Bursa Sore: Kebijakan BI Dongkrak Penguatan IHSG

Bursa Sore: Kebijakan BI Dongkrak Penguatan IHSG

Posted by Written on 29 June 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak solid ke zona hijau pada sesi sore perdagangan hari Jumat (29/6). IHSG menguat +2,33 persen (+131 poin) ke level 5.799 setelah turun signifikan pada perdagangan kemarin.

"Kenaikan tersebut dipicu oleh menguatnya indeks di bursa global serta keputusan BI untuk menaikkan tingkat suku bunga sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen dari sebelumnya 4,75 persen," kata Tim Riset Indo Premier Sekuritas.

Indeks LQ45 +3,17% ke level 908 poin. IDX30 +3,12% ke level 493 poin. Indeks JII +3,45% ke level 654. Indeks Kompas100 +2,99% ke level 1.174. Indeks Sri Kehati +3,21% ke posisi 335. Indeks Sinfra18 +2,95% ke level 301.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah SWATBMTRERAABBRITNCAKREN, dan IMAS.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain BUMIPGASPTPPADROBMTRANTM dan INTP.

Saham Top Loser LQ45 antara lain JSMR dan ADHI.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp9,35 triliun dengan volume trading sebanyak 3,42 miliar saham. Pemodal asing aksi beli bersih (net buy) senilai Rp69,92 miliar.

Nilai tukar rupiah -0,17 persen di posisi Rp14.307 per USD. (16.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia masih bergerak menguat pada perdagangan sesi sore hari Jumat (29/6). Pasar saham regional berbalik menguat seiring recovery bursa saham China dari keterpurukan di tengah kekhawatiran terhadap perang dagang antara USA dan China.

Bursa saham Jepang berbalik menguat setelah tertekan di sesi pagi. Indeks Nikkei 225 naik 34,12 poin. Saham-saham farmasi memimpin penguatan di tengah pelemahan nilai tukar yen ke posisi 110,62 terhadap dolar AS (pukul 3.04 pm).

Terangkat 0,51 persen Indeks Kospi ke zona hijau. Sebagian besar saham tekno unggulan menguat disertai sektor finansial yang juga berkontribusi terhadap penguatan indeks setempat.

Di bursa Australia Indeks S&P/ASX200 turun 0,33 persen. Sedangkan market saham China bangkit setelah tertekan pada beberapa sesi belakangan. Indeks Shanghai ke zona positif dan Indeks Shenzhen naik 3,26 persen. Penguatan bursa Hong Kong mendapat sokongan sektor consumer dan IT mengantarkan Indeks Hang Seng menguat.

Rebound terjadi setelah China pada Kamis kemarin mengambil kebijakan mengurangi larangan investasi asing di industri seperti perbankan. Walaupun menguat, indeks shanghai dan Shenzhen yang adalah benchmark masih berada di area bearish yang artinya turun 20 persen dari level tertinggi terkini. Secara kuartalan Indeks Shanghai turun 12 persen.

Chief Economist Standard Chartered Global, David Mann berpendapat konsekuensi normalisasi kebijakan moneter USA secara moderat mengantarkan kenaikan inflasi dan tensi hubungan dagang USA-China di posisi atas daftar kekhawatiran tetapi tidak mengubah optimisme pandangan terhadap pertumbuhan ekonomi global. 

Menurutnya bagaimanapun kombinasi memburuknya hubungan perdagangan, harga minyak dan pandangan hawkish the Fed dapat meningkatkan kepercayaan diri pada waktu-waktu selanjutnya di tahun 2018.

"Krisis nilai tukar yuan dan pasar saham China mengantarkan pasar saham emerging market dalam tekanan disertai kenaikan harga minyak tidak menolong satu sama lainnya," kata Rodrigo Catril, Senior Analis Money Market National Australia Bank seperti dikutip dari risetnya.

Data yang dirilis hari ini menunjukkan persentase pengangguran di Jepang turun ke posisi terendah dalam lebih dari 25 tahun terakhir. Produksi industri Jepang turun 0,2 persen atau lebih rendah dari perkiraan turun 11,1 persen. Data Indeks Non Manufaktur China akan dirilis pada hari Sabtu esok.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,15% ke posisi 22.304,51.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,61% ke level 28.955,11.

Indeks Shanghai (China) +2,17% ke posisi 2.847,42.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,34% ke level 3.268,70.


Bursa Eropa

Market saham Eropa menguat di menit-menit awal perdagangan hari Jumat (29/6) pagi waktu setempat. Hal tersebut terjadi setelah para pemimpin Eropa mencapai kata sepakat penangangan imigrasi walaupun sentimen pasar yang mendasari diliputi kecemasan gesekan perang dagang yang sedang berlangsung.

Indeks FTSE (Inggris) +0.99% ke posisi 7.691,24.

Indeks DAX (Jerman) +1.50% ke level 12.360,47.

Indeks CAC (Perancis) +1.33% pada posisi 5.345,60.


Oil

Harga minyak melemah pada perdagangan hari Jumat (28/6) pagi. Tekanan harga terjadi di tengah kecemasan atas friksi dagang antara USA dan negara mitra lainnya walaupun kondisi pasar minyak masih ketat karena faktor penurunan suplai dan secara umum demand yang menguat.

Harga minyak Brent drop 31 sen ke posisi USD77,45 per barel. Sementara minyak WTI drop 39 sen ke level USD73,06 per barel. Minyak WTI sempat ke level tertinggi USD74,03 jika dihitung sejak Nopember 2014 pada perdagangan hari Kamis.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author