Bursa Sore: Sempat Tertahan Pelemahan Rupiah, IHSG Terus Melaju

Bursa Sore: Sempat Tertahan Pelemahan Rupiah, IHSG Terus Melaju

Posted by Written on 18 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak solid di zona hijau pada perdagangan hari Rabu (18/7). IHSG melaju positif +0,50 persen (+29 poin) ke level 5.890.

Indeks LQ45 +0,73% ke level 926 poin. IDX30 +0,74% ke level 503 poin. Indeks JII +0,80% ke level 662. Indeks Kompas100 +0,75% ke level 1.196. Indeks Sri Kehati +0,84% ke posisi 343. Indeks Sinfra 18 +1,15% ke level 309.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah BBRIERAAPGASGSMFINDRTLKM, dan BKSL.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain ADROMNCNTRAMEXCLPTPPBBTN, dan BBCA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain HMSPICBPPGASSMGRBSDEINDF dan KLBF.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp7,58 triliun dengan volume trading sebanyak 115,29 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp35,82 miliar.

Sektor tambang dan infrastruktur paling menopang laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +1,88 persen dan +1,53 persen. Tim Riset PT Indo Premier Sekuritas menilai IHSG terkerek penguatan pasar saham global dan regional meskipun sempat tertahan oleh pelemahan rupiah. Koreksi turun rupiah seiring testimoni the Fed di depan kongres untuk menaikkan suku bunga secara bertahap.

Nilai tukar rupiah -0,21 persen ke level Rp14.410 (pukul 16.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia berubah mixed pada perdagangan hari Rabu (18/7) setelah sempat menguat di sesi pagi. Hal tersebut terjadi meskipun para investor masih yakin oleh optimisme terhadap pidato testimoni Chairman the Fed Jerome Powell di depan kongres.

Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang bergerak menguat 96 poin mengantarkan penguatan 4 sesi berturut-turut. Emiten-emiten eksportir Jepang menguat seiring yen yang masih melemah, terutama sektor otomotif yang menguat 1,21 persen. Saham-saham tambang minyak dan batubara juga naik tajam.

Di Korsel, Indeks Kospi menyerah 0,34 persen. Emiten tekno bergerak menguat. Harga saham tekno seperti Samsung Electronics naik 1,53 persen. SK Hynix naik 1,24 persen.

Sementara itu laju pasar saham Hong Kong tertahan di zona negatif oleh emiten-emiten energi dan material. Secara umum Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong terbatas penguatannya seiring pelemahan saham energi. Harga saham bidang energi seperti CNOOC turun 2,55 persen.

Sedangkan Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia naik 0,67 persen berkat dukungan saham-saham health care dan material. Emiten sektor mining seperti BHP naik 3,29 persen.

Bursa saham China tergelincir ke zona merah. Indeks Shanghai dan Indeks Shenzhen tumbang 0,75 persen. Pelemahan tersebut muncul seiring mata uang China menyentuh level terendah dalam 2 pekan sebelumnya.

Pergerakan positif market saham Asia muncul setelah Chairman the Fed memberikan pernyataan positif atas pengamatan terhadap perekonomian USA. Petinggi the Fed menegaskan hal itu dalam testimoninya di Kongres pada hari Selasa waktu USA. Testimoni ini mengindikasikan adanya jaminan akan kenaikan suku bunga di USA secara bertahap.

Jerome Powell juga menyinggung masalah sengketa dagang USA dan China, yang disebutnya sulit diprediksi implikasinya tersebut terhadap perekonomian.

"Jadi kuncinya adalah bahwa kebijakan perdagangan belum mempengaruhi niat the Fed untuk menaikkan suku bunga secara bertahap," kata Analis pasar finansial ada National Australia Bank, Rodrigo Catril. Menurut dia the Fed tetap bergantung pada data dan frase "untuk saat ini" memberikan fleksibilitas bagi bank-bank jika perlu ke depan mengubah suku bunga.

Indeks dolar AS menguat di posisi 95,241. Sedangkan dolar AS terhadap yen berada di level 113,06 (pukul 2.42 pm).

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,43% ke posisi 22.794.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,23% ke level 28.117.

Indeks Shanghai (China) -0,39% ke posisi 2.787.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,03% ke level 3.240.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat pada menit-menit awal perdagangan hari Rabu (18/7) pagi waktu setempat.

Indeks FTSE (Inggris) +0.44% ke level 7.659.

Indeks DAX (Jerman) +0.74% di posisi 12.755.

Indeks CAC (Perancis) +0.45% pada level 5.447.


Oil

Harga minyak tumbang pada perdagangan hari Rabu (18/7) sore setelah rilis data persediaan minyak per periode pekan lalu di USA menunjukkan peningkatan, berlawanan dengan ekspektasi para analis yang memperkirakan turun tajam.

Harga minyak Brent pasar berjangka turun 60 sen ke posisi USD71,56 per barel (pukul 07.50 GMT). Sementara minyak WTI turun 50 sen ke level USD67,58 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author