Bursa Siang: Komoditas Oil Naik Signifikan, IHSG Bertahan Menguat

Bursa Siang: Komoditas Oil Naik Signifikan, IHSG Bertahan Menguat

Posted by Written on 27 June 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ke zona hijau pada sesi jeda perdagangan hari Rabu (27/6). IHSG melaju +0,49 persen (+28 poin) ke level 5.854.

Indeks LQ45 +0,33% ke level 913 poin. IDX30 +0,47% ke level 495 poin. Indeks JII +0,22% ke level 659. Indeks Kompas100 +0,45% ke level 1.182. Indeks Sri Kehati +0,93% ke posisi 337. Indeks Sinfra 18 +0,90% ke level 305.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah SWATAISAFRENBKSLINKPBMRI, dan MABA.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain MYRXEXCLTLKMUNVR, WSKTL, JSMR dan AKRA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain PTBAADHIADROBSDEINDFANTM, dan BJBR.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,50 triliun dengan volume trading sebanyak 47,26 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp164,05 miliar.

Sektor tambang dan infrastruktur menjadi penopang utama laju kenaikan IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing 1,53 persen dan 1,36 persen. Saham mining yang menguat di antaranya MEDCENRGITMG

Sedangkan saham infra yang melaju antara lain TLKMJSMRBIRDISAT dan PGAS. Penguatan sektor mining terkait lonjakan harga minyak yang naik signifikan.

Nilai tukar rupiah -0,13 persen di posisi Rp14.215 per USD. (12.00 pm).


Bursa Asia

Sebagian besar market saham Asia bergerak variatif pada sesi pagi perdagangan hari Rabu (27/6) seiring lonjakan harga minyak mentah gobal serta sikap investor yang menjadikan tensi relasi dagang global sebagai perhatian utama.

Dimotori saham-saham finansial dan utiliti, Indeks Nikkei 225 di bursa saham Jepang bergerak ke zona merah. Tetapi saham-saham energi menguat menyusul dorongan dari lonjakan harga minyak yang terjadi pada akhir sesi semalam. Akan tetapi saham-saham ekspedisi dan transportasi bergerak melemah.

Indeks Kospi di pasar saham Korsel melorot 0,17 persen. Penguatan saham-saham blue chip di sektor tekno gagal mendorong penguatan pasar saham Korsel di tengah pelemahan sektor saham lainnya di antaranya otomotif dan sektor pabrikan baja. Harga saham tekno seperti Samsung Electronics dan SK Hynix naik masing-masing 0,32 persen dan 1,78 persen. Sedangkan harga saham unggulan pabrikan baja, Posco tumbang 1,61 persen.

Market saham China variatif setelah Indeks Shanghai berhasil menguat namun Indeks Shenzhen bergerak flat. Adapun bursa saham Hong Kong di zona positif seiring penguatan Indeks Hang Seng.

Sementara Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak stagnan, turun tipis -0,03 persen. Saham sektor energi menguat 1,35 persen seiring kenaikan harga komoditas minyak mentah. Saham tambang minyak seperti Woodside Petroleum naik 1,5 persen dan Santos naik 2,09 persen.

Sesi trading market saham Asia mixed seiring penguatan tipis bursa saham Wall Street dengan penguatan saham-saham energi yang berkontribusi terhadap kenaikan indeks. Pada perdagangan awal pekan bursa Wall Street tertekan mengantisipasi kelanjutan kebijakan perdagangan Presiden USA Donald Trump terhadap China.

Indeks dolar AS menguat ke posisi 94,610 (pukul 9.34 am). Ketegangan perang dagang berkontribusi terhadap penguatan dolar AS dalam jangka pendek. Sedangkan nilai tukar USD terhadap yen naik tipis di posisi 109,90 yen.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,23% ke posisi 22.291,40. (11.46 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,58% ke level 28.713,80.

Indeks Shanghai (China) -0,45% ke posisi 2.831,58.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,20% ke level 3.287,45. (12.00 pm)


Oil

Harga minyak melaju positif pada perdagangan hari Rabu (27/6) pagi. Posisi naik harga minyak terdorong oleh pengurangan suplai dari Libya serta Kanada setelah pejabat Amerika Serikat mengatakan semua negara harus setop impor minyak dari Iran mulai Nopember.

Harga minyak Brent naik 29 sen ke posisi USD76,60 per barel (pukul 01.11 GMT). Sementara minyak WTI naik 26 sen ke level USD70,79 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author