Bursa Siang: Suku Bunga Acuan Naik, Jeda Perdagangan IHSG di Zona Hijau

Bursa Siang: Suku Bunga Acuan Naik, Jeda Perdagangan IHSG di Zona Hijau

Posted by Written on 18 May 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melaju positif jeda perdagangan hari Jumat (18/5). IHSG menguat +0,29 persen (+16 poin) ke level 5.832.


Indeks Kompas100 +0,4% ke posisi 1191. Indeks LQ45 +0,35% ke level 930 poin. Indeks JII +0,54% ke 664 poin. IDX30 +0,32% ke level 504 poin. Indeks Sri Kehati +0,26% ke posisi 341.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah MNCNBBRIADROTAXIBHITPGASTLKMBWPT

MITI dan ABBA. Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,18 triliun dengan volume trading sebanyak 39,34 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai Rp205,73 miliar.

IHSG bergerak di zona hijau pada perdagangan akhir pekan ini setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan kenaikan suku bunga acuan. BI menaikkan suku bunga acuan 25bps menjadi 4,50 persen.



Nilai tukar rupiah -0,78 persen di posisi Rp14.162 per USD. (11.30 am).

Sector% ChangeTop GainerLast (Rp)Change (+Rp)Top LoserLast (Rp)Change (-Rp)
CONSUMER0,76

TFCO

780115

SQMI

284-62
MINING1,70

EXCL

2.07260

CNTX

550-100
AGRI1,94

FREN

11113

BMAS

326-32
MANUFACTUR0,35

DYAN

9110

YPAS

850-80
MISC -IND-0,86

PNBS

939

CMPP

234-18
FINANCE0,07

PTRO

2.02150

FASW

6-400
INFRASTRUC0,61

CKRA

886

IDPR

725-45
TRADE-0,11

CITA

67045

BIPP

74-4
BASIC-IND0,11

SKYB

45030

MABA

700-35
PROPERTY-0,57

DOID

90555

TIRA

202-10
source: idx.co.id


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Jumat ((17/5) pagi di tengah kekhawatiran para investor terhadap negosiasi hubungan dagang antara China dan USA.

Pasca rilis data inflasi di Jepang, Indeks Nikkei 225 bergerak menguat. Begitu pula dengan Indeks Topix naik 0,32 persen. Kurs yen terhadap dolar AS berlanjut melemah ke level 110,96 (pukul 9.36 am). Indeks Topix ditopang oleh penguatan saham-saham mining dan oil sementara saham-saham consumer melemah. Sektor otomotif dan finansial juga bergerak menguat.

Di bursa Korsel, Indeks Kopsi naik 0,39 persen mendapat dukungan saham unggulan Samsung Electronics yang naik 0,3 persen, menanggalkan koreksi yang terjadi pada sesi kemarin.

Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong naik tipis. Sementara bursa saham China dalam tekanan setelah Indeks Shanghai dan Indeks Shenzhen kompak melemah. Indeks Shenzhen turun 0,26 persen.

Di bursa Australia, Indeks S&P/ASX200 berbalik melemah, turun 0,18 persen setelah sempat menguat di menit-menit awal perdagangan. Penguatan saham health care dan energi diimbangi oleh pelemahan yang terdapat pada saham-saham material dan finansial.

Pergerakan pasar saham regional yang variatif terjadi seiring tekanan yang terjadi pada pasar saham USA sejalan dengan sikap para pemodal di negara tersebut yang mencermati kabar negosiasi dagang USA dan China yang sedang berlangsung dan juga kenaikan suku bunga.

Presiden USA, Donald Trump pada hari Kamis kemarin menyatakan dirinya ragu negosiasi hubungan dagang tingkat pejabat tinggi akan berlangsung sukses karena China dan negara mitra dagang USA lainnnya telah bersikap manja. Komentarnya tersebut bersamaan dengan dimulainnya negosiasi putaran kedua negosiasi hubungan dagang China dan USA di Washington hari Kamis kemarin.

OCBC Bank dalam risetnya menyatakan market mengabaikan hasil kinerja laba emiten dan khawatir atas ketegangan kembali hubungan dagang dan potensinya memangkas rally pasar saham belakangan ini. Pelemahan pasar saham telah terlihat pada beberapa hari terakhir.

Pergerakan kenaikan suku bunga juga menjadi fokus. Yield surat utang pemerintah USA tenor 10 tahun merangkak naik ke level 3,122 persen di sesi terakhir merupakan posisi tertinggi sejak Agustus 2008. Yield tenor 2 tahun dan 5 tahun serta 30 thaun juga menyentuh level tertinggi multi year.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,37% ke posisi 22.923,92. (11.30 am)

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,17% ke level 30.995,72.

Indeks Shanghai (China) +0,28% ke posisi 3.162,97.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,40% ke level 3.522,62. (11.30 am).



Oil

Harga minyak merambat naik pada perdagangan hari Jumat (18/5) pagi seiring pasokan yang ketat sementara demand masih tetap kuat. Di sisi lain sanksi USA terhadap Iran juga ikut menjadi penopang.

Harga minyak Brent naik 27 sen ke posisi USD79,57 per barel (03.10 GMT). Sementara minyak WTI menguat 13 sen ke level USD71,62 per barel.


(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author