Bursa Sore: Profit Taking Jelang Libur Panjang Tekan IHSG

Bursa Sore: Profit Taking Jelang Libur Panjang Tekan IHSG

Posted by Written on 06 June 2018


Ipotnews - Laju Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tertahan ke zona merah pada akhir perdagangan hari Rabu (6/6). IHSG turun -0,31 persen (-20 poin) ke level 6.069.

Indeks Kompas100 -0,43% ke posisi 1.248. Indeks LQ45 -0,45% ke level 969 poin. Indeks JII -0,88% ke 693 poin. IDX30 -0,47% ke level 526 poin. Indeks Sri Kehati -0,24% ke posisi 359. Indeks Sinfra 18 -1,08% ke level 330.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah VRNAANTMINKPERAAEXCLBBRI, dan KREN.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain ANTMMNCNINCOEXCLSRILPWON dan BBCA.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BBNIBMRIKLBFASIIMYRXSSMS, dan BBTN.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp11,44 triliun dengan volume trading sebanyak 160,58 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai Rp502,37 miliar.

Sektor agri dan basic industri menjadi penekan utama IHSG . Kedua sektor tersebut turun masing-masing 1,67 persen dan 1,41 persen. Saham-saham agri yang melemah LSIP dan AALI. Adapun saham-saham basic industri yanglesu SMGRINTPTKIM dan INKP.

"Aksi ambil untung investor menjelang libur panjang menjadi katalis negatif bagi indeks," demikian menurut penilaian Tim Riset Indo Premier Sekuritas.

Nilai tukar rupiah +0,17 persen di posisi Rp13.859 per USD. (16.00 pm).



Bursa Asia

Market saham Asia finis menguat pada trading hari Rabu (6/6). Sebagian besar indeks saham regional di zona hijau sekalipun masih ada kegelisahan atas potensi perang dagang yang berlarut-larut.

Saham-saham energi yang pulih mengantarkan Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo naik 86 poin. Saham-saham tekno di bursa Tokyo juga menguat berkat dukungan penguatan perusahaan sejenis di bursa USA. Sementara itu saham-saham konsumer melemah. Indeks Topix naik 0,15 persen.

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong melaju positif di tengah penguatan yang kian meluas disertai saham IT yang tampil terbaik. Saham AAC Technologies menjadi top gainer setelah naik 8,12 persen. Saham Sunny Optical naik 4,81 persen.

Market saham China daratan juga berakhir di zona hijau meski hanya naik tipis. Indeks Shanghai finis ke area positif setelah sempat bergerak melemah di sesi pagi. Indeks Shenzhen naik 0,08 persen.

Penguatan terjadi di bursa Australia dimana Indeks S&P/ASX200 naik 0,5 persen ditopang oleh saham-saham resources dan produsen minyak. Harga saham pertambangan, Rio Tinto dan BHP naik masing-masing 2,51 persen dan 1,99 persen.

Meskipun sentimen investor menguat tetapi kekhawatiran terhadap relasi dagang global masih berlarut-larut. Wall Street Journal memberitakan bahwa China setuju membeli hampir 70 miliar USD produk agri dan energi dari USA jika negara tersebut menahan diri untuk menerapkan tarif terhadap produki impor dari China.

"Sudah barang tentu, Trump merupakan pihak yang menjadi perhatian utama seperti biasanya," kata Brett McGonegal, Chief Executive of Capital Link International seperti dikutip cnbc.

McGonegal berpendapat dengan isyarat China bersedia membuka negosiasi, ini tetap harus dilihat apakah USA ke depan akan mengubah (kebijakan) menyusul ancaman hubungan dagang yang telah dibuatnya.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,38% ke posisi 22.625,73.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,53% ke level 31.259,10.

Indeks Shanghai (China) +0,03% ke posisi 3.115,18.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,6% ke level 3.462,37.



Bursa Eropa

Market saham Eropa ke zona positif pada menit-menit perdagangan hari Rabu (6/6) pagi waktu setempat. Para pemodal fokus kepada perkembangan politik di Eropa serta polemik hubungan dagangan USA dan China.

Indeks FTSE (Inggris) +0.27% ke level 7.707,28.

Indeks DAX (Jerman) +0.24% di posisi 12.817,52.

Indeks CAC (Perancis) +0.14% pada level 5.468,50.



Oil

Harga minyak menguat pada perdagangan hari Rabu (6/6) sore setelah Venezuela meningkatkan prospek pengendalian ekspor minyak. Tetapi penguatan tersebut telah terbatas di tengah laporan yang berkembang bahwa pemerintah USA telah meminta Arab Saudi dan beberapa negara OPEC untuk menaikkan produksi.

Harga minyak Brent naik 78 sen ke posisi USD76,16 per barel (pukul 06.45 GMT). Sementara minyak WTI naik 33 sen ke level USD65,85 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author