Bursa Siang: Sentimen Positif Jelang Rilis Kinerja Emiten, IHSG Hijau Lagi

Bursa Siang: Sentimen Positif Jelang Rilis Kinerja Emiten, IHSG Hijau Lagi

Posted by Written on 10 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kembali melesat ke zona hijau pada jeda perdagangan hari Selasa (10/7). IHSG terdongkrak +1,07 persen (+62 poin) ke level 5.869.

Indeks LQ45 +0,89% ke level 925 poin. IDX30 +0,85% ke level 502 poin. Indeks JII +1,14% ke level 663. Indeks Kompas100 +1,02% ke level 1.191. Indeks Sri Kehati +0,63% ke posisi 341. Indeks Sinfra 18 +1,33% ke level 307.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah WAPOTLKMFINNBBTNINPCBMRI, dan ADRO.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain SMGRAKRABUMIBSDESCMAHMSP dan MNCN.

Saham Top Loser LQ45 antara lain INDYBBNIICBPLPPFBBCABRPT dan BBTN.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,80 triliun dengan volume trading sebanyak 46,90 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp93,37 miliar.

Giliran sektor industri dasar dan aneka industri menjadi lokomotif penguatan IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing 3,25 persen dan 2,18 persen.

Nilai tukar rupiah -0,30% ke level Rp14.351 (pukul 12.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia melanjutkan penguatan di sesi pagi perdagangan hari Selasa (10/7).

Sebagian besar yang berada di zona hijau menopang pergerakan positif Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang. Harga saham Uniqlo naik 0,84 persen. Saham Fanuc (pembuat robot) naik 1,42 persen.

Indeks Kospi di bursa Korsel naik 0,72 persen. Saham-saham emiten baja pulih dari koreksi yang terjadi kemarin. Samsung Electronics naik 1,64 persen. Di bursa Hong Kong, saham-saham energi menopang laju naik indeks Hang Seng. Pasar saham China melanjutkan penguatan.

Sedangkan market saham Australia menyerah setelah Indeks S&P/ASX200 berbalik melemah, turun 0,18 persen. Bursa Australia tergerus seiring tekanan yang terjadi pada saham-saham finansial.

Seiring jelang periode laporan kinerja emiten, tensi ketegangan perang dagang tampaknya telah berkurang sedikit dari sorotan para pemodal.

"Tidak ada kabar baru dari sentimen perang dagang telah menolong para pemodal kembali fokus kepada fundamental (emiten) serta periode penerbitan kinerja emiten yang akan mulai pada pekan ini," ujar Senior Foreign Exchange Strategist pada National Australia Bank, Rodridgo Catril.

Sekalipun terjadi peningkatan animo yang tampak pada pekan ini, kegelisahan atas potensi perang dagang diperkirakan terus menghangat hingga jangka panjang. "Risiko perang dagang kemungkinan berlarut dengan latar belakang negara mulai menyiapkan kebijakan guna mengantisipasi kebijakan tarif impor yang lebih lama dari perkiraan," ujar Zhu Huani, Ekonom Mizuho Bank.

Indeks Dolar AS di posisi 94,039. Data inflasi China periode bulan Juni naik 1,9 persen sejalan dengan estimasi para analis. Sedangkan inflasi di tingkat produsen naik 4,7 persen atau melampaui perkiraan para analis.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,01% ke posisi 22.275. (11.42 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,41% ke level 28.807.

Indeks Shanghai (China) -0,05% ke posisi 2.813.

Indeks Straits Times (Singapura) +1,35% ke level 3.272. (12.00 pm)


Oil

Harga minyak melaju positif pada perdagangan hari Selasa (10/7) pagi. Hal tersebut terjadi di tengah eskalasi kekhawatiran kekurangan pasokan, terutama jenis Brent. Ratusan pekerja tambang minyak di Norway mempersiapkan aksi mogok pada sore ini.

Harga minyak Brent naik 32 sen ke posisi USD78,39 per barel (pukul 03.03 GMT). Sementara minyak WTI naik 17 sen ke level USD74,02 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author