Bursa Siang: Kesepakatan NAFTA Dukung Regional, Penguatan IHSG Berlanjut

Bursa Siang: Kesepakatan NAFTA Dukung Regional, Penguatan IHSG Berlanjut

Posted by Written on 28 August 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menanjak pada sesi rehat perdagangan hari Selasa (27/8). IHSG menguat +0,24 persen (+14 poin) ke level 6.040.

Indeks LQ45 +0,36% ke leavel 956 poin. IDX30 +0,26% ke level 522 poin. Indeks JII +0,59% ke level 664. Indeks Kompas100 +0,32% ke level 1.233. Indeks Sri Kehati +0,14% ke posisi 360. Indeks Sinfra 18 +0,32% ke level 322.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah FRENBBRIPTBABBNIELSABBTN dan TKIM.

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya TPIA,TLKMPTBASCMAITMGBBNI dan BBTN.

Saham Top Loser LQ45 antara lain UNTRINKPADROBRPTBMRIKLBF dan PGAS.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,75 triliun dengan volume trading sebanyak 47,69 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp444,92 miliar.

Sektor konsumer dan infrastruktur menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,05 persen dan +0,45 persen.

Nilai tukar rupiah -0,35 persen ke level Rp14.613 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Pasar saham Asia menguat pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (28/8) di tengah situasi bursa saham Wall Street mencetak rekor tertinggi lagi serta USA dan Mexico yang mencapai kesepakatan perjanjian baru di bidang perdagangan.

Indeks Nikkei 225 berada di zona positif. Sektor saham yang menguat di antaranya adalah ekspedisi sebesar 2,53 persen. Indeks Kospi naik 0,27 persen seiring kenaikan harga saham Samsung Electronics sebesar 0,54 persen.

Indeks ASX 200 (Australia) menguat 0,62 persen. Market saham Australia melanjutkan pemulihan akibat tekanan guncangan politik pekan lalu. Saham Blacmores (pembuat vitaman) naik 8,84 persen.

Pasar saham Hong Kong menanggalkan pelemahan. Sedangkan aktivitas trading di bursa saham China berlangsung hati-hati. Indeks Shenzhen di bursa China bergerak flat.

Tadi malam, pasar saham Wall Street bergerak menguat. Indeks S&P 500 naik 0,8 persen ke level 2.896,74 merupakan posisi tertinggi (rekor) lagi. Adapun Indeks Nasdaq mencetak all time high, naik sebesar 0,9 persen ke posisi 8.017. Adapun Indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) naik 259,29 poin.

USA dan Mexico pada awal pekan ini mengumumkan perjanjian baru perdagangan. Presiden Donald Trump menyebut perjanjian ini disebut The United States-Mexico Trade Agreement selama 16 tahun dan akan direview tiap 6 tahun sambil menunggu persetujuan Kongres.

Walaupun saat ini belum menjadi bagian dari kesepakatan yang diumumkan, Kanada kemungkinan akan menjadi pihak dalam perjanjian, demikian menurut mantan juru runding pemerintah Kanada, Debra Steger. 

Menurut dia komentar Trump tentang perjanjian tersebut adalah cermin dan asap karena presiden sebenarnya hanya punya otoritas legal dari Kongres untuk negosiasi kembali perjanjian NAFTA saat ini.

"Kabar bahwa USA dan Mexico sepakat dalam perjanjian baru NAFTA memberikan sentimen lebih lanjut," kata Analis National Australia Bank, David de Garis. Menurutnya poin penting dalam perjanjian NAFTA di sektor otomotif telah berhasil disepakati.

Indeks dolar AS berada di level 94,863 (pukul 12:29 pm) setelah melemah ke 94,677 di awal sesi trading pasar Asia. Sementara itu Yen melemah terhadap USD ke posisi 111,26.

Bank sentral China meningkatkan kurs tengah resmi ke level paling tinggi dalam 15 bulan terakhir ke posisi 6,8052 terhadap USD. Para pemodal bersikap hati-hati mengamati nilai tukar China dalam sorotan perubahan kebijakan bank sentral China.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,44% ke posisi 22.899. (11:47 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,24% ke level 28.340.

Indeks Shanghai (China) +0,00% ke posisi 2.780.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,96% ke level 3.256. (12:00 pm)


Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Selasa (28/8) pagi seiring risiko gangguan pasokan dari beberapa kawasan seperti Venezuela, Afrika dan Iran sehingga memicu ekspektasi pengetatan pasar.

Minyak Brent naik 16 sen ke harga USD76,37 per barel (pukul 02:15 GMT). Harga minyak WTI naik 9 sen ke harga USD68,96 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author