Bursa Siang: IHSG Tertekan Pelemahan Saham-Saham Konsumer

Bursa Siang: IHSG Tertekan Pelemahan Saham-Saham Konsumer

Posted by Written on 07 August 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengarah ke zona merah pada sesi rehat perdagangan hari Selasa (7/8). IHSG melorot -0,27 persen (-17 poin) ke level 6.084.

Indeks LQ45 -0,6% ke level 965 poin. IDX30 -0,73% ke level 525 poin. Indeks JII -0,79% ke level 667. Indeks Kompas100 -0,45% ke level 1.246. Indeks Sri Kehati -0,64% ke posisi 360. Indeks Sinfra 18 -0,16% ke level 321.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah MAINBBRIERAABKSLPTBARAJA dan TKIM.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain EXCLMEDCINCOLPKRADROAKRA dan TPIA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain ITMGSMGRPGASKLBFSSMSBRPT dan INDF.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,67 triliun dengan volume trading sebanyak 46,93 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp89,01 miliar.

Sektor konsumer dana agri menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -0,85 persen dan -0,68 persen.

Nilai tukar rupiah -0,05 persen ke level Rp14.477 (pukul 12.00 pm)


Bursa Asia

Sebagian besar indeks saham regional bergerak menguat pada trading sesi pagi hari Selasa (7/8). Hal tersebut terjadi setelah tertekan pada perdagangan kemarin seiring kegelisahan terhadap perang dagang menjadi sentimen yang membebani pasca sikap China yang mengancam tindakan balasan tarif impor produk dari USA.

Indeks Nikkei 225 ke zona hijau dengan dukungan sebagian besar sektor yang ke arah teritori positif. Saham-saham telekomunikasi naik 2,19 persen menjadi lokomotif penguatan bursa Jepang.

Saham unggulan di bursa Korsel, Samsung Electronics naik 1,86 persen menyertai laju Indeks Kospi sebesar 0,29 persen. Di sisi lain sektor finansial dan ritel bergerak negatif dalam tekanan.

Sementara itu market saham China bergerak menguat pasca mengalami tekanan pada trading awal pekan ini. Indeks saham-saham unggulan, CSI 300 naik 1,53 persen.

Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong melanjutkan penguatan. Laju Indeks Hang Seng mendapat sokongan dari penguatan saham energi, properti dan konstruksi. Saham Petrochina naik 3,16 persen. Saham Country Garden naik 4,22 persen.

Bursa Australia terpantau melemah jelang bank sentral Australia menetapkan suku bunga acuan. Indeks S&P/ASX200 terkoreksi 0,37 persen seiring tekanan yang terjadi pada saham-saham material dan telekomunikasi.

Analis pada CCB International Securities, Mark Jolley menilai saat berbicara pasar saham China, investor menyatakan bearish, tetapi ini bukan tentang market China tetapi global. "Fakta menyatakan yield obligasi negara USA flat, mungkin akan berbalik arah jika the Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat," ujarnya.

Jolley menambahkan, selain hal itu investor juga khawatir motivasi dibalik kebijakan perdagangan pemerintah USA saat ini. Pada penutupan perdagangan hari Senin, Indeks Shanghai melemah rata-rata turun 1,26 persen, berakhir ke zona bearish.

Indeks dolar AS menguat ke level 95,347. Sementara itu nilai tukar poundsterling terhadap USD melemah ke posisi USD1,2920 sebelum menanggalkan pelemahan ke posisi USD1,2940 (pukul 12.12 pm).

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,63% ke posisi 22.650. (11.40 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,96% ke level 28.087.

Indeks Shanghai (China) +1,43% ke posisi 2.743.

Indeks Straits Times (Singapura) +1,61% ke level 3.338. (12.00 pm)


Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Selasa (7/8) pagi. Kenaikan harga tersebut terjadi menjelang introduksi sanksi USA terhadap Iran.

Minyak Brent naik 13 sen ke harga USD73,88 per barel (pukul 02.41 GMT). Minyak WTI naik 1 sen ke harga USD69,02 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author