebanyak 58,82 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp523,50 miliar.

Sektor tambang dan perdagangan menjadi penguat IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +1,11 persen dan +0,95 persen.

Nilai tukar rupiah +0,03 persen ke level Rp14.575 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia menguat ke level tertinggi sebulan terakhir pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (8/11). Para pemodal lega pelaksanaan pemilu mid term di USA telah terlaksana tanpa kejutan politik berarti. Pasar saham Wall Street rally dan dolar AS rebound menjauh dari level terendah dalam 2,5 pekan.

Tolok ukur pasar saham regional, Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,5 persen.

"Ke depan, hilangnya ketidakpastian serta realisasi hasil (pemilu mid term) sebagaimana ekspektasi akan menjadi penopang bagi pasar saham," demikian ulasan Tim Analis Goldman Sachs.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) melaju ke area positif. Pergerakan positif juga terjadi di pasar saham China yang mana indeks benchmark, Shanghai dan Shenzhen menguat. Indeks Shenzhen naik 0,6 persen.

Data neraca perdagangan China sesuai ekspektasi. Ekspor China naik 15,6 persen di periode Oktober, melampaui estimasi 11 persen. Sedangkan Impor naik 21,4 persenn jauh di atas perkiraan para analis sebesar 14 persen.

Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 dan Topix sama-sama menguat. Indeks Topix naik 1,87 persen. Sementara Indeks Kospi (Korsel) naik 1,35 persen. Adapun Indeks ASX200 di Australia naik 0,43 persen.

Pada penutupan trading bursa Wall Street melaju. Indeks Dow Jones naik 545 poin. Indeks S&P 500 naik 2,12 persen dan Indeks Nasdaq menguat 2,64 persen.

Indeks dolar AS ke posisi 96,198, bergerak rally dibanding posisi kemarin di level 95,7. Nilai tukar yen ke posisi 113,69 terhadap USD. Sementara dolar Ausie ke posisi $0,7279 atau melemah dibanding kemarin di posisi $0,722.

"Kunci penting setelah pemilu mid term di USA bahwa pasar saham di USA telah memperlihatkan kekebalan bagi naiknya yield (surat utang). Terakhir kali yield treasury tenor panjang melonjak sebulan lalu, telah memicu pelemahan sebagian besar pasar saham," kata Junichiwa Ishikawa, Analis pada IG Securities di Tokyo.

 Menurutnya fundamental (ekonomi) USA yang stabil akan menopang trend penguatan yield treasury dan pasar saham secara bersama-sama yang akan menopang USD dalam jangka panjang.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,99% ke posisi level 22.524 (11.46 am).

Indeks Hang Seng (Hong +0,96% ke posisi 26.398.

Indeks Shanghai (China) +0,61% ke posisi 2.657.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,92% ke level 3.093. (12.00 pm).


Oil

Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan hari Kamis (8/11) pagi di pasar Asia. Produksi minyak USA yang mencapai rekor meningkatkan kecemasan pasar kembali banjir pasokan, memicu pembahasan internal OPEC bahwa langkah pembatasan produksi mungkin perlu sekali lagi untuk mencegah over supply.

Minyak Brent drop 14 sen ke harga USD71,93 per barel (pukul 00:31 GMT). Harga minyak WTI flat ke harga USD61,68 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author