Bursa Siang: Pemodal Regional Berhati-Hati, IHSG Menanjak Positif

Bursa Siang: Pemodal Regional Berhati-Hati, IHSG Menanjak Positif

Posted by Written on 27 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mengarah ke teritori positif pada jeda perdagangan hari Jumat (27/7). IHSG menanjak +0,30 persen (+17 poin) ke level 5.963.

Indeks LQ45 +0,16% ke level 940 poin. IDX30 +0,13% ke level 511 poin. Indeks JII +0,56% ke level 667. Indeks Kompas100 +0,27% ke level 1.217. Indeks Sri Kehati +0,16% ke posisi 347. Indeks Sinfra 18 -0,33% ke level 315.


Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,04 triliun dengan volume trading sebanyak 52,69 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp62,10 miliar.

Sektor aneka industri dan industri dasar menjadi penopang laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +2,95 persen dan +0,85 persen.

Nilai tukar rupiah +0,00 persen ke level Rp14.460 (pukul 11.30 am)


Bursa Asia

Market Asia berjuang untuk mencapai penguatan pada perdagangan hari Jumat (27/7) pagi. Hal ini terjadi menyusul finis bursa saham Wall Street yang berlangsung mixed serta faktor sengketa dagang USA-China yang memburuk mempertahankan para pemodal regional bersikap hati-hati meskipun terdapat sinyal perbaikan hubungan USA dan Eropa.

Indeks acuan market saham Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang), MSCI Index terkoreksi turun 0,1 persen. 

Indeks saham-saham blue chips di bursa China, CSI300 turun 0,5 persen.

Market saham Jepang (Indeks Nikkei 225) naik tipis walaupun dibatasi oleh kekhawatiran bahwa Bank of Japan berpotensi memangkas dana stimulus pada hasil meeting yang akan dilakukan pada pekan depan.

Yield surat utang Amerika tenor 10 tahun naik ke level 2,9840 merupakan posisi tertinggi sejak 1,5 tahun terakhir di tengah surutnya kekhawatiran para pemodal terhadap tensi perang dagang.

Pada sesi kemarin market saham Asia menyerah ditengah susutnya sengketa dagang antara USA dan China. "Sekarang USA tidak butuh energinya untuk berseteru dengan Eropa, hal ini dapat meningkatkan tekanan terhadap China," kata Nobuhiko Kuramochi, Chief Strategist pada Mizuho Securities.

Nilai tukar yuan bertahan di level terendahnya dalam 13 tahun terakhir yang disentuh pada awal pekan ini. Yuan di pasar offshore di posisi 6,8283 terhadap dolar AS mendekati posisi terendah hari Kamis di level 6,8448.

Euro di posisi USD1,1641 atau turun 0,73 persen pada trading hari Kamis setelah bank sentral Eropa mengisyaratkan tidak ada perubahan jadwal untuk menghapus kebijakan suku bunga sangat rendah atau akhir program pembelian aset.

Dolar AS turun 0,2 persen ke posisi 110,98 yen seiring yen menguat terdongkrak kenaikan yield surat utang negara Jepang. Yield surat utang Jepang naik ke posisi tertinggi sebesra 0,105 persen.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,29% ke posisi 22.653. (11.30 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,04% ke level 28.769.

Indeks Shanghai (China) -0,06% ke posisi 2.880.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,20% ke level 3.322. (11.30 am)


Oil

Harga minyak tertekan tipis pada perdagangan hari Jumat (27/7) pagi setelah menguat dalam 3 hari terakhir. Komoditas minyak masih ditopang sentimen Arab Saudi yang menghentikan sementara ekspor minyak melalui jalur strategis Laut Merah selain karena faktor data yang menunjukkan persediaan minyak USA turun tensi perang dagang antara USA dan Eropa yang surut.

Harga minyak Brent drop 6 sen ke posisi USD74,48 per barel (pukul 00.43 GMT). Sementara minyak WTI turun 6 sen ke level USD69,55 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author