Bursa Sore: Berkutat di Teritori Negatif, IHSG Tumbang 113 Poin

Bursa Sore: Berkutat di Teritori Negatif, IHSG Tumbang 113 Poin

Posted by Written on 03 July 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melorot tajam ke zona merah pada finis perdagangan hari Selasa (3/7). IHSG menurun -1,96 persen (-113 poin) ke level 5.633.

Indeks LQ45 -2,13% ke level 882 poin. IDX30 -2,17% ke level 479 poin. Indeks JII -2,38% ke level 630. Indeks Kompas100 -2,18% ke level 1.138. Indeks Sri Kehati -2,50% ke posisi 323. Indeks Sinfra 18 -3,58% ke level 288.

Saham Top Gainer LQ45 adalah SSMS.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp7,21 triliun dengan volume trading sebanyak 81,55 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp538,34 miliar.

Sektor industri dasar dan aneka industri paling menekan laju IHSG . Kedua sektor tersebut tumbang masing-masing -3,89 persen dan -2,06 persen.

Nilai tukar rupiah -0,15% ke level Rp14.380. (pukul 16.00 pm)


Bursa Asia

Indeks saham di Asia tumbang pada perdagangan sesi sore, hari Selasa (3/7). Market saham China memantul naik setelah turun tajam pada perdagangan sesi pagi seiring pasar saham regional bergerak mixed. Sementara itu, para pemodal khawatir relasi dagang China dengan USA terus membebani sentimen regional.

Pasar saham China rebound, setelah turun tajam di sesi pagi. Indeks Shanghai menguat setelah pada sesi trading kemarin menyentuh posisi terendah jika dihitung sejak 2 tahun terakhir. Indeks Shenzhen naik 0,76 persen.

Bursa saham Hong Kong kembali beroperasi setelah pada trading kemarin libur. Indeks Hang Seng tumbang seiring tekanan pada saham sektor jasa dan material yang menjadi lokomotif pelemahan. Saham sektor finansial juga melemah. Saham HSBC turun 1,83 persen. Tencent turun 0,71 persen.

Sementara pasar saham Jepang juga dalam posisi tertekan. Indeks Nikkei 225 turun 26,39 poin meskipun saham-saham airlines dan tambang minyak menguat di tengah mayoritas sektor saham melemah.

Di bursa Korsel, Indeks Kospi bergerak flat. Sektor manufaktur dan tekno bergerak mixed. Saham unggulan, Samsung Electronics naik 1,32 persen. Sebaliknya harga saham Posco turun 0,32 persen.

Pasar saham Australia ke arah zona hijau setelah Indeks S&P/ASX200 naik 0,52 persen.

Para pemodal bersikap hati-hati seiring pasar terus mencermati perkembangan sentimen relasi dagang global. Batas waktu makin dekat guna melihat USA menerapkan tarif impor 25 persen terhadap produk impor dari China senilai 34 miliar USD dari 800 kategori produk. China juga mengumumkan tindakan balasan terhadap produk impor dari USA.

USA juga terikat sengketa dagang dengan beberapa negara mitra dagangnya seperti Kanada dan Uni Eropa. USA menghadapi penerapan tarif impor barang dari USA senilai 300 miliar USD jika pemerintahan Trump menerapkan tarif impor terhadap produk otomotif Eropa.

Pasar saham Eropa dan Asia berakhir melemah pada sesi perdagangan Senin kemarin di tengah kekhawatiran investor terhadap potensi perang dagang. Di bursa Asia, Indeks Shanghai menjadi lokomotif pelemahan turun 2,52 persen.

Chief Investment Officer DBS Bank, Hou Wey Fook menilai dalam jangka pendek akan terdapat gejolak volatilitas dan eskalasi volatilitas artinya mengarah ke bearis market. "Saya tidak setuju, pasar sudah bearish. Situasi global, pertumbuhan global stabil, inflasi terkontrol, jadi hal tersebut benar-benar daya tarik bagi aset berisiko," ujarnya.

Indeks dolar AS pada posisi 94,925 (pukul 11.24 am) atau melemah dibandingkan dengan sesi sebelumnya ke kisaran level 95. Sedangkan nilai tukar USD terhadap yen ke posisi 110.86.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,12% ke posisi 21.785,54.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,41% ke level 28.545,57.

Indeks Shanghai (China) +0,41% ke posisi 2.786,89.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,09% ke level 3.235,90.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Selasa (3/7) pagi waktu setempat. Namun kekhawatiran terhadap perang dagang yang berlarut-larut terlihat membatasi penguatan.

Indeks FTSE (Inggris) +0,37% ke posisi 7.575.

Indeks DAX (Jerman) +1,16% ke level 12.380.

Indeks CAC (Perancis) +0,95% pada posisi 5.326.


Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Selasa (3/7) sore setelah Libya mendeklarasikan force majeure pada ekspornya. Sementara penurunan pasokan Kanada menolong kenaikan minyak USA ke level yang belum tertoreh sebelumnya.

Harga minyak Brent naik 45 sen ke posisi USD77,75 per barel. Sementara minyak WTI naik 90 sen ke level USD74,84 per barel. (08.10 GMT)


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author