Bursa Pagi: Global-Regional Naik, Potensi Koreksi Bayangi Laju IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Naik, Potensi Koreksi Bayangi Laju IHSG

Posted by Written on 30 August 2018


Ipotnews - Jelang akhir Agustus (Kamis, 30/8), bursa saham Asia dibuka di teritori positif melanjutkan tren kenaikan indeks saham acuan di bursa utama Eropa dan Wall Street,yang diwarnai sentimen positif perundingan perdagangan AS-Kanada setelah tercapainya perjanjian bilateral AS-Meksiko.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penguatan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,19% didukung lompatan harga saham sektor telekomunikasi sebesar 3,68%. Indeks bergerak menguat 0,06% (3,70 poin) di posisi 6.355,90 pada pukul 8:30 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melaju 0,68% (155,45 poin) menjadi 23.003,67, setelah dibuka melonjak 0,75% dengan menempatkansemua sektor di zona hijau. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka cenderung mendatar, dan berlanjut naik 0,49% menjadi 2.320,35.

Indeks Hang Seng, Hongkong juga dibuka naik 0,41% (117,49 poin) ke level 28.533,93 pada pukul 8:35 WIB. IndeksShanghai Compositedibuka menguat 0,10% di posisi2771,46.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren positif bursa saham global dan regional, setelah berhasil mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan menguat 0,37% ke level 6.065. 

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berada dalam rentang konsolidasi, setelah lebih banyak bergerak di zona merah pada sesi perdagangan kemarin. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi koreksi, dengan pergerakan indeks yang mendekati area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global dan regional seiring dengan optimisme akan tercapainya kesepakatan dagang AS-Kanada diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Tambahan sentimen positif juga datang dari naiknya harga minyak mentah dan batu bara. Di sisi lain masih cenderung tertekannya nilai tukar rupiah akan menjadi sentimen negatif bagi indeks. IHSG diprediksi akan bergerak bervarisi cenderung menguat dengan rentang support di level 6.020 dan resistance di 6.100.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan antara lain;

  • Saham : WSKT (Buy, Support: Rp1.950, Resist: Rp2.090), ICBP (Buy, Support: Rp8.625, Resist: Rp9.000), WSBP (Buy, Support: Rp400, Resist: Rp412), LSIP (Buy, Support: Rp1.340, Resist: Rp1.390)

  • ETF : XIJI (Buy, Support: Rp671, Resist: Rp683), XBLQ (Buy, Support: Rp481, Resist: Rp487), 

    XDIF (Buy, Support: Rp472, Resist: Rp478)


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan rekor tertinggi indeks S&P 500 dan Nasdaq didukung lonjakan harga saham teknologi dan optimisme pasar terhadap keberlanjutan pakta perdagangan bebas Amerika Utara (NAFTA). Kanada bergabung dalam pembahasan perjanjian perdagangan setelah AS dan Meksiko mencapai kesepakatan bilateral. Dua hari sebelumnya, Trump sempat mengancam akan mengesampingkan Ottawa dari kesepakatan. Nasdaq melesat didorong reli saham Apple, Amazon dan Alphabet yaang melonjak hingga 3,5%. Optimisme pasar juga ditopang oleh rilis data PDB AS kuartal kedua memperlihatkan pertumbuhan 4,2%, lebih kuat dari laporan pendahuluan, didukung oleh adanya lonjakan investasi bisnis.

Dow Jones Industrial Average naik 0,23 persen (60,55 poin) menjadi 26.124,57.

Standard&Poor's 500 melaju 0,57% (16,52 poin) ke posisi 2.914,04.

Nasdaq Composite melompat 0,99% (79,65 poin) ke level 8.109,69.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,58% menjadi USD24,13.

