Bursa Siang: Tekanan IHSG Berlanjut, Bursa Regional Belum Lepas Dari Sentimen Perang Dagang

Bursa Siang: Tekanan IHSG Berlanjut, Bursa Regional Belum Lepas Dari Sentimen Perang Dagang

Posted by Written on 03 August 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tertekan ke zona merah pada sesi rehat perdagangan hari Jumat (3/8) setelah sempat menguat di awal sesi. IHSG tumbang -0,21 persen (-13 poin) ke level 5.998.

Indeks LQ45 -0,30% ke level 946 poin. IDX30 -0,31% ke level 514 poin. Indeks JII -0,87% ke level 656. Indeks Kompas100 -0,25% ke level 1.223. Indeks Sri Kehati -0,48% ke posisi 351. Indeks Sinfra 18 +0,04% ke level 313.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah HOKIBHITLPPFWSKTINCOCLEO, dan BKSL.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain SMGRSRILBKSLPGASINTPHMSP dan WIKA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BRPTBBRIITMGINKPINDFSCMA dan GGRM.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp19,37 triliun dengan volume trading sebanyak 69,20 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp129,55 miliar.

Sektor aneka industri dana infrastruktur menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -2,34 persen dan -0,63 persen.

Nilai tukar rupiah -0,14 persen ke level Rp14.495 (pukul 11.30 am).


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada sesi pagi perdagangan hari Jumat (3/8). Beberapa indeks saham di pasar saham utama Asia mencoba bangkit setelah tumbang terkait sentimen perang dagang pada trading Kamis kemarin.

Di Tokyo, Indeks Nikkei 225 bergerak ke zona hijau terkerek penguatan saham-saham otomotif dan peralatan transportasi. Saham Suzuki Motor naik 8,21 persen. Secara keseluruhan penguatan bursa Jepang dibatasi oleh pelemahan yang terjadi pada saham finansial dan utiliti.

Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 0,47 persen dengan dorongan kejayaan saham-saham manufaktur, juga saham-saham pembuat kosmetik. Sementara saham unggulan sektor tekno seperti Samsung Electronics bergerak flat. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia naik tipis 0,1 persen.

Adapun market saham Hong Kong turun tipis setelah Indeks Hang Seng terkoreksi ke zona merah. Pasar saham ikut tertekan disertai indeks acuan Shanghai dan Shenzhen kompak melemah. Indeks Shenzhen turun 0,51 persen.

Aktifitas perdagangan berlangsung dalam mood kehati-hatian di tengah meningkatnya perang dagang USA dan China. Presiden USA Donald Trump meminta Menteri Perdagangan Robert Lighthizer mempertimbangkan kenaikan tarif impor barang dari China senilai USD200 miliar dari sebelumnya 10 persen menjadi 25 persen. 

Pemerintah China merespon dengan mengatakan bahwa siap secara penuh untuk mempertahankan kepentingan negara dan sistem perdagangan bebas.

"Tiap harapan penyelesaian sengketa dagang USA dan China didasarkan pada kemampuan untuk saling bermitra tidak saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya. Tetapi tampaknya hal itu terlalu berlebihan untuk diharapkan," kata Vishnu Varathan, Analis pada Bank Mizuho.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,03% ke posisi 22.518. (11.30 am).

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,13% ke level 27.679.

Indeks Shanghai (China) -0,08% ke posisi 2.770.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,21% ke level 3.279. (11.30 am).


Oil

Harga minyak stabil pada perdagangan hari Jumat (3/8) pagi. Pergerakan harga tersebut ditopang oleh aktivitas para trader menempatkan lindung nilai baru di pasar futures dalam mengantisipasi penurunan persediaan minyak di USA tetapi kemudian menahan diri untuk meningkatkan seiring prospek kenaikan pasokan global.

Minyak Brent drop 5 sen ke harga USD73,40 per barel. Minyak WTI naik 10 sen ke harga USD69,06 per barel (pukul 04.21 GMT).


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author