Bursa Siang: IHSG Menguat Saat Pasar Saham Regional Goyah

Bursa Siang: IHSG Menguat Saat Pasar Saham Regional Goyah

Posted by Written on 08 October 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit dari zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Senin (08/10). IHSG melaju +0,39 persen (+22 poin) ke level 5.754.

Indeks LQ45 +0,61% ke leavel 903 poin. IDX30 +0,65% ke level 494 poin. Indeks JII +0,51% ke level 634. Indeks Kompas100 +0,47% ke level 1.162. Indeks Sri Kehati +0,51% ke posisi 337. Indeks Sinfra18 +0,55% ke level 304.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah PNLFBBCAUNVRITMGBBTNGGRM dan MNCN

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya SMGRINTPUNVRLPPFKLBFPGAS dan ITMG

Saham-saham top loser LQ45: UNTRINDYELSAASIIADHI, BMTRI dan BBTN

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,40 triliun dengan volume trading sebanyak 80,75 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp324,92 miliar

Sektor konsumer dan industri dasar menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +1,32 persen dan +0,58 persen.

Nilai tukar rupiah -0,42 persen ke level Rp15.244 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia goyah pada sesi pagi perdagangan hari Senin (8/10) seiring pelemahan signifikan yang terjadi di bursa saham China meskipun bank sentralnya menyuntik banyak likuiditas ke perekonomian secara luas.

Kebijakan bank sentral China tersebut karena adanya lonjakan kekhawatiran tercermin dari tekanan yang kuat terhadap pertumbuhan akibat eskalasi perang dagang dengan USA. Pada hari Minggu kemarin, The People's Bank of China ( PBOC ) memangkas cadangan wajib minimum perbankan dengan tujuan menurunkan biaya financing karena khawatir tentang kejatuhan akibat penerapan perang tarif impor dengan USA.

Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,8 persen.

Baik Indeks Shanghai maupun Indeks Shenzhen turun signifikan di bursa China. Indeks Shenzhen turun 2,85 persen. Tekanan juga terjadi di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng ke teritori negatif.

Pasca pengumuman pemangkasan rasio cadangan minimum, saham-saham di bursa China melemah. Harga saham Industrial and Commercial Bank of China turun 3,81 persen. China Construction Bank turun 4,14 persen. Agricultural Bank of China turun 3,08 persen.

Di bursa Australia, Indeks ASX200 turun 1,15 persen. Sebagian besar sektor saham di bursa Australia bergerak melemah. Sektor saham finansial penekan bursa saham Australia. Saham Australia and New Zealand Banking Group (ANZ) turun 2,87 persen. Commonwealth Bank of Australia turun 0,66 persen.

Sementara itu di bursa Korsel, Indeks Kospi melemah 0,42 persen.

Indeks dolar AS bergerak menguat ke posisi 95,724 (11:49 am HK/SIN). Yen melanjutkan pelemahan di posisi 113,87 terhadap dolar AS. Sementara dolar Ausie menguat ke $0,7054 terhadap USD (11:50 am HK/SIN).

"Diperkirakan bank sentral China akan terus melanjutkan upaya pelonggaran moneter untuk menjaga likuiditas dan melonggarkan kontrol kredit untuk membuat dana lebih mudah diakses secara lebih luas," kata Tim Analis Bank of America Merryl Lynch dalam risetnya.

Menurut Bank of America, masih ada ruang pemangkasan lebih lanjut rasio cadangan wajib minimum saat diperlukan meskipun peluang penurunan suku bunga terbatas mengingat siklus kenaikan suku bunga the Fed.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) libur

Indeks Hang Seng (Hong -0,85% ke level 26.345.

Indeks Shanghai (China) -2,95% ke posisi 2.738.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,58% ke level 3.191. (12.00 pm)


Oil

Harga minyak bergerak melemah pada perdagangan hari Senin (08/10) pagi di pasar Asia. Minyak tertekan setelah pemerintah USA mengatakan akan memberikan keringanan sanksi terhadap Iran pada bulan depan serta Arab Saudi telah menyatakan siap mengganti potensi pengurangan ekspor dari Iran.

Minyak Brent drop 90 sen ke harga USD83,26 per barel (pukul 03:52 GMT). Harga minyak WTI melemah 54 sen ke harga USD73,80 per barel.

(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author