Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Potensi Laju IHSG Terindikasi Koreksi

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, Potensi Laju IHSG Terindikasi Koreksi

Posted by Written on 09 August 2018


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (9/8) dibuka mixed cenderung menurun, mengikuti pergerakan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan AS yang bervariasi, di tengah meningkatnya ketegangan sengketa dagang AS-China dengan pemberlakuan tarif balasan oleh Beijing senilai USD15 miliar, dan penurunan harga minyak.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,15% pada sesi awal perdagangan, di tengah kejatuhan harga saham sektor energi sebesar 0,83%. Namun melemah 0,08% (-4,90 poin) ke posisi 6.263,60 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak turun 0,43% (-97,20 poin) ke level 22.547,11, setelah dibuka anjlok 0,54%, terbebani kejatuhan harga saham sektor otomotif. Toyota turun 0,48%, Nissan merosot 0,71% dan Honda rontok 0,93%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,14%, dan berlanjut minus 17% di level 2.297.

Melanjutkan pelemahan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,35% (-98,42 poin) menjadi 28.260,72 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melorot 0,43% ke level 2.732,20.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ii dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah nyaris terjungkal ke zona merah pada sesi perdagangan kemarin, dan ditutup menguat tipis 0,06% di posisi 6.094. Sejumlah analis memperkirakan, pergerkan IHSG hari ini masih berpotensi menguat didukung rilis data penjualan ritel dan indeks harga properti, di tengah tekanan koreksi jangka pendek. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi bullish continuation denganindikasikoreksi jangka pendek yang cukup besar.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, diberlakukannya tarif impor barangAS oleh China yang semakin meningkatkan tensi perang dagang, diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu investor juga akan mencermati perkembangan politik terkait pilpres 2019 yang sudah mendekati batas akhir pendaftaran. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah terbatas dengan rentang support di level 6.060 dan resistance di 6.130.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan antara lain:

  • Saham : TKIM (Buy, Support: Rp14.325, Resist: Rp16.600), ERAA (Buy, Support: Rp2.880, Resist: Rp3.080), PGAS (Buy, Support: Rp1.790, Resist: Rp1.950), INKP (Buy, Support: Rp19.300, Resist: Rp20.300)

  • ETF : XISR (Buy on Weakness, Support: Rp362, Resist: Rp368), XIIC (Buy on Weakness, Support: Rp1.061, Resist: Rp1075), XPLQ (Buy on Weakness, Support: Rp530, Resist: Rp540).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir cenderung mendatar karena memanasnya perang dagang AS-China dan kejatuhan Tesla setelah Elon Musk mengajukan proposal go-private. Beijing mengumumkan pemberlakuan tarif 25% pada sejumlah produk AS senilai USD16 miliar, membalas keputusan Washington yang terlebih dahulu memutuskan penerapan tarif 25% terhadap 279 produk China senilai USD50 miliar. Saham eksportir besar seperti Caterpillar dan Boeing, melorot 1,9% dan 0,9%.

Saham Tesla rontok 2,4%. Induk usaha Snapchat, Snap, terjungkal 6,7% setelah melaporkan penurunan pengguna aktif. Disney melorot 2,2%, dan CVS Health melambung 4,1%. ExxonMobil dan Chevron, tertekan karena kejatuhan harga minyak. Facebook dan Amazon naik 0.8% dan 1,3% dan Alphabet menguat 0.4%.

Dow Jones Industrial Average turun 0,18 % (-45,16 poin) menjadi 25.583,75.

Standard&Poor's 500 tergelincir 0,03% (-0,75 poin) di posisi 2.857,70.

Nasdaq Composite menguat 0,06% (4,66 poin) di level 7.888,33.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,61% menjadi USD24,46.
Bursa saham utama Eropatadi malam berakhir variatif, investor mencermati laporan keuangan emiten dan mewaspadai kelanjutan ketegangan perdagangan AS-China. Indeks European-Stoxx 600 turun 0,2 % menjadi 389,69 dipimpin kejatuhan harga saham sektor kesehatan yang terseret kejatuhan harga saham H. Lundbeck, perusahaan farmasi Denmark lebih dari 14 %. Sektor otomotif dan teknologi memimpin kenaikan, keduanya menguat sekitar 0,5%.

Saham Lanxess, Jerman melonjak 5,5% menjual 50% sahamnya senilai 1,4 miliar euro (USD1,6 miliar). ABN AMRO dan Nokian Renkaat melejit sekitar 3,5 % setelah melaporkan kinerja keuangan yang lebih kuat dari perkiraan. Sebaliknya saham Ahold Delhaize merosot 1,6% setelah melaporkan penurunan penjualan kuartal kedua.

FTSE 100 London melaju 0,75% (58,17 poin) ke level 7.776,65.

DAX 30 Frankfurt menyusut 0,12% (-14,65 poin) di posisi 12.633,54.

CAC 40 Paris turun 0,35 % (-19,41 poin) menjadi 5.501,90.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, di tengah kejatuhan poundsterling ke level terendah dalam hampir setahun, karena kekhawatiran terhadap proses Brexit. Investor berspekulasi Inggris akan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan dengan Brussels. Dolar sedikit melemah setelah China memberlakukan tarif balasan terhadap produk AS.China menetapkan tarif impor tambahan sebesar 25% untuk barang-barang AS senilai USD16 miliar, merespons langkah AS memberlakukan tarif tambahan pada sejumlah barang China mulai 23 Agustus. Indeks Dolar AS melemah 0,10% menjadi 95,092, setelah sempat menguat hingga 95,417.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.16110.0001+0.01%7:13 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.28830.0001+0.01%7:12 PM
Yen (USD-JPY)110.93-0.05-0.05%7:13 PM
Yuan (USD-CNY)6.83550.0042+0.06%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,439.00-3.00-0.02%4:12 AM

Sumber : Bloomberg.com, 8/8/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun, anjlok lebih dari 3% karena meningkatnya perselisihan perdagangan AS-China dan data impor Beijing menunjukkan perlambatan permintaan energi. Impor minyak mentah China pada periode Juli naik menjadi 8,48 juta bph dari 8,18 juta bph pada tahun lalu, namun lebih rendah dari Juni lalu sebesar 8,6 juta bph.
Badan Informasi Energi melaporkan persediaan minyak mentah Amerika hanya turun 1,4 juta barel dalam sepekan terakhir, kurang dari setengah perkiraan analis sebesar 3,3 juta barel. Stok bensin naik 2,9 juta barel, jauh dari perkiraan penurunan 1,7 juta barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD2,40 (-3,2%) menjadi USD72,25 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD2,23 (-3,2%) menjadi USD66,94 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup sedikit menguat, memenfaatkan pelemahan dolar AS. Tetapi ekspektasi dolar yang lebih tinggi karena meningkatnya suku bunga AS dan permintaan yang kuat untuk US Treasury diperkirakan membebani harga emas. Harga emas sudah jatuh lebih dari 10% sejak April lalu.vSengketa dagang AS-China tidak mendorong minat beli emas, yang tercermin pada kepemilikan SPDR Gold Trust - ETF emas terbesar di dunia - sebesar 25.319.951,65 ounce, pada Selasa lalu, terendah sejak Agustus 2017.

Harga emas di pasar spot naik 0,18 % menjadi USD1.212,81 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Desember naik USD2,70 menjadi USD1.221 per ounce.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author