Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, Tekanan Jual Bebani Gerak IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, Tekanan Jual Bebani Gerak IHSG

Posted by Written on 01 August 2018


Ipotnews - Mengawali Agustus 2018, Rabu (1/8), bursa saham Asia dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang ditopang oleh sentimen positif kemungkinan berlanjutnya perundingan dagang AS- China.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan tipis indeks ASX 200, Australia sebesar 0,06%. Kenaikan moderat harga saham sektor pertambangan diimbangi dengan penurunan harga saham sektor keuangan. Indeks berlanjut mendatar, bertambah 0,01% (0,80 poin) menjadi 6.281,00 pada pukul 8:20 WIB

Pada jam yang sam, indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,48% (107,49 poin) ke level 22.661,21, setelah dibuka melaju 0,53% dipiimpin kenaikan harga saham di sektor besi baja dan aneka industri. Harga saham sektor otomotif juga menguat. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,59% dan berlanjut melaju 0,69% ke posisi 2.311,21.

Lanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,61% (173,71 poin) ke level 28.756,72 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,21% menjadi 2.882,51.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah kemarin gagal melanjutkan manuvernya di zona hijau dan ditutup anjlok 1,52% ke level5.936. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berkesempatan menguat ditopang rilis data BPS, dan harapan akan adanya dukungan capital inflow. Namun secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi pelemahan lanjutan di area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, laporan keuangan emiten big cap yang lebih rendah dari ekspektasi, dan kembali melemahnya nilai tukar rupiah diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu naiknya penyaluran kredit perbankan yang tumbuh 10,5% yoy di bulan Juni atau lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya di level 10,2% yoy diprediksi akan menjadi katalis positif untuk indeks. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan rentang support di level5.870 dan resistance di 6.015.

Beberapa ekuitas yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Saham : BBCA (Buy, Support: Rp23.100, Resist: Rp23.400), ITMG ( SELL , Support: Rp27.100, Resist: Rp29.850), PTBA (Buy, Support: Rp4.400, Resist: Rp4.560), TKIM (Buy, Support: Rp14.000, Resist: Rp15.000)

  • ETF : XBNI ( SELL , Support: Rp982, Resist: Rp1.028), XPLQ ( SELL , Support: Rp506, Resist: Rp524), 
  • XPDV ( SELL , Support: Rp467, Resist: Rp487).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi mengakhiri tiga sesi pelemahan berturut-turut, didukung laporan keuangan dan data ekonomi AS yang positif, serta laporan akan berlanjutnya perundingan AS-China untuk menghindari perang dagang. Survei Conference Board menunjukkan kepercayaan konsumen AS periode Juli meningkat, meski sejumlah pihak memperkirakan akan memburuk dalam beberapa bulan ke depan. Saham sektor industri menguat, Caterpillar melonjak 2,9%, Honeywell International dan United Technologies melaju sekitar 1,7%, dan Boeing 1,5%. Saham sektor teknologi juga menguat, Facebook naik 0,9%, Microsoft 0,7%, dan Apple 0,2%. Pfizer, melambung 3,5% setelah melaporkan kenaikan laba kuartal kedua sebesar 26%.

Dow Jones Industrial Average naik 0,43% (108,36 poin) menjadi 25.414,78.

Standard&Poor's 500 bertambah 0,49% (13,69 poin) ke posisi 2.816,25.

Nasdaq Composite melaju 0,55% (41,78 poin) ke level 7.668,08.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 1,86% menjadi USD23,77.

Bursa saham utamaEropatadi malam juga berakhir naik, menyambut laporan akan berlanjutnya perundingan dagang AS-China. Indeks European-Stoxx 600 menguat 0,18% menjadi 391,61, diwarnai laporan keuangan sejumlah emiten yang positif. Secara sektoral saham-saham media memimpin kenaikan sebesar 0,21%, dan secara individual harga saham Travis Perkin dan Leonardo memimpin kenaikan masing-masing sebesar 10,78% dan 106%. Namun laju indeks terhambat oleh rilis data ekonomi zona euro yang hanya tumbuh 0,3% pada kuartal kedua karena kekhawatiran terhadap prospek perdagangan internasional. Eurostat menyatakan laju inflasi periode Juli naik menjadi 2,1% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 2%, karena biaya energi yang lebih tinggi.

FTSE 100 London melaju 0,62% (47,91 poin) ke posisi 7.748,76.

DAX 30 Jerman naik tipis 0,06% (7,30 poin) di level 12.805,50.

CAC 40 Paris naik 0,37% (20,08 poin) menjadi 5.511,30.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, terutama terhadap yen, setelah Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga rendah dengan "jangka waktu yang diperpanjang". Dolar juga menguat terhadap sekeranjang mata uang lain menjelang akhir rapat kebijakan moneter Federal Reserve, hari ini.Indeks dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,22% menjadi 94,554. Indeks dolar sudah melonjak 2,6% sepanjang tahun ini, namun menutup bulan Juli dengan penurunan 0,2%, pelemahan bulanan pertama sejak Maret.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1689-0.0002-0.02%7:15 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3118-0.0006-0.05%7:14 PM
Yen (USD-JPY)111.74-0.12-0.11%7:14 PM
Yuan (USD-CNY)6.81670.0012+0.02%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,413.50-1.50-0.01%4:20 AM

Sumber : Bloomberg.com, 31/7/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, melanjutkan penurunan bulanan terbesar dalam dua tahun karena kekhawatiran pasokan. Harga minyak Brent turun lebih dari 6% dan WTI merosot sekitar 7% sepanjang Juli, penurunan bulanan terbesar sejak Juli 2016. Jajak pendapat Reuters memperkirakan stok minyak AS turun 2,8 juta barel, dan OPEC diperkirakan meningkatkan produksi Juli sebesar 70.000 barel per hari (bph) menjadi 32,64 juta bph, level tertinggi untuk tahun ini.

Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 73 sen menjadi USD74,24 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,37 (-2%) menjadi USD68,76 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat membalik kerugian pada awal sesi perdagangan, didukung penguatan yuan terhadap dolar AS, setelah muncul laporan bahwa AS-China berupaya memulai kembali perundingan perdagangan. Beberapa harga komoditas menguat karena dolar secara perlahan mundur dari level tertinggi. The Fed diprediksi akan menegaskan kembali prospek kenaikan suku bunga secara bertahap pada akhir pertemuan kebijakan moneter Rabu ini.

Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.224,48 per ounce.

Harga emas untuk engiriman Agustus naik USD2,40 menjadi USD1.223,70 per ounce.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author