Bursa Sore: Apresiasi Rupiah Menopang Penguatan IHSG

Bursa Sore: Apresiasi Rupiah Menopang Penguatan IHSG

Posted by Written on 05 June 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melaju ke zona hijau pada perdagangan hari Selasa (5/6). IHSG menguat +1,23 persen (+73 poin) ke level 6.088.

Indeks Kompas100 +1,44% ke posisi 1.253. Indeks LQ45 +1,22% ke level 973 poin. Indeks JII +2,45% ke 699 poin. IDX30 +1,23% ke level 529 poin. Indeks Sri Kehati +1,05% ke posisi 359. Indeks Sinfra 18 +1,72% ke level 333.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah TLKMIMASINKPERAAVRNABBRI, dan INDY.

Saham Top Gainer LQ45 antara lain BMTREXCL,TRAM, INDYTLKMKLBF dan UNVR.

Saham Top Loser LQ45 antara lain BMRISCMATPIALPKRBBRISSMS, dan BBCA.

Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp10,84 triliun dengan volume trading sebanyak 129,84 juta lot saham. Pemodal asing aksi bel1 bersih (net buy) senilai Rp89,12 miliar.

Sektor industri dasar dan infrastruktur menjadi penopang utama penguatan IHSG . Saham-saham industri dasar yang menguat di antaranya TKIMINKPINTPBRPTCPINSMGR, dan JPFA. Adapun saham-saham infrastruktur yang melonjak seperti TLKMISATPGASBIRDTOWR dan JSMR.

"Kabar bahwa Morgan Stanley melakukan upgrade terhadap pasar saham Indonesia ke level equalweight dari sebelumnya underweight menambah katalis positif untuk indeks," demikian penilaian Tim Riset Indo Premier Sekuritas. Selain itu menurut Indo Premier, tren penguatan rupiah juga menjadi pemicu penguatan IHSG.

Nilai tukar rupiah -0,06 persen di posisi Rp13.881 per USD. (16.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bangkit pada finis perdagangan hari Selasa (5/6) setelah sempat lesu di sesi pagi. Mayoritas indeks saham regional menguat di tengah menguatnya sentimen investor.

Saham-saham tekno dan ritel menopang penguatan Indeks Nikkei 225 di bursa Tokyo. Pergerakan positif saham tekno dan ritel mengimbangi tekanan yang terjadi pada saham-saham finansial dan tambang minyak.

Indeks Kospi di bursa Korsel menghapus pelemahan yang terjadi di sesi pagi. Kospi finis naik 0,25 persen ditopang kenaikan saham tekno dan manufaktur. Pelemahan terjadi pada Indeks S&P/ASX200 yang turun 0,51 persen. Sektor Saham yang melemah di bursa Australia antara lain finansial, oil mining serta tambang.

Tetapi bursa saham Hong Kong naik. Indeks Hang Seng masih di zona positif seiring kenaikan saham properti dan tekno. Sedangkan bursa saham China ke area positif.

Para pemodal terus mengkhawatirkan perang dagang yang berlarut setelah USA menerapkan tarif bagi produk baja dan alumunium impor dari Uni Eropa, Kanada dan Mexico. Di sisi lain tidak terdapat terobosan dalam putaran negosiasi yang berlangsung baru-baru ini dengan China. Hal ini yang memicu meeting para pemimpin negara-negara G-7 di Kanada pada pekan ini.

ANZ dalam risetnya menyatakan menjelang summit G-7 tersebut, market akan fokus memantau kerja sama multilateral dalam penyelesaian masalah-masalah ekonomi yang mana menjadi sorotan kegelisahan akan perang dagang akhir-akhir ini.

Sedangkan Analis Senior Mitsui Asset Management (berbasis di Tokyo), Masahiro Ichikawa menilai data indikator perekonomian USA yang kuat menempatkan soal fundamental kembali menjadi sorotan sementara kekhawatiran atas situasi politik Italia telah menyurut.

"Fokus perhatian ke depan adalah meeting the Fed dan apakah the Fed memperlihatkan indikasi percepatan kenaikan suku bunga setelah data lapangan kerja memperlihatkan penguatan," kata Ichikawa.

Indeks dolar AS di posisi 94,063. Sedangkan kurs dolar AS terhadap yen di posisi 109,83 (pukul 3.42 pm).

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,28% ke posisi 22.539,54.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,31% ke level 31.093,45.

Indeks Shanghai (China) +0,74% ke posisi 3.114,21.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,48% ke level 3.484,20.


Bursa Eropa

Market saham Eropa ada di zona merah pada menit-menit awal trading hari Selasa (5/6) pagi waktu setempat. Pelemahan tersebut seiring kekhawatiran terhadap perang dagang berdampak bagi pasar global.

Indeks FTSE (Inggris) -0.13% ke level 7.731,49.

Indeks DAX (Jerman) +0.40% di posisi 12.821,24.

Indeks CAC (Perancis) +0.30% pada level 5.489,20.


Oil

Harga minyak rebound pada perdagangan hari Selasa (5/6) setelah melemah pada sesi sebelumnya. Rebound harga minyak terjadi di tengah ekspektasi bahwa persediaan minyak di USA mungkin turun tetapi kenaikan produksi USA dan kekhawatiran OPEC mungkin menaikkan produksi terus menjadi sentimen yang membebani.

Harga minyak Brent naik 25 sen ke posisi USD75,53 per barel (07.17 GMT). Sementara minyak WTI naik 44 sen ke level USD65,19 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author