Bursa Pagi: Global Reli, Asia Mixed, IHSG Bullish Menuju Jenuh Beli

Bursa Pagi: Global Reli, Asia Mixed, IHSG Bullish Menuju Jenuh Beli

Posted by Written on 11 April 2018


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (11/4), dibuka mixed, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang diwarnai kenaikan harga minyak dan komoditas pertambangan, jelang rilis data inflasi China dan AS.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,33%, dengan mencatatkan hampir semua sub-sektor di zona merah, kecuali sektor energi dan pertambangan. Sektor keuangan anjlok 0,79%. Pelemahan indeks berlanjut, turun 0,19% (-11,30 poin) menjadi 5.845,70 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama, indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melemah 0,08% (-17,48 poin) ke posisi 21.776,84, setelah dibuka menguat 0,11% dengan mencatatkan kenaikan harga saham di sektor keuangan, perminyakan dan perkapalan. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,19% dan berlanjut dengan mempertahankan laju kenaikan (4,54 poin) di posisi 2.455,28.

Melawan tekanan penurunan Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat 0,11% di posisi 30.761,23 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka naik 0,22% menjadi 3.197,37.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa global, setelah kemarin berhasil melanjutkan reli dan ditutup menguat 1,27% ke level 6.325,818. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpeluang melanjutkan reli didukung sentimen positif ekonomi domestik. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi bullish continuation, menuju area jenuh beli, namun investor dianjurkan untuk mewaspadai kemungkinan berlanjutnya koreksi.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, pernyataan Presiden China Xi Jinping yang akan lebih membuka perekonomian China dengan menurunkan tarif impor sektor otomotif, melindungi kekayaan intelektual investor asing serta menurunkan pajak barang konsumsi, meredakan kekhawatiran akan perang dagang diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.255 dan resistance di 6.410.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: ITMG (Buy, Support: Rp27.550, Resist: Rp29.350), ICBP (Spec Buy, Support: Rp8.275, Resist: Rp8.575), BBRI (Spec Buy, Support: Rp3.540, Resist: Rp3.620), HMSP (Spec Buy, Support: Rp4.050, Resist: Rp4.230).



Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir menguat, menyambut pidato Presiden China Xi Jinping yang menurunkan ketegangan sengketa dagang AS-China. Xi mendeklarasikan "fase baru pembukaan," dan menjanjikan konsesi pada tarif mobil dan kekayaan intelektual. Harga saham Facebook melambung 4,5%, setelah Mark Zuckerberg meminta maaf kepada Kongres atas skandal pelanggaran data. Saham industri juga berjaya, dengan Caterpillar, Boeing dan DowDuPont yang melambung lebih dari tiga persen. Raksasa energi, ExxonMobil dan Chevron, keduanya melesat hampir tiga persen karena penguatan harga minyak dunia. Tapi arga minyak yang lebih tinggi membebani maskapai penerbangan, American Airlines anjlok 4,7 persen dan United Continental turun 1,4 persen

Nasdaq Composite melonjak 2,07% (143,96 poin) menjadi 7.094,30.

Dow Jones Industrial Average melesat 1,79% (428,90 poin) ke level 24.408,00.

Standard&Poor's 500 melejit 1,67% (43,71 poin) ke posisi 2.656,87.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 2,97% menjadi USD27,74.

Bursa saham utamaEropatadi malam juga ditutup menguat, setelah Presiden China Xi Jinping berupaya menenangkan kekhawatiran investor tentang prospek perang dagang AS-China. Berbicara di Forum Boao, Provinsi Hainan, Xi mengatakan akan mengambil langkah-langkah untuk memperluas akses pasar bagi investor asing, meningkatkan batas kepemilikan asing di sektor otomotif dan melakukan lebih banyak upaya guna melindungi kekayaan intelektual perusahaan internasional. Indeks European-Stoxx 600 naik 0,83 persen menjadi 378,42, saham-saham berbasis sumber daya alam - dengan eksposur yang besar ke China - reli dan mengakhiri perdagangan dengan lonjakan hampir 2,7% . Saham Anglo American melesat lebih dari 5%, BHP Billiton, Arcelormittal dan Rio Tinto melonjak sekitar 3%. Sektor otomotif naik 1,9%, Porsche dan Volkswagen memimpin kenaikan dengan melonjak sekitar 4,5%.

DAX 30 Frankfurt melonjak 1,1% (135,57 poin) ke level 12.397,32.

FTSE 100 London melaju 1,00% (72 poin) ke posisi 7.266,75.

CAC 40 Paris naik 0,84 persen (44,17 poin) menjadi 5.307,56.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, setelah investor mencerna perkembangan kasus sengketa dagang China-AS. Xi Jinping menjanjikan untuk membuka ekonomi China, menurunkan tarif impor untuk kendaraan dan beberapa produk lainnya, serta melindungi kekayaan intelektual perusahaan asing. Dia juga mengkritik "mentalitas Perang Dingin" sebagai produk usang. Analis mengatakan, meredanya ketegangan perdagangan AS-China mendorong investor untuk mencari mata uang dengan imbal hasil relatif tinggi seperti dolar Australia dan dolar Kanada. Dolar menguat terhadap yen, namun melemah terhaap euro dan poundsterling. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenbackterhadap enam mata uang negara maju, turun 0,28% menjadi 89,587.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.23590.0003+0.02%7:20 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.41770.0001+0.01%7:20 PM
Yen (USD-JPY)107.170-0.03-0.03%7:20 PM
Yuan (USD-CNY)6.2832-0.0238-0.38%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,751.00-10.00-0.07%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 11/4/2018 (ET)



Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat dan ditutup melonjak lebih dari 3% karena investor meyakini AS dan China akan menyelesaikan sengketa perdagangan mereka. 

Ketegangan Timur Tengah dan depresiasi dolar AS juga mendukung harga minyak. Harga kedua patokan minyak mentah itu melonjak lebih dari lima persen dalam dua hari perdagangan terakhir, menghapus kerugian pekan lalu yang mencapai lebih dari 4%.

Presiden AS Donald Trump menjanjikan tanggapan cepat terhadap dugaan serangan senjata kimia di Suriah yang kemungkinan akan mendorong AS untuk keluar dari kesepakatan nuklir Iran, mengingat dukungan Iran terhadap Suriah. Badan Informasi Energi Amerika memperkirakan produksi minyak mentah domestik akan meningkat sebesar 750.000 barel per hari (bph) menjadi 11,44 juta bph, tahun depan, lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan akan mempertahankan ekspor di bawah 7 juta bph, dan mengembalikan persediaannya ke tingkat normal.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik USD2,56 (3,7%) menjadi USD71,21 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD2,09 (3,3%) menjadi USD65,51 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir menguat, menembus level tertinggi dalam hampir satu pekan, didukung depresiasi dolar AS dan potensi agresi AS terhadap dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah. Trump menjanjikan tindakan cepat dan kuat untuk menanggapi serangan senjata kimia mematikan yang diduga digunakan di Suriah. Lonjakan indeks saham global meredam laju kenaikan harga emas.

Harga emas di pasar spot naik 0,34% menjadi USD1.340,44 per ounce, tertinggi sejak 4 April.

Harga emas berjangka AS naik USD5,80 menjadi USD1.345,90 per ounce.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author