Bursa Pagi: Global-Regional Berguguran, Potensi IHSG Tertahan di Area Negatif

Bursa Pagi: Global-Regional Berguguran, Potensi IHSG Tertahan di Area Negatif

Posted by Written on 22 June 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (22/6), bursa saham Asia dibuka cenderung melemah, melanjutkan tekanan pelemahan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street tertekan kekhawatiran investor terhadap kelanjutan sengketa dagang AS-China.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan pergerakan indeks ASX 200, Australia yang cenderung mendatar ditopang kenaikan harga saham sektor keuangan, di tengah kejatuhan harga saham telekomunikasi dan pertambangan. Indeks menguat tipis 0,07% (4,50 poin) di posisi 6.236,60 pada pukul 8:10 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meluncur turun 1,03% (-234,61 poin) ke level 22.458,43, setelah dibuka melorot 0,97% dipimpin kejatuhan harga saham sektor otomotif sebesar 1,65%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,43% dan berlanjut melemah 0,31% menjadi 2.330,53.

Lanjutkan tren pelemahan indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,27% (-80,5 poin) menjadi 29.215,54 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China anjlok 0,70% ke level 2.855,58.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks saham acuan di bursa global dan regional, setelah gagal bertahan di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup anjlok 1,05% ke level 5.822. Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berada dalam rentang konsolidasi di tengah capital outflow yang masih terjadi. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya peluang technical rebound di zona jenuh jual, namun tertahan area negatif.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, terkoreksinya bursa global dan regional yang dipicu oleh isu perang dangan antara Amerika dan China diprediksi akan menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan. Sementara itu terkoreksinya harga komoditas dan melemahnya nilai tukar rupiah akan menjadi tambahan sentimen negatif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak melanjutkan pelemahan dengan rentang support di level 5.760 dan resistance di 5.860.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ADRO (Spec Buy, Support: Rp1.975, Resist: Rp2.050), ASRI (Buy on Weakness, Support: Rp352, Resist: Rp360), PGAS (Spec Buy, Support: Rp2.030,Resist: Rp2.150), KAEF (Buy on Weakness, Support: Rp2.520, Resist: Rp2.600).



Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi kembali melorot, memasuki sesi kedelapan berturut-turut, dipicu kekhawatiran perang dagang AS-China. Caterpillar dan Boeing rontok 2,5% dan 1,5% karena memiliki ekspos bisnis yang besar dengan China. Saham otomotif anjlok setelah Daimler memangkas proyeksi laba 2018 terkait dampak bea masuk impor terhadap laba. General Motors anjlok 2,0%, Ford merosot 1,4% dan Tesla Motors terpenggal 4,1%. Perusahaan ritel online berguguran karena Mahkamah Agung AS memutuskan negara bagian memiliki hak luas untuk mengenakan pajak penjualan barang dan jasa secara online. Amazon turun 1,1% dan eBay terperosok 3,2%. Intel anjlok 2,4% karena masalah internal.

Dow Jones Industrial Average anjlok 0,8% (-196,10 poin) ke level 24.461,70.

Standard&Poor's 500 melorot 0,63% (-17,56 poin) menjadi 2.749,76.

Nasdaq Composite terjungkal 0,88% (-68,56 poin) ke posisi 7.712,95.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 2,17% menjadi USD23,45.
Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir turun tajam, diwarnai ketegangan di pasar minyak menjelang akhir pertemuan OPEC yang kemungkinan akan memutuskan peningkatan produksi minyak mentah. Indeks European-Stoxx 600 rontok 0,90% menjadi 380,85 dipimpin kejatuhan harga saham sektor otomotif sebesar 3,29% terseret pemberitaan Daimler yang memangkas proyeksi pendapatan 2018. Saham Daimler, BMW dan Porsche semuanya turun tajam. Saham perbankan Italia Unicredit, Ubi Banca dan Intesa Sanpaolo berguguran menyusul laporan bahwa euroskeptic telah ditunjuk untuk komite keuangan Senat Italia. Raksasa utilitas Prancis EDF melonjak 5,26%, di tengah spekulasi pemisahan divisi tenaga nuklir dan energi terbarukan. Novo Nordisk Denmark melompat 3,69%, setelah menyelesaikan uji coba obat diabetes oral.

FTSE 100 London terpangkas 0,93% (-70,96 poin) menjadi 7.556,44.

DAX 30 Frankfurt tergerus 1,44% (-183,25 poin) ke level 12.511,91.

CAC 40 Paris terpotong 1,05% (-56,30 poin) ke posisi 5.316,01.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup tergelincir dari level tertinggi sebelas bulan dihantam aksi ambil untung. Indeks aktivitas bisnis Mid-Atlantic Amerika periode Juni yang dirilis Federal Reserve Philadelphia turun dari 34,4 menjadi 19,9, penurunan paling tajam sejak Januari 2014 sehingga mendorong aksi profit taking. Imbal hasil yang lebih rendah pada US Treasury AS dan grafik support euro yang berada di area USD1,15 juga berkontribusi terhadap pelemahan dolar.

Indeks dolar, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju urun 0,28% menjadi 94,862. Poundsterling pulih dari posisi terendah tujuh bulan karena ekonom Bank of England mendukung kebijakan kenaikan suku bunga. Euro bangkit dari posisi terendah sebelas bulan menjadi USD1,1618.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.16060.0002+0.02%7:22 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.32460.0006+0.05%7:22 PM
Yen (USD-JPY)109.93-0.06-0.05%7:22 PM
Yuan (USD-CNY)6.49320.0194+0.30%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,101.50169.50+1.22%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 22/6/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun. Harga minyak mentah Brent jatuh lebih dari 2%, menjelang pertemuan OPEC , Jumat ini, yang diperkirakan akan meningkatkan output untuk menstabilkan harga. Arab Saudi memperingatkan masalah kekurangan pasokan dan reli harga, tetapi Iran meyakini OPEC tidak dapat mencapai keputusan kompromi. Harga minyak WTI sedikit tertolong dari tekanan penurunan tajam, setelah Genscape menyebutkan, persediaan minyak AS di Cushing, Oklahoma, hingga 19 Juni lalu turun 2,3 juta barel, mengurangi kekhawatiran bahwa lonjakan produksi AS akan melampaui permintaan. Data Badan Informasi Eneri AS menyebutkan persediaanminyak komersial AS turun 5,9 juta barel hingga akhir pekan lalu menjadi 426,53 juta barel.

Harga minyak berjangka Brent, turun USD1,69 (-2,3%) menjadi USD73,05 per barel.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Agustus, turun 17 sen menjadi USD65,54 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir cenderung stabil bangkit dari level terendah enam bulan, terangkat oleh penurunan dolar AS. Dolar jatuh dari level tertinggi sebelas bulan karena indeks aktivitas bisnis Mid-Atlantic Amerika versi Federal Reserve Philadelphia, turun ke tingkat terendah satu setengah tahun, sehingga memicu profit taking. Para pedagang mengatakan mereka melihat pembelian emas dalam jumlah besar yang berasal dari Rusia. Rusia diduga berusaha menstabilkan mata uangnya menghadapi tekana penurunan harga minyak.

Harga emas di pasar spot bergerak di kisaran USD1.268,05 per ounce.

Harga emas untuk kontrak pengiriman Agustus turun USD4 menjadi USD1.270,50 per ounce.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author