Bursa Siang: Yield Surat Utang Global Melonjak, IHSG Berkutat di Zona Merah

Bursa Siang: Yield Surat Utang Global Melonjak, IHSG Berkutat di Zona Merah

Posted by Written on 05 October 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) masih berkutat di zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Jumat (05/10). IHSG turun -0,35 persen (-20 poin) ke level 5.736.

Indeks LQ45 -0,38% ke leavel 900 poin. IDX30 -0,32% ke level 493 poin. Indeks JII -0,61% ke level 632. Indeks Kompas100 -0,45% ke level 1.159. Indeks Sri Kehati -0,70% ke posisi 337. Indeks Sinfra18 -0,64% ke level 301.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah SRILPGASINKPPTBAMNCNTARA dan KPAS-W

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya EXCL,INCOGGRMMNCNPTBAUNTR dan HMSP

Saham-saham top loser LQ45: TPIAITMGBRPTICBPBBRIUNVR dan BBCA

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,39 triliun dengan volume trading sebanyak 59,21 juta lot saham. 

Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai Rp516,65 miliar

Sektor properti dan aneka industri menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -0,96 persen dan -0,89 persen.

Nilai tukar rupiah -0,10 persen ke level Rp15.185 (pukul 11:30 am)


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada perdagangan sesi pagi hari Jumat (5/10) pasca yield surat utang pemerintah USA ke level tertinggi dalam 7 tahun terakhir serta data perekonomian USA yang kuat mendinginkan inflasi serta risiko kenaikan suku bunga lebih cepat dari ekspektasi.

Indeks MSCI Asia Pasifik drop 0,5 persen.

Nikkei 225 Indeks serta Indeks Topix di bursa Jepang di teritori negatif. Topix Index melemah 0,22 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi turun 0,25 persen. Indeks Hang Seng juga ke zona merah.

Sedangkan Indeks ASX200 (Australia) menguat 0,31 persen dengan dukungan saham sektor energi. Adapun bursa China masih libur memperingati Golden Week Holiday.

Yield obligasi pemerintah USA tenor 10 tahun ke posisi tertinggi di 3,232 persen.

Analis pada lembaga Doubleline Capital, Jeffrey Gundlach menilai yield obligasi USA tenor 30 tahun telah tembus di atas multi years yang seharusnya mengarah pada hasil yang lebih tinggi secara signifikan bagi pasar finansial. Pada perdagangan hari Kamis yield tenor 30 tahun ditutup pada level 3,35 persen sementara pada hari Rabu di posisi 3,34 persen.

Indeks dolar AS di posisi 95,763 (9:33 am HK/SIN), bergerak melemah. Nilai tukar yen melemah di posisi 114,02 terhadap USD. Dolar Ausie menguat di posisi $0,7077 (9:34 am HK/SIN).

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,58% ke level 23.836. (11:30 am).

Indeks Hang Seng (Hong -0,42% ke level 26.512.

Indeks Shanghai (China) libur nasional Golden Week Holiday.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,94% ke level 3.201. (11:30 am).


Oil

Harga minyak kembali menguat pada perdagangan hari Jumat (04/10) pagi di pasar Asia. Para trader fokus ke sanksi larangan ekspor minyak Iran yang ditetapkan berlaku mulai bulan depan.

Minyak Brent naik 40 sen ke harga USD84,98 per barel (pukul 02:47 GMT). Harga minyak WTI menguat 50 sen ke harga USD74,83 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author