Bursa Sore: Didukung Aksi Beli Pemodal, IHSG Berakhir di Zona Hijau

Bursa Sore: Didukung Aksi Beli Pemodal, IHSG Berakhir di Zona Hijau

Posted by Written on 16 October 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir menguat pada perdagangan hari Selasa (16/10). IHSG melaju positif +1,28 persen (+73 poin) ke level 5.800.

Indeks LQ45 +1,90% ke leavel 917 poin. IDX30 +2,05% ke level 504 poin. Indeks JII +2,29% ke level 643. Indeks Kompas100 +1,75% ke level 1.172. Indeks Sri Kehati +2,10% ke posisi 346. Indeks Sinfra18 +1,93% ke level 303.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: TRAMPNLFCPROINKPTKIMPGAS dan SKRN

Saham-saham top gainer LQ45: PGASMEDCKLBFINKPUNVRELSA dan ADRO

Saham-saham top loser LQ45: INTPTPIAWSBPANTMADHIBKSL dan PTBA

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp6,30 triliun dengan volume trading sebanyak 83,29 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp604,67 miliar

Sektor konsumer dan infrastruktur menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,35 persen dan +2,14 persen.

Nilai tukar rupiah +0,07 persen ke level Rp15.200 (pukul 04:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia menguat pada perdagangan hari Selasa (16/10), mendapatkan pijakan kuat setelah pekan lalu tertekan walaupun ketegangan politik antara Arab Saudi dan Dunia Barat telah menyulut tensi geopolitik serta membatasi penguatan.

Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,25 persen.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) bergerak di zona merah.

Benchmark indeks saham bursa China juga melemah. Indeks Shanghai berada di area negatif dan Indeks Shenzhen turun 1,929 persen. Inflasi di China periode September naik 2,5 persen dibandingkan periode Agustus yang hanya naik 0,7 persen. Tetapi Inflasi di tingkat produsen naik 4,1 persen, sebuah indikasi momentum perlambatan ekonomi di tengah eskalasi perang dagang dengan USA.

Di bursa Jepang Indeks Topix menguat 0,74 persen. Sementara Indeks Nikkei 225 menguat. Adapun Indeks Kospi (Korsel) juga bergerak flat.

Indeks ASX 200 (Australia) naik 0,56 persen dengan dukungan sebagian besar sektor saham. Subindex finansial menguat 0,55 persen. Saham-saham banking rebound. Harga saham Australia and New Zealand Banking Group naik 0,47 persen. Commonwealth Bank of Australia menguat 0,21 persen dan National Australia Bank naik 0,55 persen.

"Fokus pelaku pasar beralih ke Timur Tengah terkait insiden terbunuhnya wartawan Arab Saudi selain karena faktor pergerakan pasar saham Wall Street sehingga pasar saham lainnya kesulitan rebound secara meyakinkan," kata Masahiro Ichikawa, Analis pada Sumitomo Mitsui Asset Management (Tokyo).

Menurut Masahiro, USA telah menjadi pusat kegaduhan pasar pada akhir-akhir ini seiring tekanan pada bursa Wall Street yang terpukul oleh kenaikan yield surat utang pemerintah USA. Pasar saham USA harus menemukan pijakan kuat terlebih dahulu.

Indeks dolar AS ke posisi 95,156 atau melemah dibanding posisi penutupan kemarin di level 95,3. Nilai tukar yen menguat ke posisi 112,11 terhadap USD atau melemah dibandingkan closing perdagangan kemarin. Sedangkan dolar Australia di level $0,7119 setelah menguat pada perdagangan kemarin.

Swiss Franc turun 0,2 persen terhadap USD di posisi 0,9886. Euro melorot ke level $1,1596. Ponstrerling rebound ke level $1,3142 dari posisi terendah dalam sepekan.

Pasar valas fokus pada laporan kementerian keuangan USA yang rilis hari ini. Para pemodal wait and see pandangan USA terhadap China setelah media pada pekan lalu memberitakan bahwa China tidak terlibat praktik manipulasi kursnya. Mata uang yuan melemah di posisi 6,925 terhadap USD.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,25% ke posisi level 22.549.

Indeks Hang Seng (Hong +0,07% ke level 25.462.

Indeks Shanghai (China) -0,85% ke posisi 2.546.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,33% ke level 3.035.


Bursa Eropa

Market saham Eropa mixed di menit-menit awal perdagangan hari Selasa (16/10) pagi waktu setempat. Eskalasi ketegangan antara Arab Saudi dan Dunia Barat memperburuk kekahwatiran geopolitik serta membatasi kenaikan indeks.

Indeks FTSE 100 (Inggris) -0.26% ke posisi 7.010.

Indeks DAX (Jerman) +0.30% ke level 11.649.

Indeks CAC (Perancis) +0.22% pada posisi 5.106.


Oil

Harga minyak melemah pada perdagangan hari Selasa (16/10) sore di pasar Asia di tengah ekspektasi kenaikan persediaan minyak di USA tetapi sinyal penurunan ekspor Iran pada bulan ini membuat penurunan (harga) tetap dalam pantuan.

Minyak Brent turun 6 sen ke harga USD80,72 per barel (pukul 06:54 GMT). Harga minyak WTI drop 14 sen ke harga USD71,64 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author