Bursa Siang: Pemodal Bursa Regional Hati-hati, IHSG Tergerus Aksi Ambil Untung

Bursa Siang: Pemodal Bursa Regional Hati-hati, IHSG Tergerus Aksi Ambil Untung

Posted by Written on 29 August 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dalam tekanan pada akhir perdagangan sesi pagi, hari Rabu (29/8). IHSG melemah -0,53 persen (-32 poin) ke level 6.010 setelah melemah sejak pembukaan perdagangan.

Indeks LQ45 -0,67% ke leavel 950 poin. IDX30 -0,70% ke level 518 poin. Indeks JII -0,08% ke level 661. Indeks Kompas100 -0,62% ke level 1.226. Indeks Sri Kehati -0,81% ke posisi 357. Indeks Sinfra 18 +0,22% ke level 321.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah BBRIBBCAASIIKLBFUNVRADRO dan PBRX.

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya LPPFELSAPGASSMGRITMGEXCL dan INCO.

Saham Top Loser LQ45 antara lain JSMRHMSPKLBFSCMAAKRALPKR dan INDY.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,56 triliun dengan volume trading sebanyak 53,67 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp207,68 miliar.

Sektor keuangan dan konsumsi menjadi penjegal utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melorot masing-masing -1,27 persen dan -0,63 persen.

Nilai tukar rupiah -0,08 persen ke level Rp14.643 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia merambat naik pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (29/8) seiring optimisme kesepakatan perjanjian dagang antara USA dan Mexico namun secara cepat aktivitas perdagangan diwarnai kehati-hatian menjelang batas waktu penetapan tarif impor barang-barang asal China oleh USA.

Bursa saham Wall Street yang berakhir flat (tadi malam) serta minimnya sentimen data indikator makro ekonomi di seluruh regional mengantarkan tipisnya volume perdagangan. Indeks saham regional Asia dan Pasifik, MSCI Index (tidak termasuk Jepang) naik 0,26 persen.

Indeks saham-saham blue chips di bursa China, CSI300 melemah 0,24 persen. Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang menguat namun susah menembus level resisten kisaran 23.000, yang mana level tersebut telah gagal berulang dalam bulan-bulan belakangan ini.

"Agar Indeks Nikkei dapat tembus level di atas 23.000, kekhawatiran atas perang dagang harus sudah reda secara lebih meyakinkan," ujar Hiroki Takashi, Analis pada Monex Securities seperti dilansir reuters.

Menurut dia, walaupun kesepakatan negosiasi NAFTA menolong, tetapi USA dan China harus menyelesaikan sengketa dagang mereka untuk secara meyakinkan meredakan kekhawatiran pasar.

Sementara itu analis JP Morgan dalam risetnya menyatakan tenggat waktu bagi pendapat publik atas kebijakan Donald Trump menerapkan tarif impor barang China senilai USD200 miliar kurang dari sepekan pada 5 September mendatang.

Jika Trump sepakat dengan Mexico dalam perjanjian dagang, Kongres harus menyetujui kesepakatan tersebut yang dalam prosesnya memakan waktu berbulan-bulan bahkan melampaui pelaksanaan pemilu sela.

Indeks dolar AS bergerak flat di level 94,718 setelah menyentuh posisi terendah dalam 4 pekan terakhir. 

Sementara yen ke posisi 111,24 terhadap dolar AS menanggalkan kisaran level 110,93/111,49 dalam 3 sesi terakhir.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,43% ke posisi 22.912. (11:42 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,23% ke level 28.415.

Indeks Shanghai (China) -0,35% ke posisi 2.768.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,12% ke level 3.251. (12:00 pm)


Oil

Harga minyak stabil pada perdagangan hari Rabu (29/8) pagi dilambungkan oleh pengurangan pasokan dari Iran menjelang sanksi USA terhada negara tersebut. Tetapi harga masih harus dipastikan kenaikan produksi negara-negara non OPEC.

Minyak Brent naik 5 sen ke harga USD76 per barel (pukul 02:57 GMT). Harga minyak WTI naik 6 sen ke harga USD68,59 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author