Bursa Siang: Minim Sentimen di Regional, IHSG Lanjutkan Penguatan

Bursa Siang: Minim Sentimen di Regional, IHSG Lanjutkan Penguatan

Posted by Written on 21 August 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melompat ke zona hijau pada sesi rehat perdagangan hari Selasa (21/8). IHSG menguat +0,71 persen (+41 poin) ke level 5.933.

Indeks LQ45 +0,88% ke leavel 934 poin. IDX30 +0,92% ke level 508 poin. Indeks JII +0,96% ke level 650. Indeks Kompas100 +0,93% ke level 1.207. Indeks Sri Kehati +0,57% ke posisi 349. Indeks Sinfra 18 +0,29% ke level 310.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah TRAMLPPSFILMSMCBMAINBBCA dan INKP.

Saham-saham top gainer LQ45 di antaranya KLBFHMSPINKPPTPPINDFSCMA dan WSKT.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BBRIBMRIBBTNSRILANTMINDY dan LPPF.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,48 triliun dengan volume trading sebanyak 46,86 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp19,39 miliar.

Sektor konsumer dan industri dasar menjadi penopang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +2,06 persen dan +1,84 persen.

Nilai tukar rupiah -0,10 persen ke level Rp14.587 (pukul 12:00 pm)


Bursa Asia

Pergerak indeks saham Asia berlangsung mixed pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (21/8). Pasar saham Asia mengabaikan sentimen positif penguatan market Wall Street di tengah minimnya data penting indikator perekonomian makro.

Indeks ASX200 (bursa saham Australia) melemah 0,79 persen disertai sebagian besar sektor saham jatuh. Sektor energi turun 1,20 persen. Material turun 1,22 persen. Begitu pula dengan indeks finansial turun 0,96 persen. Saham-saham bank papan atas di zona merah.

Di bursa Tokyo, Indeks Topix melemah 0,39 persen. Begitu pula Indeks Nikkei 225 berada di zona merah.
Sementara itu, Indeks Kospi (Korsel) menguat 0,3 persen. Pihak Korea Exchange (KRX) menyatakan pihaknya mencermati operational Merrill Lynch di Korsel atas dugaan transaksi saham secara curang, demikian seperti diberitakan Reuters.

Market saham China bergerak di zona hijau. Indeks Hang Seng (Hong Kong) menguat berkat dukungan penguatan sektor konsumer dan industri yang naik masing-masing 0,88 persen dan 0,92 persen. Adapun Indeks Shanghai ke zona positif dan Indeks Shenzhen naik 0,12 persen.

Indeks Dolar AS ke posisi 95,560 (pukul 09:48 am). Nilai tukar yen terhadap USD ke level 109,95 (pukul 09.55 am), bergerak menguat dari level pelemahan pada sesi sebelumnya di di posisi 110,1.

Dolar Australia diperdagangkan pada level $0,7349 (pukul 09:42 am) setelah bank sentral Australia (RBA) dalam risalah meeting periode Agustus mengumumkan bahwa tidak tampak kasus kuat dalam jangka pendek untuk melakukan penyesuaian kebijakan moneter. RBA tetap membiarkan suku bunga acuan di level 1,5 persen seraya menyatakan kondisi bisnis dan ekonomi masih positif tetapi berhati-hati terhadap prospek ketidakpastian spending konsumer di tengah tingginya tingkat utang.

Indek dolar AS melemah untuk keempat hari beruntun seiring kenaikan risiko, turunnya yield obligasi negara USA dan kabar bahwa Presiden Trump menyatakan kecewa terhadap kenaikan suku bunga acuan the Fed, demikian kata analis National Australia Bank, Rodrigo Catril dalam risetnya.

Catril menambahkan negosiasi perang dagang USA-China pada pekan ini akan sangat penting bagi dolar Australia apakah mampu pulih di atas level $0,75 atau jatuh di bawah $0,69 terhadap USD. Menurut Catril tidak hasil utama negosiasi yang diharapkan tetapi dia menambahkan bahwa pada September fokus akan berubah apakan USA memutuskan untuk tarif impor terhadap barang China senilai USD200 miliar atau jika negosiasi disepakati besaran tarif tersebut akan ditangguhkan.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,19% ke posisi 22.238. (11:47 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,48% ke level 27.729.

Indeks Shanghai (China) +1,43% ke posisi 2.737.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,06% ke level 3.206. (12:00 am)


Oil

Harga minyak mixed pada perdagangan hari Selasa (21/8) pagi. Pasar energi di USA terpantau mengetat sementara sengketa dagang antara USA dan China melemahkan kontrak perdagangan minyak internasional.

Minyak Brent drop 3 sen ke harga USD72,18 per barel. Kontrak harga minyak WTI pengiriman bulan September naik 27 sen ke harga USD66,70 per barel (pukul 03:06 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author