Bursa Sore: IHSG ke Zona Hijau di Menit Akhir Perdagangan

Bursa Sore: IHSG ke Zona Hijau di Menit Akhir Perdagangan

Posted by Written on 05 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak ke zona hijau pada finis perdagangan hari Kamis (5/7). IHSG terdongkrak +0,10 persen (+5 poin) ke level 5.739.

Indeks LQ45 -0,24% ke level 905 poin. IDX30 -0,25% ke level 492 poin. Indeks JII +0,45% ke level 645. Indeks Kompas100 -0,05% ke level 1.164. Indeks Sri Kehati +0,05% ke posisi 332. Indeks Sinfra 18 +1,23% ke level 296.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah IMASSWATPGASKRENBBTNBBRI, dan TLKM.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain TRAMINTPJSMRUNTRINDYADRO dan INCO.

Saham Top Loser LQ45 antara lain UNVRBBCABJBRBRPTGGRMANTM dan BBRI.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp5,89 triliun dengan volume trading sebanyak 73,24 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp137,04 miliar.

Sektor mining dan infrastruktur paling menopang laju IHSG . Kedua sektor tersebut melaju masing-masing +1,69 persen dan +1,32 persen.

Nilai tukar rupiah -0,23% ke level Rp14.385 (pukul 16.00 pm)



Bursa Asia

Pelemahan indeks saham Asia berlanjut pada sesi sore perdagangan hari Kamis (5/7). Para pemodal tetap bersikap hati-hati menjelang tenggat waktu saat kebijakan perang tarif di China dan USA diterapkan.

Indeks acuan pasar saham China kompak melemah. Indeks Shenzhen turun 2,2 persen. Sementara Indeks Shanghai melemah signifikan.

Saham-saham tambang minyak dan ritel mempelopori pelemahan yang terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 melemah 170 poin. Saham unggulan di bidang ritel, Fast Retailing tumbang 2,52 persen.

Sementara itu di market saham Korsel, Indeks Kospi berubah arah melemah sebesar 0,35 persen. Hal tersebut seiring pelemahan saham-saham unggulan tekno. Harga saham unggulan bidang tekno, Samsung Electronics turun 0,65 persen.

Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia bergerak melawan arus, berhasil menguat 0,52 persen. Adapun indeks acuan market saham seluruh Asia Pasific (tidak termasuk bursa Jepang), Indeks MSCI terkoreksi turun 0,53 persen.

Perang dagang menjadi sentimen yang membebani pelaku pasar. Hal ini terjadi jelang penerapan tarif impor (perang tarif impor) China dan USA. Kedua negara tersebut menyatakan tarif impor akan berlaku pada 6 Juli. Pemerintah USA menerapkan tarif 25 persen kepada barang impor dari China dengan nilai 34 miliar USD. Pemerintah membalas tindakan tersebut dengan kebijakan serupa.

Analis Mizuho Bank, Weiliang Chang dalam risetnya menilai ketidakpastian atas dampak penerapan tarif impor terhadap perdagangan memicu pelemahan animo terhadap pasar saham.

Walaupun dampak penerapan tarif di gelombang pertama terhadap perekonomian relatif kecil, para investor telah gugup terhadap potensi aksi balasan yang dapat menyebabkan perang dagang. Pasar saham China telah terpukul menjelang tenggat waktu penerapan kebijakan tarif impor oleh USA. Indeks Shanghai jatuh 20 persen mengarah ke bearish.

"Koreksi tajam pasar saham China baru-baru ini dikaitkan dengan tensi perang dagang yang mana ketakutan tersebut didahului kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi China," ujar Johanna Chua, Head of Emerging Market Asia Economics and Strategy pada Citi Global Market Asia.

Indeks dolar AS naik tipis ke posisi 94,382. Sementara nilai tukar USD terhadap yen di level 110.55 (pukul 2.38 pm) atau melemah dibanding sesi sebelumnya. Sedangkan yuan terhadap dolar stabil setelah sempat ke posisi terendah dalam 11 bulan terakhir pada awal pekan ini.

Stabilitas yuan terjadi setelah bank sentral China kembali menjamin market pasar valas. Di pasar on shore yuan di posisi 6.6289 terhadap dolar AS (pukul 2.38 pm) dibandingkan dengan posisi penutupan hari Rabu di level 6.6330.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,78% ke posisi 21.546,99.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,21% ke level 28.182,09.

Indeks Shanghai (China) -0,91% ke posisi 2.733,88.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,37% ke level 3.256,84.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Kamis (5/7) pagi waktu setempat. Hal tersebut terjadi setelah para petinggi perusahaan otomotif dari Jerman telah meningkatkan upaya lobi mereka untuk mencegah perang dagang antara Uni Eropa dan USA.

Indeks FTSE (Inggris) +0,31 di posisi 7.596

Indeks DAX (Jerman) +1,07% ke level 12.450

Indeks CAC (Perancis) +0,71% pada posisi 5.358.


Oil

Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan hari Kamis (5/7) sore setelah Presiden USA Donald Trump meminta agar OPEC menurunkan harga minyak.

Harga minyak Brent futures turun 54 sen ke posisi USD77,70 per barel (pukul 06.53 GMT). Sementara minyak WTI turun 37 sen ke level USD73,77 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author