Bursa Siang: Market Pantau Dampak The Fed, IHSG Tumbang 140 Poin

Bursa Siang: Market Pantau Dampak The Fed, IHSG Tumbang 140 Poin

Posted by Written on 03 May 2018


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak melemah signifikan pada jeda perdagangan hari Kamis (3/5). IHSG drop -2,33 persen (-140 poin) ke level 5.872.

Indeks Kompas100 -2,75% ke posisi 1205. Indeks LQ45 -2,84% ke level 936 poin. Indeks JII -2,41% ke 678 poin. IDX30 -2,74% ke level 509 poin. Indeks SM Infra18 -2,68% ke posisi 319. Indeks Sri Kehati -2,18% ke posisi 351.

Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah ADROBMTRBBRINICKBBCATLKMZINCBUMIBHIT dan MNCN. Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,57 triliun dengan volume trading sebanyak 41,81 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai - Rp325,16 miliar.


Nilai tukar rupiah -0,22 persen di posisi Rp13.975 per USD. (12.00 pm).

Sector% ChangeTop GainerLast (Rp)Change (+Rp)Top LoserLast (Rp)Change (-Rp)
CONSUMER-2,70

INDR

1.88375

HELI

157-32
MINING-3,73

DFAM

40680

FISH

2.1-380
AGRI-2,19

CTTH

12311

MLPT

650-85
MANUFACTUR-2,19

DNAR

34030

IBFN

95-11
MISC -IND-0,65

INTD

37030

VIVA

288-32
FINANCE-2,42

SRSN

635

ADRO

1.6-175
INFRASTRUC-1,72

GDYR

2.16160

TAXI

111-12
TRADE-2,33

RMBA

35022

POLY

140-15
BASIC-IND-1,98

DPNS

42424

TRAM

284-26
PROPERTY-2,48

BSSR

2.62120

IMJS

685-60
source: idx.co.id


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Kamis (3/5) pagi. Para pemodal mencermati pengakuan the Fed bahwa inflasi bergerak mendekati target. Selain itu juga memonitor negosiasi dagang USA-China pada pekan ini.

Di pasar saham Korsel, Indeks Kospi bergerak dalam tekanan sehingga melemah 0,4 persen. Saham-saham bank dan manufaktur sebagian besar bergerak melemah. Sedangkan saham tekno dan otomotif menuai gain.

Adapun Indeks S&P/ASX200 di pasar saham Australia menguat 0,86 persen di tengah penguatan semua sektor saham. Sektor material dan konsumer menjadi sektor yang paling naik signifikan.

Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong dalam tekanan serta menjadi lokomotif pelemahan pasar saham regional. Saham sektor finansial dan tekno dalam tekanan yang masing-masing turun 1,66 persen dan 1,87 persen.

Sedangkan Indeks Shanghai dan Indeks Shenzhen di pasar saham China kompak berada di area negatif. Indeks Shenzhen turun 0,24 persen. Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) melemah 0,33 persen.

Market regional memantau keputusan the Fed yang tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuan, sebuah pergerakan yang sudah diperkirakan pelaku pasar secara meluas. Bank sentral USA tersebut mencatat inflasi mulai beringsut naik. Dalam pernyataan usai meeting rutin, FOMC menilai secara keseluruhan inflasi dan inflasi beberapa item lain yaitu pangan dan energi bergerak mendekati 2 persen. Hal itu merupakan upgrade dari meeting periode bulan Maret saat FMOC the Fed mencatat bahwa indikator tersebut terus berada di bawah level 2 persen.

"Pernyataan the Fed memperkuat ekspektasi pasar kenaikan suku bunga 25 basis poin pada meeting the Fed bulan Juni," kata Tai Hui, Chief Market Strategist JP Morgan Asset Management.

Negosiasi hubungan dagang USA dan China akan berlangsung pada Kamis dan Jumat pekan ini di Beijing. 

Menkeu USA Steve Mnuchin dan Menteri Perdagangan USA Wilbur Ross akan menjadi delegasi USA. "Ini dapat menjadi sentimen penggerak market tetapi kemungkinan pasar akan lebih besar melemah," kata Robert Carnell, Head of Research ING Asia.

Indeks dolar AS berada di posisi 92,540 (pukul 12.10 pm) atau melemah dibandingkan dengan posisi pada hari sesi Rabu kemarin di level 92,8. Namun indeks dolar AS masih mendekati level tertinggi dalam 4 bulan terakhir. 

Indeks dolar AS melemah sebagai reaksi atas pernyataan the Fed tetapi kemudian mulai menanggalkan pelemahan tersebut. Sedangkan nilai tukar dolar AS terhadap yen di posisi 109,65.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) libur

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,66% ke level 30.213,98.

Indeks Shanghai (China) -0,16% ke posisi 3.076,32.

Indeks Straits Times (Singapura) -1,57% ke level 3.558,43. (12.00 pm).



Oil

Di pasar komoditas Asia, posisi harga minyak terpantau melemah pada perdagangan hari Kamis (3/5) pagi terbebani kenaikan cadangan minyak dan produksi minyak USA yang mencatat rekor secara mingguan. Hal tersebut berlawanan dengan upaya OPEC untuk memangkas pasokan serta mendongkrak harga.

Harga minyak Brent turun 17 sen ke posisi USD73,19 per barel (pukul 04.00 GMT). Sementara minyak WTI drop 11 sen ke level USD67,82 per barel.



(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author