Bursa Sore: Muncul Prospek Kesepakatan Perang Dagang, IHSG Ikut Naik Signifikan

Bursa Sore: Muncul Prospek Kesepakatan Perang Dagang, IHSG Ikut Naik Signifikan

Posted by Written on 02 November 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melesat signifikan pada perdagangan hari Jumat (2/11). IHSG menguat +1,21 persen (+70 poin) ke level 5.906 ikut terkerek sentimen prospek kesepakatan perang dagang.

Indeks LQ45 +1,72% ke leavel 941 poin. IDX30 +1,82% ke level 519 poin. Indeks JII +0,72% ke level 655. Indeks Kompas100 +1,65% ke level 1.200. Indeks Sri Kehati +1,44% ke posisi 362. Indeks Sinfra18 +0,20% ke level 302.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: PGASESTIEXCLCAKKTLKMBMRI dan MYRX

Saham-saham top gainer LQ45: GGRMINCOSMGRBBTNSCMABBNI dan HMSP

Saham-saham top loser LQ45: SRILPTBATPIABRPTITMGUNTR dan MEDC.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp10,45 triliun dengan volume trading sebanyak 94,73 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp1,16 triliun.

Sektor properti dan konsumer menjadi penopang utama IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +2,41 persen dan +2,41 persen.

Nilai tukar rupiah +1,15 persen ke level Rp14.953 (pukul 04:00 pm)

Bursa Asia
Pasar saham Asia meroket ke level tertinggi dalam 3 pekan terakhir pada akhir perdagangan hari Jumat (2/11). Kurs dolar AS melemah di tengah laporan Presiden USA Donald Trump bersiap negosiasi dengan China untuk menyelesaikan kerugian akibat perang dagang.
Indeks MSCI Asia Pasifik naik 2,7 persen ke level tertinggi sejak 10 Oktober tahun ini.
Presiden USA, Donald Trump mengatakan diskusi hubungan dagang dengan China berjalang dengan baik dan Presiden China Xi Jinping mengungkapkan harapan untuk memperluas kerja sama perdagangan. Trump juga mengatakan dia berencana bertemu dengan Jinping pada G-20 Summit mendatang.
"Asia paling sensitif terhadap perang dagang jadi pasar saham Asia secara alami naik tersignifikan didorong sentimen prospek kesepakatan perang dagang," kata Makoto Sakuma, Analis pada NLI Research Institute yang berbasis di Tokyo.
Indeks acuan di bursa China menghijau seperti tampak pada Indeks Shenzhen yang naik 3,428 persen. Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik signifikan.
Market tersebut di zona positif sepanjang sesi setelah Bloomberg memberitakan bahwa Presiden Trump telah minta secara resmi kepada jajarannya untuk memulai draft potensi kesepakatan perang dagang dengan China.
Setelah kabar tersebut muncul, sejumlah saham unggulan di bursa Hong Kong naik signifikan seperti saham Tencent yang naik 9,29 persen. ZTE naik 12,2 persen. Geely Automobile naik 11,72 persen.
Penguatan juga terjadi di bursa Korsel setelah Indeks Kospi naik 3,53 persen dengan didukung saham saham unggulan seperti Samsung Electronics (+4,72 persen) dan SK Hynix naik 6,3 persen.
Indeks Topix di bursa Jepang naik 1,64 persen. Indeks ASX200 (Australia) melaju 0,14 persen walaupun sektor energi melemah sebesar 1,12 persen dan finansial sebesar 0,38 persen.
Sementara itu di pasar valas, Indeks dolar AS ke posisi 96,123 melemah dibanding posisi kemarin di level 96,9. Nilai tukar yen di posisi 112,91 terhadap dolar AS setelah melemah di posisi 113,10 di sesi sebelumnya. Dolar Australia ke posisi $0,7237 setelah pada Kamis mencetak rally dari posisi $0,708.
Yuan menguat ke level 6,9092 terhadap dolar AS di pasar onshore dan begitu pula di pasar offshore, menjauh dari level psikologis 7 yuan per dolar AS. Euro naik 0,15 persen ke posisi $1,1426.
"Dialog Washington dan Beijing akan cukup baik bagi investor saat ini. Oleh karena itu, empat minggu ke depan antara pemilu sela di USA dan Summit G-20 di Argentina pada 30 November akan menjadi penting untuk melihat bagaimana kemajuan tersebut," kata Tai Hui, Analis JP Morgan Asset Management Asia Pasifik.
Menurutnya kombinasi sentimen stimulus ekonomi China dan valuasi wajar saham di pasar Asia menjadi peluang bagi investor untuk kembali ke pasar emerging market dan aset Asia.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +2,56% ke posisi level 22.243.
Indeks Hang Seng (Hong +4,21% ke posisi 26.486.
Indeks Shanghai (China) +2,70% ke posisi 2.676.
Indeks Straits Times (Singapura) +1,88% ke level 3.118.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Jumat (2/11) pagi waktu setempat di tengah harapan kesepakatan dagang antara USA dengan China.
Indeks FTSE 100 (Inggris) -0,19% ke level 7.114.
Indeks DAX (Jerman) +1,3% ke posisi 11.617.
Indeks CAC (Perancis) ++1,23% pada level 5.148.

Oil
Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan hari Jumat (2/11) sore di pasar Asia setelah sempat terdorong sentimen USA dan China yang akan segera menyelesaikan sengketa dagang sebelum akhirnya tertekan lagi. Tekanan ini terjadi pasca kabar bahwa pemerintah USA memberikan beberapa negara keringanan dari sanksi Iran.
Minyak Brent drop 1 sen ke harga USD72,88 per barel (pukul 07:37 GMT). Harga minyak WTI turun 33 sen ke harga USD63,36 per barel.

(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author