Bursa Siang: IHSG Saat Sesi Rehat Takluk Lagi, Tergusur 21 Poin

Bursa Siang: IHSG Saat Sesi Rehat Takluk Lagi, Tergusur 21 Poin

Posted by Written on 05 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak negatif, ke zona merah pada jeda perdagangan hari Kamis (5/7). IHSG tergusur -0,35 persen (-21 poin) ke level 5.713.

Indeks LQ45 -0,83% ke level 900 poin. IDX30 -0,87% ke level 489 poin. Indeks JII -0,20% ke level 641. Indeks Kompas100 -0,62% ke level 1.157. Indeks Sri Kehati -0,62% ke posisi 330. Indeks Sinfra 18 +0,00% ke level 292.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah BBRIBBTNADROBMTRTAMUBMRI, dan JSMR.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain INCOEXCLINTPJSMRADROTRAM dan LPPF.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BSDEUNVRBBCASMGRMYRXBMTR dan BJBR.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp2,99 triliun dengan volume trading sebanyak 45,53 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp94,18 miliar.

Sektor konsumsi dan keuangan paling menekan laju IHSG . Kedua sektor tersebut melorot masing-masing -1,24 persen dan -0,99 persen.

Nilai tukar rupiah -0,50% ke level Rp14.424 (pukul 12.00 pm)


Bursa Asia

Pelemahan indeks saham Asia berlanjut pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (5/7). Para pemodal tetap bersikap hati-hati menjelang tenggat waktu saat kebijakan perang tarif di China dan USA diterapkan.

Di sesi break, indeks acuan pasar saham China kompak melemah. Indeks Shenzhen turun 1,12 persen. Sementara Indeks Shanghai melemah signifikan.

Saham-saham tambang minyak dan ritel mempelopori pelemahan yang terjadi di pasar saham Jepang. Indeks Nikkei 225 ke zona negatif. Saham unggulan di bidang ritel, Fast Retailing tumbang 2,67 persen.

Sementara itu di market saham Korsel, Indeks Kospi berubah arah melemah sebesar 0,78 persen setelah di menit-menit awal perdagangan sempat menguat. Hal tersebut seiring pelemahan saham-saham unggulan tekno. Harga saham unggulan bidang tekno, Samsung Electronics turun 1,08 persen.

Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia bergerak melawan arus, berhasil menguat 0,47 persen. Adapun indeks acuan market saham seluruh Asia Pasific (tidak termasuk bursa Jepang), Indeks MSCI terkoreksi turun 0,4 persen.

Perang dagang menjadi sentimen yang membebani pelaku pasar. Hal ini terjadi jelang penerapan tarif impor (perang tarif impor) China dan USA. Kedua negara tersebut menyatakan tarif impor akan berlaku pada 6 Juli. Pemerintah USA menerapkan tarif 25 persen kepada barang impor dari China dengan nilai 34 miliar USD. Pemerintah membalas tindakan tersebut dengan kebijakan serupa.

Analis Mizuho Bank, Weiliang Chang dalam risetnya menilai ketidakpastian atas dampak penerapan tarif impor terhadap perdagangan memicu pelemahan animo terhadap pasar saham.

Walaupun dampak penerapan tarif di gelombang pertama terhadap perekonomian relatif kecil, para investor telah gugup terhadap potensi aksi balasan yang dapat menyebabkan perang dagang. Pasar saham China telah terpukul menjelang tenggat waktu penerapan kebijakan tarif impor oleh USA. Indeks Shanghai jatuh 20 persen mengarah ke bearish.

"Koreksi tajam pasar saham China baru-baru ini dikaitkan dengan tensi perang dagang yang mana ketakutan tersebut didahului kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi China," ujar Johanna Chua, Head of Emerging Market Asia Economics and Strategy pada Citi Global Market Asia.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,94% ke posisi 21.513,90. (11.44 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,87% ke level 27.995,08.

Indeks Shanghai (China) -0,88% ke posisi 2.734,77.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,06% ke level 3.246,64. (12.00 pm)


Oil

Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan hari Kamis (5/7) pagi setelah Presiden USA Donald Trump meminta agar OPEC menurunkan harga minyak.

Harga minyak Brent futures turun 56 sen ke posisi USD77,68 per barel (pukul 04.05 GMT). Sementara minyak WTI turun 29 sen ke level USD73,85 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author