Bursa saham utamaEropatadi malam ditutup cenderung menguat , dengan menyisakan indeks FTSE 100 Inggris di zona merah terseret kejatuhan poundsterling karena kekisruhan Brexit. Sentimen pasar menguat, merespon laporan kinerja emiten dan perkembangan perdagangan global. Indeks European-Stoxx 600 naik 0,29% menjadi 386,58, dipimpin kenaikan harga saham sektor media sebesar 0,41%. Saham perusahaan penyiaran Eropa, Rtl Group melesat lebih dari 2% karena melaporkan pertumbuhan pendapatan kuartal kedua yang lebih kuat dari perkiraan. Saham Micro Focus melesat hampir 3% setelah mengumumkan akan meluncurkan program buyback. Saham Ferrari melambung hampir 4% setelah HSBC memperbarui peringkatnya menjadi "buy" dari "hold". Pabrikan mobil mewah Inggris, Aston Martin mengumumkan akan melakukan IPO.

FTSE 100 London melorot 0,71% (-54,01 poin) ke posisi 7.563,21.

CAC 40 Paris naik 0,30 persen (16,34 poin) menjadi 5.501,33.

DAX 30 Frankfurt menguat 0,27% (34,26 poin) di level 12.561,68.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup melemah dibayangi kekhawatiran kebuntuan konflik dagang AS-China, kendati didukung optimisme kesepakatan perdagangan AS-Meksiko. Gedung Putih dijadwalkan akan memberlakukan tarif impor barang China sebesar USD200 juta pada pekan depan. Penguatan dolar didukung data pertumbuhan ekonomi AS kuartal kedua sebesar 4,2%, lebih kuat dari perkiraan, didukung oleh reboundbelanja konsumen, investasi bisnis dan ekspor. 

Pengeluaran konsumsi pribadi, yang mencapai lebih dari dua pertiga dari keseluruhan ekonomi, tumbuh 3,8% (yoy), jauh di atas kuartal pertama yang hanya tumbuh 0,5%. Euro relatif flat setelah melesat dalam tiga sesi terakhir, karena meningkatnya kekhawatiran defisit anggaran Italia yang melebihi plafon Uni Eropa sebesar 3% persen dari PDB. Indeks dolar AS melemah 0,13% menjadi USD94,600.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.17090.0002+0.02%7:28 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.30310.0005+0.04%7:28 PM
Yen (USD-JPY)111.700.02+0.02%7:28 PM
Yuan (USD-CNY)6.82120.0181+0.27%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,645.0018.70+0.13%8/28/2018

Sumber : Bloomberg.com, 29/8/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi berakhir dengan membukukan kenaikan tajam, lebih dari 1%. Kenaikan harga minyak didukung oleh penarikan stok minyak mentah dan bensin AS. Menurunnya ekspor Iran dan berkurangnya ekspor Venezuela ikut mendongkrak harga minyak. Ekspor minyak mentah dan kondensat Iran bukan ini terindikasi merosot lebih cepat dari perkiraan, turun di bawah 70 juta barel untuk pertama kalinya sejak April 2017. Badan Infomasi Eneri AS (EIA) melaporkan, stok minyak mentah AS turun 2,6 juta barel pekan lalu, melampaui perkiraan penurunan sebesar 686.000 barel. Namun Bank of America Merrill Lynch mengatakan, pasokan global bisa naik menjelang akhir tahun, sebagian karena peningkatan produksi negara-negara non- OPEC , seperti dari Kanada, AS dan Brasil.

Harga minyak mentah berjangka Brent, naik USD1,18 (1,6%) menjadi USD77,13 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI, naik 98 sen (1,4%) menjadi USD69,51 per barel.

Harga emasdi bursa COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, didukung pergerakan dolar AS yang berbalik melemah. Namun ekspektasi suku bunga Amerika yang lebih tinggi membatasi kenaikan dan menekan nilai kontrak emas di bursa berjangka. Analis mengatakan, masih banyak ketidakpastian dan latar belakang kebijakan moneter global yang tidak mendukung harga emas.

Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.205,20 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun USD2,90 (-0,2%) menjadi USD1.211,50 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author