Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan

Posted by Written on 19 April 2018


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis 19/4 dibuka menguat, melanjutkan tren positif di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang menguat moderat, di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas berbasis sumber daya alam.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,6% didukung kenaikan harga saham sektor pertambangan logam yang diwarnai oleh isu sanksi ekonomi negara-negara Barat terhadap Rusia. Laju indeks berlanjut 0,57% (33,70 poin) ke level 5.895,10 pada pukul 8:15 WIB.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melaju 0,74% (162,98 poin) ke posisi 22.321,18, setelah dibuka menguat 0,49%, ditopang oleh kenaikan harga saham sektor transportasi dan industri baja, lebih dari 2%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka cenderung mendatar, naik tipis 0,01% dan berlanjut menguat 0,11% menjadi 2.482,63.

Melanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,82% ke level 30.532,95 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka menguat 0,09% menjadi 3.094,27.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada kecenderungan kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah berhasil berjaya di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin, dan ditutup menguat 0,54% ke level 6.320. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang melanjutkan penguatan didukung rilis data ekonomi terkait BI rate, data kinerja emiten, dan harga komoditas. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan di area negatif sehingga berisiko berlanjut dengan aksi jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat menguatnya indeks bursa global dan regional seiring dengan dilaporkannya kinerja keuangan emiten di kuartal satu, dan naiknya harga komoditasseperti minyak mentah, batubara, nikel dan timah, dipresiksi akan menjadi sentimen positif indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksiakan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.285 dan resistance di 6.345.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: JPFA (Spec Buy, Support: Rp1.530, Resist: Rp1.595), ADHI (Spec Buy, Support: Rp2.110, Resist: Rp2.180), TINS (Spec Buy, Support: Rp1.055, Resist: Rp1.090), TLKM (Spec Buy, Support: Rp3.720, Resist: Rp3.820).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir cenderung menguat, dengan menyisakaan indeks Dow Jones Industrial Average di zona merah. Laporan keuangan perusahaan yang relatif positif dan lonjakan harrga saham terkait minyak bumi menjadi pendorong kenaikan indeks. United Continental naik 4,8%, Southwest Airlines menguat 2,8%, dan perusahaan angkutan kereta api CSX, melonjak 7,9%. Kenaikan harga minyak mendongkrak harga saham Chevron 2,0%, Halliburton 2,4%, dan Apache 3,6%. Saham IBM anjlok 7,5% setelah merilis pospek laba 2018 yang jauh di bawah ekspektasi. Rilis Beige Book mengungkapkan, meski ada kekhawatiran dampak kebijakan perdagangan AS, 12 distrik Federal Reserve melaporkan pertumbuhan ekonomi "sederhana hingga moderat" selama enam pekan terakhir.

Dow Jones Industrial Average turun 0,16% (-38,56 poin) menjadi 24.748,07.

Standard&Poor's 500 naik tipis 0,08% (2,25 poin) di posisi 2.708,64.

Nasdaq Composite menguat 0,19% (14,14 poin) di level 7.295,24.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,58% menjadi USD27,63.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat didukung lonjakan harga saham komoditas sehingga mendorong sentimen investor. Indeks European-Stoxx 600 naik 0,29% menjadi 381,86, didukung kenaikan harga saham sektor berbasis sumber daya alam sebesar 4,37%. Saham Polymetal International melompat 12 persen, setelah melaporkan kenaikan pendapatan 19% (yoy). Saham Total melesat 1,6%, setelah sepakat untuk membeli pesaingnya, Direct Energie. Di sisi lain, harga saham otomotif melorot sekitr 1% terpukul oleh rilis data penjualan yang lebih lemah dari perkiraan. Rilis angka inflasi Inggrismelambat. Harga konsumen tahunan hanya menguat 2,5% pada periode Maret, turun dari 2,7% pada bulan sebelumnya. Sedangkan inflasi di kawasan euro tercatat 1,3 persen, meningkat dari bulan sebelumnya, tetapi lebih rendah dari perkiraan.

FTSE 100 London melonjak 1,26% (91,29 poin) menjadi 7.317,34.

CAC 40 Paris naik 0,5% (26,63 poin) ke level 5.380,17.

DAX 30 Frankfurt menguat 0,04% (5,26 poin) di posisi 12.590,83.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat ditopang oleh penilaian bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga lebih lanjut. Penguatan dolar juga didukung oleh berkurangnya kekhawatiran perang dagang AS-China dan serangan udara Barat terhadap Suriah. Beige Book terbaru The Fed menunjukkan perekonomian AS dengan kecepatan sedang hingga moderat untuk periode Maret hingga awal April. Meski demikian, dolar AS diperkirakan akan tetap di jalur bearish karena ekspektasi defisit perdagangan dan angggaran federal AS akan melambung pada kuartal mendatang. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,12% menjadi 89,623.


Nilai tukar dolar AS di pasar spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.23820.0008+0.06%6:53 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.42070.0004+0.03%6:53 PM
Yen (USD-JPY)107.21-0.02-0.02%6:53 PM
Yuan (USD-CNY)6.2744-0.0081-0.13%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,776.0010.00+0.07%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 18/4/2018 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat, melonjak hampir tiga persen karena penurunan stok minyak AS, dan diwarnai sinyalemen bahwa Arab Saudi menginginkan harga minyak mentah mendekati USD100 per barel. Data Badan Informasi Energi mengungkapkan, stok minyak komersial AS pada pekan lalu merosot 1,1 juta barel, turun lebih besar dari perkiraan karena permintaan yang lebih kuat. Stok bensin turun 3 juta barel, dan minyak destilasi termasuk solar anjlok 3,1 juta barel. Pasar mengekspektasikan pemotongan produksi OPEC akan berlanjut, komite tingkat menteri OPEC dan non- OPEC bertemu di Jeddah, Arab Saudi, Jumat besok.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,90 (2,7%) menjadi USD73,48 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,95 (2,9%) menjadi USD68,47 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakjor menguat, melesat ke level tertinggi satu pekan, didorong oleh technical buyingdan peningkatan permintaan safe-haven. Analis mengatakan, kenaikan harga emas cenderung spekulatif dengan fundamental yang lemah. 

Secara fisik, Sri Lanka memberlakukan pajak 15 persen atas impor emas yang berlaku sejak Rabu, untuk mencegah penyelundupan.

Harga emas di pasar spot naik 0,09% menjadi USD1.348,17 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Juni naik USD4 (0,3%) menjadi USD1.353,50 per ounce.


(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author