Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Rebound

Posted by Written on 13 April 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (13/4), bursa saham Asia dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, setelah Presiden AS Donald Trump mengklarifikasi pernyataannya tentang rencananya untuk menyerang Suriah.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaiikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,27%, didukung kenaikan harga saham di sektor pertambangan dan keuangan mengimbangi penurunan harga saham para produsen minyak. Kenaikan indeks berlanjut 0,30% (17,60 poin) menjadi 5.833,10 pada pukul 8:10 WIB.

Pada jam yang sama, indeks Nikkei 225, Jepang melaju 0,95% (206,14 poin) ke level 21.866,42, setelah dibuka melonjak 0,97% ditopang kenaikan harga saham sektor keuangan, dan saham-saham eksportir sektor teknologi dan otomotif, di tengah penguatan dolar AS. Indeks Kospi, Korea Selatan, juga dibuka menguat 0,48% didorong kenaikan harga saham sektor teknologi, dan berlanjut menguat 0,20% ke posisi 2.447,53.

Lanjutkan tren penguatan, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,80% ke level 31.076,76 pada pukul 8:35 WIB.Indeks Shanghai Composite, China naik 0,37% menjadi 3.192,04.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah terbenam di zona merah pada sesi perdagangan kemarin, terpukul aksi jual dan ditutup turun 0,79% ke level 6.310. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang rebound didukung kembalinya capital inflow.

Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi pelemahan namun dengan momentum yang belum menunjukkan kondisi jenuh beli, sehingga masih berpotensi menguat terbatas.

Tim Riset Indo Premier berpandapat, meredanya ketegangan geopolitik terkait Suriah dan dinaikkannya rating utang Indonesia oleh Moody's menjadi Baa2 dari Baa3 diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.265 dan resistance di 6.350.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: UNVR (Buy on Weakness, Support: Rp50.900, Resist: Rp52.450),MEDC (Spec Buy, Support: Rp1.200, Resist: Rp1.255),SMRA (Buy, Support: Rp980, Resist:Rp1.010),GGRM (Buy on Weakness, Support: Rp75.400, Resist: Rp77.500).



Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan pendekatan yang lebih hati-hati terhadap Suriah dan lebih ramah dalam perdagangan internasional. Sentimen positif pasar juga didukung optimisme terhadap musim laporan keuangan yang akan datang. JPMorgan melambung 2,5%, Citigroup melesat 3,3% dan Wells Fargo naik 1,4%. Ketiga perusahaan itu akan melaporkan keuangannya, Jumat. Saham BlackRock melonjak 1,5% setelah membukukan laba kuartalan yang naik hampir 30 persen. Analis mengatakan cuitan Trump untuk tidak gegabah menyerang Suriah, mendorong optimisme investor, namun diperkirakan hanya bertahan hingga munculnya cuitan Trump selanjutnya. Data klaim pengangguran mingguan AS turun 9.000 menjadi 233.000 pada pekan lalu.

Dow Jones Industrial Average melonjak 1,21% (293,60 poin) ke level 24.483,05.

Standard&Poor's 500 melaju 0,82% (21,80 poin) menjadi 2.663,99,

Nasdaq Composite melejit 1,01 persen (71,22 poin) ke posisi 7.140,25.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 1,00% menjadi USD27,65.

Bursa saham utamaEropatadi malam juga ditutup menguat, setelah Presiden Donald Trump mengklarifikasi posisinya terkait Suriah dan dimulainya musim laporan keuangan emiten. Trump, yang sebelumnya memperingatkan aksi militer segera di Suriah, mengubah peringatannya dengan mengatakan serangan militer "bisa segera, atau tidak secepat itu." Indeks European-Stoxx 600 naik 0,7% menjadi 378,82, dipimpin kenaikan harga saham sektor teknologi yang melonjak 1,4%. Saham Micro Focus melambung 7,6%, dan beberapa sektor lain, termasuk perbankan dan asuransi, ditutup di atas satu persen. Saham minyak dan gas menguat 0,18%, dan saham pertambangan melaju 0,72%. Saham sektor makanan dan minuman turun 0,3%, sekaligus tampil sebagai sektor berkinerja terburuk.

FTSE 100 London naik tipis 0,02% (1,20 poin) menjadi 7.258,34.

DAX 30 Frankfurt melesat 0,98% (121,04 poin) ke level 12.415,01.

CAC 40 Paris melaju 0,59% (31,28 poin) ke posisi 5.309,22.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, mengakhiri pelemahan empat hari beruntun seiring meredanya kekhawatiran akan ancaman benturan Barat dan Rusia di Suriah. Rilis data aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran AS hingga akhir pekan lalu mencapai 233.000, turun 9.000 dari pekan sebelumnya sebesar 242.000. Rata-rata pergerakan empat minggu adalah 230.000, meningkat 1.750 dari rata-rata pekan sebelumnya,sebesar 228.250. Analis mengatakan, risalah The Fed kemarin, benar-benar menunjukkan bahwa bank sentral berada dalam posisi autopilot menuju kenaikan suku bunga secara kuartalan. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenbackterhadap enam mata uang negara maju, naik 0,20% menjadi 89,751.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.23290.0002+0.02%7:15 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.42320.0004+0.03%7:15 PM
Yen (USD-JPY)107.23-0.10-0.09%7:15 PM
Yuan (USD-CNY)6.29150.0225+0.36%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,778.0019.50+0.14%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 12/4/2018 (ET)



Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak berlawanan arah, namun tetap mendekati level tertinggi pada akhir 2014 karena ketegangan seputar Suriah dan menyusutnya persediaan minyak global. 

Beberapa sinyal fundamental mendukung kenaikan harga. Organisasi Negara Eksportir Minyak mengatakan surplus stok minyak global hampir menguap karena permintaan yang sehat dan pemotongan pasokan. Dalam laporan bulanannya OPEC mengatakan, stok minyak di negara maju turun 17,4 juta barel pada Februari menjadi 2,854 miliar barel, sekitar 43 juta barel di atas rata-rata lima tahun terakhir. Sebaliknya, laporan persediaan minyak mentah AS memperlihatan kenaikan 3,3 juta barel, dan produksi mencapai rekor 10,53 juta barel per hari (bph).

Harga minyak mentah berjangka Brent turun tipis 4 sen menjadi USD72,02 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI, naik 25 sen menjadi USD67,07 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir melemah, digempur aksi profit taking investor setelah menguat selama empat hari beruntun. Namun kejatuhan harga emas relatif terbatas karena investor tetap khawatir tentang meningkatnya ketegangan militer di Suriah. Sejumlah menteri Inggris berencana membahas kemungkinan bergabung dengan AS dan Prancis dalam kemungkinan aksi militer di Suriah yang dapat membawa konfrontasi langsung dengan Rusia yang mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad. Perekonomian AS menunjukkan tanda-tanda penguatan, menurut risalah pertemuan terakhir Federal Reserve yang dirilis Rabu, meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga yang dapat menekan harga emas.

Harga emas di pasar spot turun 1,24% menjadi USD1.336,11 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Juni turun USD18,10 (-1,3%) menjadi USD1.341,90.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author