Bursa Pagi: Global-Regional Naik Tipis, IHSG Terancam Terkoreksi

Bursa Pagi: Global-Regional Naik Tipis, IHSG Terancam Terkoreksi

Posted by Written on 29 August 2018


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (29/8), dibuka di teritori positif, berusaha melanjutkan tren kenaikan tipis di bursa saham utama Eropa dan Wall Street merespon tercapainya kesepakatan dagang AS-Meksiko yang diharapkan akan melibatkan Kanada.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pergerakan indeks ASX 200, Australia yang cenderung mendatar diwarnai kenaikan harga saham di sektor bahan baku konstruksi dan bangunan. Pergerakan indeks berlanjut menguat 0,19% (12,20 poin) di posisi 6.316,90 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang juga menguat 0,19% (43,83 poin) di level 22.857,30, setelah dibuka naik 0,31%, dengan melanjutkan kenaikan harga saham sektor perkapalan sebesar 1,17%. Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka mendatar dan berlanjut sedikit meningkat 0,12% menjadi 2.305,78.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,21% (-60,73 poin) ke level 28.290,89 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka melemah 0,13% (-3,75 poin) menjadi 2.774,23.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang menguat, setelah berhasil mempertahankan kenaikan pada sesi perdagangan kemarin dengan ditutup menguat 0,28% di level 6.042. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih akan berada dalam rentang konsolidasi di tengah minimnya sentimen positif, sehingga terancam terkoreksi. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi koreksi bergerak pada area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, kembali berlanjutnya penguatan indeks bursa global dan regional, seiring meredanya ketegangan global setelah adanya kesepakatan perdagangan Amerika dan Mexico, serta kenaikan beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif IHSG . Di sisi lain pergerakan yield obligasi pemerintah dengan tenor 10 tahun yang bergerak menuju level 8% akan menjadi sentimen negatif di pasar. 

IHSG diprediksi akan bergerak bervarisi cenderung menguat dengan rentang support di level 6.010 dan resistance di 6.080.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan antara lain;

  • Saham : MAPI (Buy, Support: Rp820, Resist: Rp870), INDY (Buy, Support: Rp3.060, Resist: Rp3.240), 

    ITMG (Buy, Support: Rp26.400, Resist: Rp29.250), WIKA (Buy, Support: Rp1.580, Resist: Rp1.640

  • ETF :R-LQ45X (Buy, Support: Rp997, Resist: Rp1.012), XISI ( SELL , Support: Rp332, Resist: Rp340), 
  • XBNI (Sell on Strength, Support: Rp1.035, Resist: Rp1.055)


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir di zona hijau, indeks S&P 500 dan Nasdaq kembali mencatatkan rekor penutupan tertinggi karena investor semakin bergairah merespon pembicaraan perjanjian perdagangan Amerika Utara. Pejabat AS dan Kanada akan memulai pembicaraan di Washington untuk menyelamatkan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Anggota parlemen dari Partai Republik dan perwakilan industri mendesak Gedung Putih untuk mempertahankan pakta perdagangan sebagai kesepakatan tiga negara, tetapi Presiden AS Donald Trump mengancam untuk mengecualikan Ottawa setelah melakukan tawar-menawar dengan Meksiko. Conference Board melaporkan kepercayaan konsumen berada pada level tertinggi sejak Oktober 2000, didukung oleh penciptaan lapangan kerja yang stabil dan pertumbuhan yang terus berlanjut.

Dow Jones Industrial Average menguat 0,06% (14,38 poin) di posisi 26.064,02.

Standard&Poor's 500 bertambah 0,03% (0,78 poin) menjadi 2.897,52.

Nasdaq Composite naik 0,15% (12,14 poin) ke level 8.030,04.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,62% menjadi USD23,99.
Bursa saham utamaEropatadi malam berakhir variatif, diwarnai meningkatnya minta beli saham yang didukung oleh kesepakatan perdagangan AS-Meksiko. Indeks European-Stoxx 600 turun 0,03% menjadi 385,46, didukung lonjakan sektor berebasis sumber daya alam sebesar 1,64%, dipimpin saham Kaz Minerals yang melambung 8,4%. Fokus pasar sebagian besar tertuju pada perundingan perdagangan antara AS dan Meksiko, sementara Kanada diperkirakan akan ikut bergabung dalam kesepakatan tersebut. Gedung Putih mengancam akan meninggalkan Ottawa dari kesepakatan tersebut.

FTSE 100 London naik 0,52% (39,73 poin) ke level 7.617,22.

CAC 40 Paris bertambah 0,11% (5,89 poin) menjadi 5.484,99.

DAX 30 Frankfurt melemah 0,09% (10,89 poin) ke posisi 12.527,42.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup di level terendah dalam empat pekan. Kesepakatan perdagangan AS-Meksiko yang merombak NAFTA mendorong investor untuk melepas dolar AS sebagai safe haven untuk memburu aset yang lebih berisiko. Dolar AS sudah melemah selama tiga pekan berturut-turut, anjlok hampir 2%. Kesepakatan AS-Meksiko memberi tekanan pada Kanada untuk menyetujui ketentuan baru tentang perdagangan otomotif dan aturan penyelesaian perselisihan agar tetap menjadi bagian dari perjanjian tiga negara itu. Pelemahan dolar sedikit tertahan oleh rilis indeks kepercayaan konsumen AS yang lebih tinggi dari perkiraan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang mengara maju turun 0,06% menjadi 94,720.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1692-0.0003-0.03%7:36 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2868-0.0005-0.04%7:36 PM
Yen (USD-JPY)111.190.000.00%7:35 PM
Yuan (USD-CNY)6.8031-0.0125-0.18%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,626.306.30+0.04%4:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 29/8/2018 (ET)

Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, karena investor melakukan profit taking. Penurunan harga minyak relatif tertahan oleh kesepakatan perdagangan AS-Meksiko yang meredakan kekhawatiran penurunan permintaan minyak. American Petroleum Institute mengatakan stok minyak mentah AS melonjak 38.000 barel, pekan lalu, menjadi 405,7 juta, jauh dari perkiraan penurunan sebesar 686.000 barel. Berita bahwa pekerja Total di platform minyak Laut Utara tidak lagi melakukan aksi mogok pada 3 September ikut membebani harga minyak. Di lain pihak, penyuling independen China meningkatkan pembelian minyak setelah kembali dari proses maintenance untuk bersiap-siap menghadapi permintaan bahan bakar pada musim dingin.Pekan lalu Brent naik 5,6%, sementara WTI meningkat 4,3%.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 26 sen menjadi USD75,95 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI turun 34 sen menjadi USD68,53 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi beakhir melemah karena yield US Treasury menguat setelah ASdan Meksiko mencapai kesepakatan perdagangan. Investor mengurangi pemilikan dolar AS sebagi safe-haven, dan memindahkan dananya ke surat utang AS, namun hanya sedikit membeli emas.

Harga emas di pasar spot turun 0,8% menjadi USD1.201,06 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun USD1,60 (-0,1%) menjadi USD1.214,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author