Bursa Sore: Sentimen Perang Tarif Impor Dominan, Laju IHSG Tertahan

Bursa Sore: Sentimen Perang Tarif Impor Dominan, Laju IHSG Tertahan

Posted by Written on 03 August 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tertekan ke zona merah pada akhir perdagangan hari Jumat (3/8) setelah sempat menguat di awal sesi. IHSG tumbang -0,07 persen (-5 poin) ke level 6.007.

Indeks LQ45 +0,08% ke level 950 poin. IDX30 +0,13% ke level 517 poin. Indeks JII -0,67% ke level 657. Indeks Kompas100 +0,02% ke level 1.226. Indeks Sri Kehati +0,33% ke posisi 354. Indeks Sinfra 18 +0,45% ke level 314.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah TRUKTCPIHOKIBBRISIMPFREN dan SSMS.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain SMGRSSMSJSMRBBRIBMRIPGAS

 dan BBTN.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BRPTINDFAKRASCMAINDYMNCN, dan KLBF.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp23,18 triliun dengan volume trading sebanyak 108,53 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp176,22 miliar.

Sektor aneka industri dana infrastruktur menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -1,9 persen dan -0,82 persen.

"Meningkatnya tensi perang dagang antara Amerika dengan China menjadi sentimen negatif yang lebih dominan untuk menekan pergerakan indeks," sebut Tim Riset Indo Premier Sekuritas seperti dirilis dari risetnya, Jumat. 

Sementara penguatan saham-saham berbasis CPO terkait kebijakan Biodiesel 20 persen menjadi katalis positif.

Nilai tukar rupiah -0,12 persen ke level Rp14.493 (pukul 04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada sesi sore perdagangan hari Jumat (3/8). Kegundahan market terjadi di pasar saham China sementara nilai tukar dolar AS mendekati ke level tertingginya dalam 2 pekan terakhir.

Di Tokyo, Indeks Nikkei 225 naik 12,65 poin. Saham-saham otomotif, energi dan peralatan mesin mengerek ke zona hijau. Saham Suzuki Motor naik 8,55 persen. Indeks Topix turun 0,54 persen tertekan saham finansial.

Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 0,77 persen dengan dorongan kejayaan saham-saham manufaktur, ritel dan tekno. Sementara saham unggulan sektor tekno seperti Samsung Electronics naik 0,44 persen. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia melemah tipis 0,1 persen.

Adapun market saham Hong Kong turun tipis setelah Indeks Hang Seng terkoreksi ke zona merah. Pelemahan saham material, konsumer dan jasa menyeret Indeks Hang Seng ke zona negatif.

Pasar saham China ikut tertekan disertai indeks acuan Shanghai dan Shenzhen kompak melemah. Indeks Shenzhen turun 1,72 persen.

Aktifitas perdagangan berlangsung dalam mood kehati-hatian di tengah meningkatnya perang dagang USA dan China. Presiden USA Donald Trump meminta Menteri Perdagangan Robert Lighthizer mempertimbangkan kenaikan tarif impor barang dari China senilai USD200 miliar dari sebelumnya 10 persen menjadi 25 persen. 

Pemerintah China merespon dengan mengatakan bahwa siap secara penuh untuk mempertahankan kepentingan negara dan sistem perdagangan bebas.

"Tiap harapan penyelesaian sengketa dagang USA dan China didasarkan pada kemampuan untuk saling bermitra tidak saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya. Tetapi tampaknya hal itu terlalu berlebihan untuk diharapkan," kata Vishnu Varathan, Analis pada Bank Mizuho.

Pasar saham China tertekan pada pekan ini seiring ketidakpastian atas perang dagang. Indeks Shanghai turun 4,6 persen secara mingguan pada pekan ini. Indeks saham-saham blue chips turun 5,9 persen.

Indeks dolar AS di posisi 95,172 setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam 2 pekan terakhir pada sesi tadi pagi. Yuan di pasar offshore di level 6,8964 terhadap dolar AS (pukul 3.05 pm) setelah turun ke level terendah dalam 14 bulan terakhir.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,06% ke posisi 22.525.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,14% ke level 27.676.

Indeks Shanghai (China) -1,00% ke posisi 2.740.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,63% ke level 3.265.


Bursa Eropa

Market saham Eropa bergerak menguat di menit-menit awal perdagangan hari Jumat (3/8) pagi waktu setempat. Para pemodal terus mencermati rilis data kinerja emiten.

Indeks FTSE (Inggris) +0.47% 7.611.

Indeks DAX (Jerman) +0.38% 12.593.

Indeks CAC (Perancis) +0.11% 5.467.


Oil

Harga minyak stabil pada perdagangan hari Jumat (3/8) sore. Pergerakan harga tersebut ditopang oleh aktivitas para trader menempatkan lindung nilai baru di pasar futures dalam mengantisipasi penurunan persediaan minyak di USA tetapi kemudian menahan diri untuk meningkatkan seiring prospek kenaikan pasokan global.

Minyak Brent drop 5 sen ke harga USD73,40 per barel. Minyak WTI drop 9 sen ke harga USD68,87 per barel. (pukul 06.47 GMT)


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author