Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berusaha Tinggalkan Rentang Konsolidasi

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berusaha Tinggalkan Rentang Konsolidasi

Posted by Written on 26 October 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (27/10) , bursa saham Asia dibuka cenderung menguat, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang didukung laporan keuangan emiten yang positif, dan keputusan Bank Sentral Eropa untuk mempertahankan suku bunga acuan.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,29% pada awal sesi perdagangan, yang ditopang oleh kenaikan harga saham sektor keuangan sebesar 0,29%. Penguatan indeks berlanjut 0,26% (14,70 poin) ke posisi 5.678,80pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,53% (112,25 poin) ke level 21.380,98, setelah dibuka melaju 0,64% diwarnai pelemahan yen terhadap dolar AS. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melorot 0,51% tertekan penurunan harga saham teknologi dan berlanjut merosot 0,54% ke level 2.052,22.

Melanjutkan tren penguatan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat 0,15% (37,03 poin) menjadi 25.031,49 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China juga dibuka naik 0,27% ke posisi 2.610,90.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penguatan indeks acuan di bursa global dan regional, setelah kemarin berhasil keluar dari tekanan pelemahan global dan ditutup menguat signifikan 0,80% ke level 5754,965. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan berusaha keluar dari tekanan, melalui rentang konsolidasi dengan didukung capital inflow, reboundharga komoditas, dan laporan keuangan emiten. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan mendekati area jenuh jual diambang bearish trend line.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, reboundindeks bursa global dan beberapa komoditas seperti minyak mentah dan batubara diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu laporan kinerja keuangan emiten di kuartal 3 juga akan menjadi tambahan sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan rentang support di level 5.700 dan resistance di 5.810.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : BMRI (Buy, Support: Rp6.325, Resist: Rp6.650), KLBF (Buy, Support: Rp1.270, Resist: Rp1.365), 

    CTRA (Buy, Support: Rp790, Resist: Rp840), UNVR (Buy, Support: Rp43.000, Resist: Rp45.650).

  • ETF : R-LQ45X (Buy, Support: Rp936, Resist: Rp959), XISC (Buy, Support: Rp631, Resist: Rp647), XISI
     (Buy, Support: Rp312, Resist: Rp318).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Streetberakhir menguat, bangkit dari kejatuhan sesi sebelumnya, dipimpin reli harga saham teknologi. Laporan keuangan yang kuat dari Microsoft, Tesla Motors dan emiten kakap lainnya, yang sebagian besar cukup positif, mendorong laju indeks. Microsoft rebound 5,8%, Tesla melesat 9,1%, American Airlines melambung 6,7%, Ford melejit 10,0% dan Twitter melonjak 15,5%. Pasar melakukan koreksi karena didukung laporan keuangan sejumlah emiten yang positif.

Dow Jones Industrial Average melompat 1,63% (401,13 poin) ke level 24.984,55.

Standard&Poor's 500 melesat 1,86% (49,47 poin) ke posisi 2.705,57.

Nasdaq Composite melambung 2,95% (209,93 poin) menjadi 7.318,34.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melejit 3,40% menjadi USD21,59.

Bursa saham utamaEropatadi malam juga ditutup lebih tinggi, investor merespon positif laporan keuangan perusahaan dan bereaksi terhadap keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk mempertahankan suku bunga.

Index Stoxx 600 naik 0,51% menjadi 355,07, dipimpin lompatan harga saham sektor otomotif sebesar 3,15% yang melaporkan kenaikan laba. PSA Peugeot Citroen Prancis melambung 6,95%, persen. Pabrikan ban Continental melambung 7,65% setelah melaporkan keuangan kuartal ketiga yang lebih tinggi dari perkiraan. Perusahaan manufaktur Jerman, Kion Group, melesat 12,73% setelah melaporkan hasil kuartal ketiga.

Sementara itu, saham media rata-rata tergelincir, terseret kejatuhan saham biro iklan terbesar di dunia, WPP sebesar 13,96%, karena memangkas prospek untuk tahun ini. Induk usaha British Airways, International Airlines Group anjlok 3,82% karena kasus pembobolan kartu pembayaran sebanyak 429.000 kartu. ECB mempertahankan suku bunga pada operasi refinancing, marjin fasilitas pinjaman, dan fasilitas deposito di posisi 0,00%, 0,25% dan -0,40%.

CAC 40 Paris melonjak 1,60% (79,21 poin) ke level 5.032,30.

FTSE 100 London naik 0,59% (41,12 poin) menjadi 7.004,10.

DAX 30 Frankfurt melaju 1,03% (115,49 poin) ke posisi 11.307,12.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat. Euro jatuh ke level terendah dua bulan, setelah Presiden ECB, Mario Draghi, mengatakan akan mengejar pengetatan kebijakan meski ada kekhawatiran tentang masa depan ekonomi dan politik. Draghi menegaskan kembali bahwa program pembelian aset senilai 2,6 triliun euro (USD2,97 triliun) akan berakhir tahun ini dan suku bunga bisa naik setelah musim panas mendatang. Namun Draghi gagal menghilangkan kekhawatiran tentang risiko penularan dari lonjakan biaya kredit.

Sterling mencapai titik terendah setelah Draghi mengatakan semakin berlarut-larut perundingan Brexit, semakin banyak sektor swasta yang mempersiapkan kemungkinan bahwa Inggris bisa meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan mengenai hubungan di masa mendatang. Indeks dolar, acuan kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,25% menjadi 96,679.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13750.000.00%7:40 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2820.0003+0.02%7:40 PM
Yen (USD-JPY)112.36-0.06-0.05%7:40 PM
Yuan (USD-CNY)6.94890.0049+0.07%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)15,187.50-9.50-0.06%4:56 AM

Sumber : Bloomberg.com, 25/10/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat, bangkit dari aksi jual di sesi awal perdagangan setelah pasar saham Asia dan Eropa melemah terseret kejatuhan harian terbesar Wall Street sejak 2011. Kendati demikian banyak investor memprihatinkan peningkatan persediaan minyak karena pasokan melebihi permintaan di beberapa pasar utama, termasuk AS.

Produksi minyak mentah AS naik stabil selama dekade terakhir dan mencapai rekor tertinggi 11,2 juta barel per hari (bph) bulan ini. Stok minyak mentah komersial AS pekan lalu naik, 5 pekan berturut-turut, sebesar 6,3 juta barel menjadi 422,79 juta barel. Gubernur OPEC , Adeeb Al-Aama, mengatakan pasar minyak bisa menghadapi kelebihan pasokan pada kuartal keempat.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 77 sen (1,0%) menjadi USD76,94 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI naik 51 sen (0,8%) menjadi USD67,33 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, tertekan aksi profit taking untuk mengunci keuntungan. Harga emas melonjak lebih dari 3%sepanjang bulan ini, mengakhiri penurunan beruntun enam bulan. Tetapi saham global juga berada di jalur penurunan bulanan terburuk sejak krisis keuangan satu dekade lalu, karena investor mencemaskancharga saham yang tinggi, kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat, dan perang dagang China-AS. Kepemilikan dalam SPDR Gold Trust, yang turun signifikan antara akhir April dan awal Oktober, melesat ke level tertinggi sejak akhir Agustus.

Harga emas di pasar spot turun 0,42% menjadi USD1.228,85 per ounce.

Harga emas berjangka naik tipis sekitar 0,04% menjadi USD1.231,6 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author