Bursa Pagi: Asia Dibuka Mixed, Laju IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas

Bursa Pagi: Asia Dibuka Mixed, Laju IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas

Posted by Written on 24 August 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (24/8), bursa saham Asia dibuka mixed, berusaha melawan tekanan penurunan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, di tengah meningkatnya tensi perang dagang AS-China dan perkembangan politik Australia.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,27% pada awal sesi didukung kenaikan harga saham hampir di semua sektor. Suhu politik Australia memanas setelah mundurnya menteri senior. Indeks berlanjut naik 0,33% (20,90 poin) menjadi 6.265,30 padap pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melaju 0,44% (99,40 poin) ke posisi 22.510,22, setelah dibuka menguat 0,3% didukung oleh rilis data inflasi inti periode Juli yang meningkat 0,8% dibanding tahun lalu, namun tidak berubah dibanding sebulan sebelumnya. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,41%, terseret kejatuhan harga saham blue chips, dan berlanjut melemah 0,29% di posisi 2.276,32.

Namun indeks Hang Seng, Hongkong dibuka anjlok 0,81% (-224,48 poin) ke level 27.565,98 pada pukul 8:35 WIB, dan indeks Shanghai Composite, China turun 0,28% ke posisi 2.717,08.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks acuan di bursa saham global dan bervariasi di bursa Asia, setelah membukukan kenaikan pada sesi perdagangan kemarin, ditutup naik 0,65% ke level 5.982,98. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang menguat terbatas dengan didukung capital inflow, namun di pihak lain berpotensi terkoreksi. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi koreksi memasuki area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat terkoreksinya indeks di bursa saham Wall Street serta harga komoditas seperti CPO, nikel, timah, emas dan batubara diprediksi menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan rentang support di level 5.950 dan resistance di 6.050.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham : BBRI (Buy, Support: Rp3.200, Resist: Rp3.350), BBTN (Buy, Support: Rp2.560, Resist: Rp2.700), ANTM (Buy, Support: Rp845, Resist: Rp895), SMRA (Buy, Support: Rp655, Resist: Rp725)

  • ETF : XPDV (Buy, Support: Rp472, Resist: Rp480), XIIF (Buy, Support: Rp631, Resist: Rp653), 
  • XISC (Buy, Support: Rp688, Resist: Rp702)


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir melemah, pasar mencermati perundingan perdagangan AS-China dan peringatan Presiden AS Donald Trump tentang konsekuensi ekonomi bila terjadi impeachment akibat kasus yang melibatkannya mantan manajer kampanye Trump. AS memberlakukan tarif 25 persen senilai USD16 miliar terhadap barang-barang China, yang mendorong langkah balasan dari Beijing. Saham perusahaan AS yang beroperasi di China turun tajam. Boeing anjlok 0,8%, Caterpillar rontok 2,0%dan Deere & Company, merosot 1,0%. Trump mengatakan pemakzulan akan "menghancurkan" pasar saham. Saham perusahaan ritel Williams-Sonoma melambung 16,4% setelah melaporkan kenaikan laba kuartal kedua sebesar 6,1%. Pasar menunggu pidato Kepala Federal Reserve, Jerome Powell, Jumat, di simposium bank sentral tahunan di Jackson Hole, Wyoming. Klaim pengangguran mingguan pada pekan lalu turun 2.000 menjadi 210.000, di bawah ekspektasi sebesar 215.000.

Dow Jones Industrial Average turun 0,3% (-76,62 poin) menjadi 25.656,98.

Standard&Poor's 500 menyusut 0,17% (-4,84 poin) di posisi 2.856,98.

Nasdaq Composite berkurang 0,13% (-10,64 poin) di level 7.878,46.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,97% menjadi USD23,45.

Bursa saham utamaEropa tadi malam juga ditutup di zona merah, setelah China menerapkan tarif balasan terhadap AS. Indeks Stoxx 600 turun 0,17% menjadi 383,38 terseret kejatuhan harga saham di sektor sumber daya alam dan otomotif. Saham Sunrise Communications melonjak 7,25% setelah melaporkan hasil kuartal kedua. Saham Ryanair melesat 5,48% seiring tercapainya kesepakatan antara pilot dan perusahaan. Bank Sentral Eropa merilis risalah pertemuan pada akhir Juli lalu yang menyoroti risiko proteksionisme dan ketegangan perdagangan global bagi kawasan euro.

CAC 40 Paris turun tipis 0,02% (-1,28 poin) di posisi 5.419,33.

DAX 30 Frankfurt melemah 0,16% (-20,12 poin) menjadi 12.365,58.

FTSE 100 Inggris turun 0,15% (-11,02 poin) ke level 7.563,22.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, mengakhiri kejatuhan selama lima sesi beruntun merespon putaran baru tarif impor AS-China. Sebagian besar analis tidak berharap banyak kemajuan yang bisa dicapai dari perundingan perdagangan AS-China di Washington, dan meyakini risiko konflik akan berubah menjadi perang tarif yang membebani pertumbuhan. Passar menunggu pidato Powell di Jackson Hole, Wyoming setelah rilis risalah The Fed yang menyoroti perselisihan perdagangan global dapat mempengaruhi bisnis dan rumah tangga AS. Analis memprediksi, pengetatan moneter bisa berubah jika konflik perdagangan mengganggu perekonomian AS. Indeks dolar, yang mengukur kurs greenbackterhadap enam mata negara maju naik 0,55% menjadi 95,666.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.15450.0005+0.04%7:40 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.28120.0001+0.01%7:40 PM
Yen (USD-JPY)111.360.07+0.06%7:40 PM
Yuan (USD-CNY)6.87780.0360+0.53%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,637.5063.50+0.44%4:56 AM

Sumber : Bloomberg.com, 23/8/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak relatif stabil, di tengah meningkatnya tensi perang dagang AS-China yang membebani ekspektasi permintaan. Moody's Investor Service memperkirakan, perang dagang akan memangkas PDB riil China 0,3-0,5 poin persentase pada 2019, PDB riil AS sebesar 0,25 poin, sehingga berpotensi memangkas konsumsi energi dunia. Stok minyak mentah komersial AS turun 5,8 juta barel pada pekan lalu, lebih dari tiga kali perkiraan dan produksi minyak meningkat, mencapai 11 juta barel per hari pada pekan lalu.

Harga minyak mentah berjangka Brent, turun 5 sen menjadi USD74,73 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI, turun 3 sen menjadi USD67,83 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi melemah, tertekan penguatan dolar setelah petinggi The Fed menegaskan kembali niat bank sentral untuk menaikkan suku bunga, serta diberlakukannya perang tarif impor AS-China. Risalah pertemuan kebijakan The Fed menegaskan jalur untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut setelah dua kali kenaikan tahun ini. Pasar menunggu pernyataan Powell, pada pertemuan tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming. Di tengah gejolak sistem keuangan global yang disebabkan oleh perang perdagangan, investor memilih US Treasury dan dolar AS.

Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.187,30 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Desember turun USD9,30, (-0,8%) menjadi USD1.194 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author