Bursa Siang: Abaikan Sentimen Regional, IHSG Melaju Positif

Bursa Siang: Abaikan Sentimen Regional, IHSG Melaju Positif

Posted by Written on 26 June 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ke zona hijau pada sesi jeda perdagangan hari Selasa (26/6). setelah sempat melemah di awal sesi. IHSG melaju +0,17 persen (+9 poin) ke level 5.868.

Indeks LQ45 +0,17% ke level 920 poin. IDX30 +0,28% ke level 499 poin. Indeks JII -0,01% ke level 658. Indeks Kompas100 +0,19% ke level 1.188. Indeks Sri Kehati -0,18% ke posisi 338. Indeks Sinfra 18 -0,46% ke level 303.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah SWATBBRIBMTRKPALTLKMADRO, dan INKP.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain AKRAHMSPINDYASIISRILINTP dan GGRM.

Saham Top Loser LQ45 antara lain UNVRBBCABMRIINDFKLBFSSMS, dan WSBP.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,45 triliun dengan volume trading sebanyak 46,60 juta lot saham. 

Pemodal asing aksi jual bersih (net Sell) senilai Rp211,10 miliar. Sektor konsumer menjadi lokomotif penguatan IHSG setelah naik paling signifikan sebesar +1,22 persen. Saham konsumer yang menguat HMSPMYORGGRM dan ICBP.

IHSG mengabaikan gerak sebagian besar indeks regional yang tertekan. Bursa saham regional pada sesi pagi ini terkoreksi seiring masih adanya kekhawatiran terhadap eskalasi perang dagang antara USA dan China.

Nilai tukar rupiah -0,14 persen di posisi Rp14.175 per USD. (12.00 pm).


Bursa Asia

Pasar saham Asia tumbang pada sesi pagi perdagangan hari Selasa (26/6) dimotori bursa saham China. Para pemodal mencermati eskalasi perang dagang China dan USA.

Indeks saham di pasar Asia yang melemah di antaranya Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang. Indeks Shanghai dan Indeks Shenzhen di bursa Tiongkok. Begitu pula dengan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong.

Market saham Korsel juga melemah setelah Indeks Kospi turun 0,92 persen serta Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia yang terkoreksi -0,4 persen.

Sebagian besar saham-saham tekno dan otomotif di bursa Jepang ke zona merah. Saham Toyota dan SoftBank Group turun masing-masing 0,27 persen dan 2,93 persen. Sedangkan di bursa Hong Kong Indeks saham properti dan konstruksi menjadi lokomotif pelemahan.

"Bursa saham Asia mungkin masih terhadang dalam trading jangka pendek karena para pemodal cenderung memilih untuk tidak berisiko seiring ketidakpastian perang dagang global yang meningkat," kata tim analis OCBC Bank dalam riset kepada para kliennya.

Indeks dolar AS naik tipis ke posisi 94,191 setelah terkoreksi pada sesi sebelumnya. Sedangkan nilai tukar USD terhadap yen ke level 109,41 (pukul 10:35 am).

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,01% ke posisi 22.340,45. (11.41 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,22% ke level 28.898,64.

Indeks Shanghai (China) -0,82% ke posisi 2.835,88.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,14% ke level 3.256,29. (12.00 pm)


Oil

Harga minyak melaju positif pada perdagangan hari Selasa (26/6) pagi. Ketidakpastian ekspor minyak Libya meskipun rencana OPEC untuk menaikkan produksi terus berfungsi sebagai peredam.

Harga minyak Brent naik 15 sen ke posisi USD74,88 per barel (pukul 04.33 GMT). Sementara minyak WTI naik 23 sen ke level USD68,31 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author