Bursa Siang: Minim Sentimen Domestik, IHSG Berkutat di Zona Merah

Bursa Siang: Minim Sentimen Domestik, IHSG Berkutat di Zona Merah

Posted by Written on 04 October 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kian terpuruk pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Kamis (04/10). IHSG turun -1,70 persen (-100 poin) ke level 5.768.

Indeks LQ45 -1,94% ke leavel 907 poin. IDX30 -1,95% ke level 497 poin. Indeks JII -2,12% ke level 636. Indeks Kompas100 -2,02% ke level 1.167. Indeks Sri Kehati -2,21% ke posisi 340. Indeks Sinfra18 -2,38% ke level 304.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah BBRIBAJASMGRACESCPINJPFA dan GGRM

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya SRILINCOPGASICBPPTBA dan HMSP

Saham-saham top loser LQ45: GGRMBJBRANTMSSMSITMGBKSL dan LPKR

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,35 triliun dengan volume trading sebanyak 71,59 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai Rp479,98 miliar

Sektor industri dasar dan keuangan menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -3,09 persen dan -2,14 persen.

Nilai tukar rupiah -0,73 persen ke level Rp15.185 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia sebagian besar di zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (4/10).
Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 berada di zona merah dan Indeks Topix turun 0,1 persen. Indeks Kospi (Korsel) melemah 1,6 persen menyusul laporan yang berkembang bahwa Bank of Korea akan menaikkan suku bunga di bulan Oktober. Bursa saham China masih libur nasional.

Pelemahan juga terjadi di pasar saham Hong Kong. Indeks Hang Seng ke zona merah. Sedangkan Indeks ASX200 di bursa Australia menguat 0,52 persen. Laju bursa saham Australia mendapat sokongan kenaikan harga saham-saham finansial. Saham Commonwealth Bank of Australia naik 0,4 persen. Australia and New Zealand Banking Group menguat 0,62 persen.

Rabu kemarin, Chairman the Fed Jerome Powell mengatakan tingkat suku bunga the Fed masih jauh dari level netral. Sedangkan data yang dirilis pemerintah USA pada hari yang sama menunjukkan lapangan kerja swasta naik 230 ribu di periode September merupakan tertinggi dalam 7 bulan. Angka tersebut jauh di atas proyeksi para analis.

Indeks dolar AS di posisi 96,061 (11:59 am HK/SIN) atau melemah. Yen menguat ke level 114,24 terhadap USD. Dolar Ausie melemah terhadap USD ke posisi $0,7088.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,37% ke level 24.022. (11:47 am).

Indeks Hang Seng (Hong -1,68% ke level 26.635.

Indeks Shanghai (China) libur nasional.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,96% ke level 3.235. (12:00 pm).


Oil

Harga minyak tertekan pada perdagangan hari Kamis (04/10) pagi di pasar Asia. Tekanan terjadi seiring kenaikan persediaan minyak di USA setelah berkembang kabar Rusia dan Arab Saudia sepakat secara rahasia di bulan September untuk meningkatkan produksi.

Minyak Brent drop 44 sen ke harga USD85,85 per barel (pukul 01:04 GMT). Harga minyak WTI melemah 30 sen ke harga USD76,11 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author