Bursa Sore: Klaim Capital Inflow Antar Penguatan IHSG

Bursa Sore: Klaim Capital Inflow Antar Penguatan IHSG

Posted by Written on 11 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak variatif di sepanjang sesi sebelum akhirnya menguat pada perdagangan hari Rabu (11/7). IHSG terdongkrak +0,20 persen (+11 poin) ke level 5.893 setelah sempat melemah hingga sesi pagi berakhir.

Indeks LQ45 +0,10% ke level 929 poin. IDX30 +0,07% ke level 505 poin. Indeks JII +0,64% ke level 668. Indeks Kompas100 +0,12% ke level 1.196. Indeks Sri Kehati +0,29% ke posisi 343. Indeks Sinfra 18 -1,08% ke level 304.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah PGASBBRIIMASLPPSINKPTLKM, dan KREN.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain INCOASIIANTMLPKRBUMIPTBA dan AKRA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain HMSPADHIINDFSCMAWSBPWSKT dan GGRM

.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp7,30 triliun dengan volume trading sebanyak 91,74 juta lot saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp431,57 miliar.

Saham-saham aneka industri dan tambang menjadi lokomotif penguatan IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +3,45 persen dan +1,53 persen. IHSG berbalik menguat seiring kabar optimisme bahwa current deficit akan semakin turun. Selain karena faktor klaim BI, kenaikan suku bunga sukses mengembalikan modal asing dan menjaga stabilitas rupiah.

Nilai tukar rupiah -0,15% ke level Rp14.382 (pukul 16.00 pm)



Bursa Asia

Indeks saham di Asia turun tajam pada penutupan trading hari Rabu (11/7). Seluruh pasar saham utama Asia tumbang menyusul daftar tambahan barang impor asal China senilai USD200 miliar yang dipertimbangkan pemerintah USA dikenakan tarif bea masuk impor.

Barang-barang (asal China) dalam daftar pemerintah USA tersebut akan dikenakan tarif 10 persen, demikian pernyataan Pejabat Kementerian Perdagangan Robert Lighthizer. Menurut Robert pihaknya akan memulai (kebijakan itu) dengan sebuah komentar dan catatan publik selama periode tertentu sebelum secara resmi menerapkan kebijakan tersebut.

Pasar saham China turun paling buruk seiring kabar yang berkembang itu. Bahkan Indeks Shanghai turun signifikan. Pada hari Selasa kemarin, Shanghai ditutup menguat untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Hari ini Indeks Shenzhen turun 1,96 persen. Indeks saham blue chip, CSI 300 turun 1,74 persen.

Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak melemah. Sektor saham material menjadi lokomotif pelemahan. Sedangkan sektor lainnya juga bergerak melemah.

Sementara itu koreksi tajam terhadap saham yang sensitif terhadap isu perang dagang, seperti saham otomotif mengantarkan Indeks Nikkei 225 jatuh di bursa saham Jepang. Harga saham Toyota Motor turun 1,04 persen. Nissan turun 2,06 persen. Seluruh sektor lainnya juga bergerak negatif.

Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel melemah 0,59 persen. Saham-saham eksportir asal Korsel tertekan di tengah pelemahan yang meluas. Saham Hyundai Motor turun 1,62 persen. Samsung Electronics turun 0,65 persen. Sedangkan Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia turun 0,68 persen seiring tekanan yang terjadi pada saham energi, material dan utiliti.

"Masalahnya adalah kita tidak tahu arah (masalah ini) ke depannya. Itu dapat menekan investasi bisnis, menekan lapangan kerja dan merusak kepercayaan karena terlihat pasar finansial tertekan," kata Erik Norland, Senior Economist di CME Group.

Nilai tukar dolar AS melemah ke level 110,90 (pukul 9.40 am) setelah kabar tarif impor baru. Di sesi sebelumnya USD bertengger di atas level 111.

Analis BNP Paribas Asia Pacific, Manishi Raychaudhuri menilai tidak diragukan lagi risiko saat ini sudah berlipat ganda. Secara umum perlambatan China, eskalasi friksi perdagangan dan pada saat yang sama, kenaikan terus menerus suku bunga di USA. "Akibatnya situasi berubah kurang positif, kurang konstruktif," ujarnya.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -1,19% ke posisi 21.932.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,29% ke level 28.311.

Indeks Shanghai (China) -1,76% ke posisi 2.777.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,84% ke level 3.247.



Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (11/7) pagi waktu setempat. Hal ini terjadi setelah pemerintah USA mengungkapkan daftar baru produks impor China yang dapat dikenakan tarif baru bea impor.

Indeks FTSE (Inggris) -1,21% ke level 7.599

Indeks DAX (Jerman) -1,25% ke posisi 12.451.

Indeks CAC (Perancis) -1,07% pada posisi 5.376.



Oil

Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan hari Rabu (11/7) sore. Posisi harga minyak jatuh setelah Presiden USA Donald Trump mengancam penerapan tarif baru terhadap barang-barang impor asal China, memperparah sengketa dagang yang dapat menekan demand terhadap energi.

Harga minyak Brent drop USD1,50 ke posisi USD77,36 per barel (pukul 08.15 GMT). Sementara minyak WTI tumbang 60 sen ke level USD73,51 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author