Bursa Sore: Mata Uang Emerging Market Tertekan, IHSG Takluk di Ujung Perdagangan

Bursa Sore: Mata Uang Emerging Market Tertekan, IHSG Takluk di Ujung Perdagangan

Posted by Written on 27 June 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berujung ke zona merah pada menit-menit akhir perdagangan hari Rabu (27/6). IHSG tergerus -0,65 persen (-39 poin) ke level 5.787.

Indeks LQ45 -0,78% ke level 903 poin. IDX30 -0,64% ke level 490 poin. Indeks JII -1,29% ke level 649. Indeks Kompas100 -0,61% ke level 1.170. Indeks Sri Kehati -0,27% ke posisi 333. Indeks Sinfra 18 +0,22% ke level 303.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah SWATAISATLKMKRENADROBBRI, dan ASII.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain MYRXEXCLJSMRPWONSSMSBBRI dan SMGR.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BBCAAKRAUNVRBMRIBJBRLPKR, dan BSDE.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp7,38 triliun dengan volume trading sebanyak 89,50 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp539,66 miliar.

Sektor aneka industri dan tambang menjadi penekan utama IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -3,1 persen dan -1,73 persen. Saham mining yang melorot di antaranya INCOPTBAITMGADROANTMTINSBUMIENRG dan DOIDSedangkan saham aneka industri yang tertekan antara lain IMASADMGINDSGJTLLPIN dan ASII.

Nilai tukar rupiah -0,23 persen di posisi Rp14.229 per USD. (16.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada sesi sore perdagangan hari Rabu (27/6). Bursa saham China menjadi lokomotif pelemahan di tengah sikap para investor yang mencermati pelemahan yuan di saat terjadi kekhawatiran pada perang dagang.

Dimotori saham-saham bank dan otomotif, Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang turun 70,23 poin. Tetapi saham-saham energi menguat terdongkrak lonjakan harga minyak. Akan tetapi saham-saham ekspedisi dan transportasi bergerak melemah.

Indeks Kospi di pasar saham Korsel melorot 0,38 persen. Penguatan saham-saham blue chip di sektor tekno gagal mendorong penguatan pasar saham Korsel di tengah pelemahan sektor saham lainnya di antaranya otomotif dan manufaktur. Harga saham tekno seperti Samsung Electronics dan SK Hynix naik masing-masing 2,02 persen dan 1,07 persen. Sedangkan harga saham unggulan pabrikan baja, Posco tumbang 3,22 persen.

Market saham China melemah setelah Indeks Shanghai berhasil tertekan namun Indeks Shenzhen turun 1,29 persen. Adapun bursa saham Hong Kong menyerah ke zona merah setelah pada sesi pagi sempat di zona positif seiring tekanan pada Indeks Hang Seng.

Sementara Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak stagnan, turun tipis -0,03 persen. Saham sektor energi menguat 1,24 persen seiring kenaikan harga komoditas minyak mentah. Saham tambang minyak seperti Woodside Petroleum naik 1,39 persen dan Santos naik 2,17 persen.

Sesi trading market saham Asia mixed seiring penguatan tipis bursa saham Wall Street dengan penguatan saham-saham energi yang berkontribusi terhadap kenaikan indeks. Pada perdagangan awal pekan bursa Wall Street tertekan mengantisipasi kelanjutan kebijakan perdagangan Presiden USA Donald Trump terhadap China.

Senior Ekonom pada lembaga Aberdeen Standard Investments, Alex Wolf menyebut bawah pasar terus mengarah ke isu kebijakan hubungan dagang. "Pertanyaan menjengkelkan pasar adalah apakah hal ini dapat dinegosiasikan atau bagian dari strategi periode waktu lebih lama dengan tujuan restrukturisasi hubungan dagang antara China dan USA," ujarnya.

Indeks dolar AS menguat ke posisi 94,612 (pukul 2.50 pm). Ketegangan perang dagang berkontribusi terhadap penguatan dolar AS dalam jangka pendek. Sedangkan nilai tukar USD terhadap yen naik tipis di posisi 109,80 yen. Mata uang yuan memperpanjang pelemahan ke level terendah dalam 6 bulan. Di pasar on shore yuan gi level 6,5930 terhadap USD.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,31% ke posisi 22.271,77.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,82% ke level 28.356,26.

Indeks Shanghai (China) -1,10% ke posisi 2.813,18.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,85% ke level 3.252,98.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah di menit-menit awal perdagangan hari Rabu (27/6) pagi waktu setempat di tengah penguatan harga minyak setelah USA bergerak menekan sekutunya untuk setop beli minyak dari Iran.

Indeks FTSE (Inggris) -0.16% ke posisi 7.526,13.

Indeks DAX (Jerman) -0.54% di level 12.168,53.

Indeks CAC (Perancis) -0.42% pada posisi 5.259,22.


Oil

Harga minyak melaju positif pada perdagangan hari Rabu (27/6) sore. Posisi naik harga minyak terdorong oleh pengurangan suplai dari Libya serta Kanada setelah pejabat Amerika Serikat mengatakan semua negara harus setop impor minyak dari Iran mulai Nopember.

Harga minyak Brent naik 30 sen ke posisi USD76,61 per barel (pukul 08.00 GMT). Sementara minyak WTI naik 25 sen ke level USD70,78 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author