Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Masih Berpeluang Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Masih Berpeluang Rebound

Posted by Written on 27 April 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan di pengujung April, Jumat (27/4), bursa saham Asia dibuka menguat melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang ditopang oleh rilis data kinerja keuangan sejumlah emiten besar.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,6%, didukung penguatan harga saham sektor keuangan sebesar 0,24%, serta sektor energi dan pertambangan masing-masing 0,78% dan 0,7%. Penguatan indeks berlanjut, naik 0,47% (27,90 poin) ke level 5.938,70 pada pukul 8:10 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang juga bergerak naik 0,35% (78,19 poin) ke posisi 22.397,80, setelah dibuka menguat 0,27% jelang rilis proyeksi kebijakan moneter bank sentral Jepang, hari ini. 

Indeks Kospi, dibuka melambung 1,11% dan berlanjut melaju 0,83% menjadi 2.496,24.

Lanjutkan tren penguatan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,98% ke level 30.300,83 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China juga dibuka naik 0,24% menjadi 3.082,41.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini kembali dihadapkan pada tren penguatan indeks di bursa saham global dan regional, setelah gagal keluar dari tekanan jual sepenjang sesi perdagangan kemarin dan ditutup anjlok 2,81% ke level 5.909,198. Namun sejumlah analis tetap memprediksikan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang technical rebound setelah mengalami jenuh jual hingga menekan indeks ke bawah level 6.000.

Tim Riset Indo Premier berpendapat naiknya indeks bursa global dan regional serta naiknya harga komoditas akan menjadi sentimen positif di pasar. Selain itu pernyataan dari Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardoyo yang menyatakan adanya peluang kenaikan suku bunga acuan jika rupiah terus mengalami tekanan, diprediksi akan menjadi tambahan sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 5.840 dan resistance di 5.970.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: CPIN (Spec Buy, Support: Rp3.680, Resist: Rp3.840), INAF (Spec Buy, Support: Rp4.380, Resist: Rp5.175), SIDO (Buy on Weakness, Support: Rp720, Resist: Rp750), SIMP (Buy on Weakness, Support: Rp575, Resist: Rp605). 


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan kenaikan tajam, didorong oleh reli saham Facebook sebesar 9,1%, setelah melaporkan kenaikan laba kuartal pertama 63% menjadi USD5 miliar. Saham Advance Micro Device melambung 14%, sedangkan Amazon, Alphabet, dan Microsoft semua naik sekitar 2,0%. Kenaikan harga saham juga didukung oleh penurunan imbal hasil US Treasury 10 tahun ke bawah 3%, merespon keputusan Bank Sentral Eropa untuk mempertahankan suku bunga. Visa melesat 4,9% setelah menaikkan proyeksi laba dan pendapatan 2018 yang lebih kuat dari perkiraan.

Data pesanan barang tahan lama AS periode Maret naik 2,6% jauh melebihi ekspektasi 1,6%. Klaim tunjangan pengangguran pekan lalu mencapai 209.000 di bawah perkiraan 230.000. Saham Chipotle Mexican Grill meroket 24,6% setelah melaporkan kenaikan laba kuartal pertama 28,9 persen menjadi USD59,5 juta. Sebaliknya ,harga saham penerbangan berguguran setelah melaporkan kinerja keuangan yang melemah. American Airlines merosot 6,4% dan Southwest Airlines, menyusut 1,0%.

Nasdaq Composite Index melambung 1,64% (114,94 poin) ke level 7.118,68.

Dow Jones Industrial Average melaju 0,99% (238,51 poin) ke posisi 24.322,34.

Standard&Poor's 500 melesat 1,04% (27,54 poin) menjadi 2.666,94.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 1,24% menjadi USD25,57.

Bursa saham utama Eropatadi malam juga ditutup menghijau, ditopang rilis laporan keuangan sejumlah emiten. Indeks European-Stoxx 600 menguat 0,94% menjadi 383,75, di tengah lonjakan harga saham sektor otomotif lebih dari 0,7%, dan saham teknologi lebih dari 0,8%. Saham Volkswagen Jerman melonjak 2,6%. Saham pengilangan minyak Neste melambung hampir 17%, setelah melaporkan angka kuartal pertama yang optimistis. 

Namun saham Philips Lighting merosot lebih dari 13% setelah gagal melampaui ekspektasi pendapatan kuartal pertama. Pasar juga merespon positif keputusan ECB untuk mempertahankan suku bunga, dan melemahnya imbal hasil US treasury.

FTSE 100 London naik 0,57% (42,11 poin) menjadi 7.421,43.

DAX 30 Frankfurt melaju 0,63% (78,17 poin) ke posisi 12.500,47.

CAC 40 Prancis melompat 0,74% (40,28 poin) ke level 5.453,58.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir dengan menguat tajam, di tengah kejatuhan euro setelah Presiden ECB Mario Draghi memuji pertumbuhan zona euro yang "solid" tetapi tetap mempertahankan suku bunga. Euro jatuh ke level terendah sejak pertengahan Januari. Dolar AS melanjutkan reli delapan hari, didukung oleh data ekonomi yang kuat. Jumlah warga AS yang mengajukan tunjangan pengangguran pada pekan lalu turun 24.000 dari pekan sebelumnya, menjadi 209.000, ke level terendah sejak awal Desember 1969 yang mencapai 202.000. Defisit perdagangan barang AS periode Maret juga menurun karena pertumbuhan ekspor yang kuat. Indkes Dolar AS yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,43% menjadi USD91,561.



Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.21050.0002+0.02%7:16 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.3915-0.0004-0.03%7:15 PM
Yen (USD-JPY)109.340.04+0.04%7:15 PM
Yuan (USD-CNY)6.33650.0099+0.16%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,890.50-30.50-0.22%4:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 26/4/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat, terpengaruh oleh ekpektasi pembaruan sanksi AS terhadap Iran, penurunan outputVenezuela, dan meningkatnya permintaan global. 

Penguatan indeks dolar AS menahan laju kenaikan harga minyak. Teheran menyatakan tidak akan menerima perubahan apa pun pada kesepakatan nuklir 2015. Washington akan memutuskan pada 12 Mei apakah akan menerapkan sanksi baru terhadap Iran atau mengikuti sikap Eropa yang menentang rencana AS.

Data perdagangan di Thomson Reuters Eikon menunjukkan impor minyak mentah oleh pembeli utama Asia akan mencapai rekor bulan ini. China kemungkinan akan mengambil lebih dari 9 juta bph minyak mentah - hampir sepuluh persen dari konsumsi global, pada akhir April. Persediaan minyak mentah AS pekan lalu naik 2,2 juta barel menjadi 429,74 juta barel. Produksi minyak mentah AS naik 46.000 bph menjadi 10,59 juta bph.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 74 sen menjadi USD74,74 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI, naik 14 sen menjadi USD68,19 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup mendekati posisi terendah lima pekan, tertekan kenaikan imbal hasil obligasi dan apresiasi dolar AS. Investor menunggu rilis data PDB dan inflasi AS, akhir pekan ini. Data ekonomi yang lebih kua dari ekspektasi akan semakin menekan harga emas, setelah mengalmi lonjakan akibat kekhawatiran geopolitikm dan perang dagang AS-China.

Harga emas di pasar spot turun 0,5% menjadi USD1.316,72 per ounce.

Harga emas berjangka turun USD4,90 menjadi USD1.317,90 per ounce.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author