Bursa Sore: Asing Borong Saham Bank Blue Chips, IHSG Bangkit

Bursa Sore: Asing Borong Saham Bank Blue Chips, IHSG Bangkit

Posted by Written on 31 October 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menanggalkan area negatif pada akhir perdagangan hari Rabu (31/10) setelah tertekan di sesi rehat. IHSG menguat +0,74 persen (+42 poin) ke level 5.831.

Indeks LQ45 +0,99% ke leavel 922 poin. IDX30 +1,10% ke level 508 poin. Indeks JII +1,01% ke level 651. Indeks Kompas100 +0,91% ke level 1.178. Indeks Sri Kehati +1,77% ke posisi 353. Indeks Sinfra18 +2,15% ke level 302.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: SRILBBRICAKKYELOERAAGZCO dan TLKM

Saham-saham top gainer LQ45: INDYBMRI,INDFELSAINTP dan SMGR

Saham-saham top loser LQ45: GGRMEXCLTPIASRILPTPPSSMS dan BJBR

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp9,40 triliun dengan volume trading sebanyak 109,80 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp1,52 triliun.

Sektor agri dan aneka industri menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +2,23 persen dan +2,13 persen.

Aksi beli pemodal asing mendorong penguatan IHSG . Investor asing banyak mengoleksi saham BBRIBMRI

ASIITLKM dan BBCA.

Nilai tukar rupiah +0,13 persen ke level Rp15.203 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia menguat dari level terendah dalam 20 bulan terakhir pada akhir perdagangan hari Rabu (31/10). Hal ini terjadi di tengah janjo pemerintah China untuk mendukung pasarnya namun kepercayaan para investor rapuh setelah pasar saham rugi triliunan dolar AS pada perdagangan yang suram di bulan Oktober.

Beberapa faktor mulai dari perang dagang USA dengan China, kekhawatiran terhadap laporan keuangan emiten di USA serta pelarian modal dari negara-negara emerging market telah mendorong gejolak pasar saham dalam beberapa pekan terakhir.

Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 1 persen.

Di pasar saham China, Indeks Shanghai dan Indeks Shenzhen berada di zona hijau. Indeks Shenzhen naik 1,392 persen. Sedangkan di market Hong Kong, Indeks Hang Seng juga bergerak menguat signifikan.

Indeks Manufaktur China periode Oktober di level 50,2 atau lebih rendah dibanding ekspektasi para analis sebesar 50,6 poin.

Pasar saham Jepang ke zona hijau setelah Indeks Nikkei 225 dan Indeks Topix kompak menguat. Indeks Topix naik 2,15 persen. Bank sentral Jepang mempertahankan tingkat suku bunga sebesar -0,1 persen. Juga berjanji untuk menahan yield obligasi pemerintah di kisaran nol persen.

Indeks ASX 200 (Australia) bergerak naik 0,43 persen. Indeks Kospi (Korsel) juga menguat sebesar 0,74 persen.

Indeks dolar AS ke posisi 97,028 mencetak rally dari posisi yang terjadi kemarin di level 96,6. Nilai tukar yen di posisi 113,19 terhadap USD atau melemah dibanding level kemarin di posisi 112,3. Dolar Australia ke posisi $0,7093 atau menguat dari level kemarin di posisi $0,706.

"Pelemahan pasar baru-baru ini telah berlalu yang mana hal itu telah mengundang lagi para pemodal seperti halnya di pasar saham Jepang," kata Masahiro Ichikawa, Analis pada Sumitomo Mitsui Asset Mangement (Tokyo) seperti dilansir reuters.

Namun menurut Ichikawa, prospek pasar saham masih mendung seraya menambahkan bahwa perang dagang USA dengan China kemungkinan akan tetap menjadi faktor yang menjadi perhatian di luar soal pemilu sela di USA.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +2,16% ke posisi level 21.920.

Indeks Hang Seng (Hong +1,60% ke posisi 24.979.

Indeks Shanghai (China) +1,35% ke posisi 2.602.

Indeks Straits Times (Singapura) +1,59% ke level 3.013.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (31/10) pagi waktu setempat. Para pemodal wait and see rilis data laporan keuangan emiten.

Indeks FTSE 100 (Inggris) +1,15% ke posisi 7.117.

Indeks DAX (Jerman) +1,08% ke level 11.409.

Indeks CAC (Perancis) +1,41% pada posisi 5.048


Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Rabu (31/10) sore di pasar Asia. Hal ini terjadi menjelang pemberlakuan sanksi larangan ekspor minyak kepada Iran mulai pekan depan.

Minyak Brent naik 83 sen ke harga USD76,74 per barel (pukul 07:46 GMT). Harga minyak WTI naik 55 sen ke harga USD66,73 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/idx)


Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author