Bursa Sore: Bursa Regional Melaju, IHSG Menuju Level Psikologis

Bursa Sore: Bursa Regional Melaju, IHSG Menuju Level Psikologis

Posted by Written on 27 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlabuh ke zona hijau pada perdagangan hari Jumat (27/7). IHSG menanjak +0,72 persen (+43 poin) ke level 5.989.

Indeks LQ45 +0,87% ke level 947 poin. IDX30 +0,83% ke level 515 poin. Indeks JII +1,17% ke level 671. Indeks Kompas100 +0,87% ke level 1.224. Indeks Sri Kehati +0,64% ke posisi 349. Indeks Sinfra 18 +0,06% ke level 316.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah ADROENRGKRENTRAMPTBAMAIN, dan TKIM.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain ADROBUMIWSBPASIIINCOMYRX dan PTBA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain WIKABBCABJBRICBPSSMSLPKR

 dan LPPF.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp6,66 triliun dengan volume trading sebanyak 99,31 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp122,49 miliar.

Sektor aneka industri dan tambang menjadi penopang laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +3,66 persen dan +1,93 persen.

Nilai tukar rupiah +0,29 persen ke level Rp14.418 (pukul 4.00 pm)


Bursa Asia

Market Asia menguat pada perdagangan hari Jumat (27/7) sore. Laju pasar saham Asia terjadi di tengah sinyal pemulihan hubungan USA dan Eropa terkait isu perang dagang serta intervensi bank-bank BUMN China untuk menahan pelemahan yuan. Tekanan yuan terkait kekhawatiran sengketa tarif impor antara China dan USA yang secara keseluruhan menekan optimisme.

Indeks acuan market saham Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang), MSCI Index menguat 0,3 persen setelah sempat terkoreksi 0,1 persen di sesi pagi. Pasar saham China dalam tekanan. Indeks saham-saham blue chips di bursa China, CSI300 di zona merah hampir di sepanjang sesi perdagangan.

"Pasar cemas perekonomian China akan melambat karena faktor friksi dagang dengan USA yang intensif. Jika USA menerapkan tambahan tarif impor barang dari China senilai 200 miliar dolar AS, hal itu akan memangkas pertumbuhan ekonomi China sebesar 0,5 persen," ujar Shuji Shirota, analis pada HSBC yang berbasis di Tokyo.

Market saham Jepang (Indeks Nikkei 225) naik tipis walaupun dibatasi oleh kekhawatiran bahwa Bank of Japan berpotensi memangkas dana stimulus pada hasil meeting yang akan dilakukan pada pekan depan.

Yield surat utang Amerika tenor 10 tahun naik ke level 2,9840 merupakan posisi tertinggi sejak 1,5 tahun terakhir di tengah surutnya kekhawatiran para pemodal terhadap tensi perang dagang.

Pada sesi kemarin market saham Asia menyerah ditengah susutnya sengketa dagang antara USA dan China. "Sekarang USA tidak butuh energinya untuk berseteru dengan Eropa, hal ini dapat meningkatkan tekanan terhadap China," kata Nobuhiko Kuramochi, Chief Strategist pada Mizuho Securities.

Nilai tukar yuan tertekan, menandai koreksi pekan ketujuh-nya walaupun pelemahan tersebut tertahan aksi swap dolar AS bank-bank BUMN China terhadap yuan di pasar forward. Terdapat sedikit bukti bank-bank tersebut juga menjual dolar AS di pasar spot sebagaimana sudah mereka lakukan pada pekan-pekan belakangan ini.

Yuan di pasar onshore di posisi 6,8065 terhadap dolar AS mendekati posisi terendah dalam 13 bulan terakhir di level 6,8295.

Euro stagnan di posisi USD1,1647 atau turun 0,73 persen pada trading hari Kamis setelah bank sentral Eropa mengisyaratkan tidak ada perubahan jadwal untuk menghapus kebijakan suku bunga sangat rendah atau akhir program pembelian aset.

Dolar AS turun 0,1 persen ke posisi 110,98 yen seiring yen menguat terdongkrak kenaikan yield surat utang negara Jepang. Yield surat utang Jepang naik ke posisi tertinggi sebesra 0,105 persen.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,56% ke posisi 22.712.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,08% ke level 28.804.

Indeks Shanghai (China) -0,30% ke posisi 2.873.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,11% ke level 3.324.


Bursa Eropa

Market saham Eropa stagnan pada menit-menit awal perdagangan hari Jumat (27/7) pagi waktu setempat. Para pemodal memantau data baru kinerja laba emiten serta mencermati data penting pertumbuhan yang akan dirilis di USA pada sore hari waktu setempat.

Indeks FTSE (Inggris) +0.19% ke posisi 7.677.

Indeks DAX (Jerman) +0.31% di level 12.848.

Indeks CAC (Perancis) +0.09% pada posisi 5.485.


Oil

Harga minyak tertekan pada perdagangan hari Jumat (27/7) sore dalam kondisi trading yang agak tenang setelah 3 hari terakhir menguat. Pergerakan komoditas minyak masih ditopang sentimen Arab Saudi yang menghentikan sementara ekspor minyak melalui jalur strategis Laut Merah selain karena faktor data yang menunjukkan persediaan minyak USA turun dan juga tensi perang dagang antara USA dan Eropa yang surut.

Harga minyak Brent drop 5 sen ke posisi USD74,49 per barel (pukul 03.19 GMT). Sementara minyak WTI turun 5 sen ke level USD69,56 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author