Bursa Siang: IHSG Bertahan Hijau di Tengah Ketidakpastian Bursa Global

Bursa Siang: IHSG Bertahan Hijau di Tengah Ketidakpastian Bursa Global

Posted by Written on 10 October 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) lanjut menguat pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Rabu (10/10). IHSG melaju +0,13 persen (+7 poin) ke level 5.804.

Indeks LQ45 +0,00% ke leavel 911 poin. IDX30 -0,02% ke level 499 poin. Indeks JII +0,25% ke level 638. Indeks Kompas100 +0,03% ke level 1.172. Indeks Sri Kehati -0,13% ke posisi 340. Indeks Sinfra18 +0,41% ke level 304.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah PGASTRAMUNTRPTBATARAPNLF dan GMFI

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya PTPPPGASINCOBKSLKLBFINDF dan BRPT

Saham-saham top loser LQ45: ITMGINDYBJBRELSAMEDCSCMA dan ICBP

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp2,87 triliun dengan volume trading sebanyak 45,05 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp204,96 miliar

Sektor konsumer dan infrastruktur menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +0,98 persen dan +0,53 persen.

Nilai tukar rupiah +0,11 persen ke level Rp15.213 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak flat pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (10/10) setelah pasar saham global ke titik terendah dalam 8 pekan terakhir pada sesi kemarin sehubungan kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Indeks MSCI Asia Pasifik bergerak flat.

Di bursa Australia, Indeks ASX 200 juga bergerak flat meskipun sebagian besar sektor berada di zona positif. Indeks Topix di bursa Jepang menguat 0,2 persen. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong juga berada di zona hijau.

Sementara Indeks Kospi (Korsel) bergerak dalam tekanan pasca libur nasional. Indeks Kospi turun 0,9 persen. Adapun baik Indeks Shanghai maupun Indeks Shenzhen di bursa China kompak ada dalam tekanan. Indeks Shenzhen turun 0,5 persen.

"Akibat ketidakpastian terus berlanjut yang merajalela di pasar finansial global, banyak investor menahan diri sampai muncul lebih banyak kejelasan pada pasar surat utang USA dan pasar China," ujar Yasuo Sakuma, Chief Investment Officer pada lembaga Libra Investments.

Yield surat utang pemerintah USA tenor 10 tahun ke level 3,261, level terpuncak dalam 7,5 tahun terakhir. Sedangkan tenor 30 tahun sempat ke level tertinggi dalam 4 tahun namun kembali tertarik turun.

Para trader mengatakan komentar Presiden USD Donald Trump menolong agar yield tertahan. Trump berkomentar bahwa the Fed terlalu cepat menaikkan suku bunga acuan ketika inflasi miniman dan data pemerintah tercatat perekonomian sedang kuat.

Indeks dolar ASA di posisi 95,581 ((:29 am HK/SIN) atau melemah dibanding level kemarin di posisi 96,0 poin. Nilai tukar yen di posisi 112,96 terhadap dolar AS (10:45 am HK/SIN). Dolar Ausie di level $0,7115 terhadap USD
IMF telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2018 dan 2019, termasuk USA dan China pada tahun depan. IMF menyatakan pertumbuhan ekonomi USA dan China tahun depan akan terkena dampak perang dagang.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,08% ke posisi level 23.450 (11.43 am).

Indeks Hang Seng (Hong +0,43% ke level 26.286.

Indeks Shanghai (China) -0,18% ke posisi 2.716.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,76% ke level 3.142. (12.00 pm).


Oil

Harga minyak bergerak lesu pada perdagangan hari Rabu (10/10) pagi di pasar Asia. IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global tetapi harga minyak berpeluang ditopang oleh serangan Topan Michael yang bergerak ke arah Florida di USA. Topan tersebut mengakibatkan penghentian hampir 40 persen produksi minyak Kawasan Teluk Meksiko.

Minyak Brent drop 2 sen ke harga USD84,98 per barel (pukul 00:49 GMT). Harga minyak WTI melemah 16 sen ke harga USD74,8 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author