Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed, IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

Posted by Written on 04 April 2018


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (4/4), dibuka bervariasi melanjutkan pergerakan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang ditutup berlainan arah, diwarnai kekhawatiran akan potensi lanjutan perang dagang AS-China dan rebound harga saham teknologi.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,8% tertekan oleh kejatuhan harga saham produsen emas hingga 1,04% dan keuangan 0,34%, di tengah kenaikan harga saham energi dan pertambangan. Indeks berlanjut melemah 0,22% (-12,90 poin) menjadi 5.739,00 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,28% (59,50 poin) di level 21.351,79, setelah dibuka naik 0,42% didukung kenaikan harga saham otomotif dan teknologi. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,09% terbebani oleh penurunan harga saham di sektor teknlogi dan industri baja, dan berlanjut melemah 0,08% di posisi 2.440,49.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melemah, turun 0,19% menjadi 30.146,12 pada pukul 8:50 WIB. 

Sebaliknya indeks Shanghai Composite, China bergerak naik 0,28% ke level 3.145,43.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks saham di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah gagal melaju di teritori positif pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,19% ke level 6.229.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi berbalik menguat namun rentan terpengaruh oleh psikologi pelaku pesar dalam menghadapi sentimen yang ada. Secara teknikal beberapa indikator memperlihatkan kemungkinan laju IHSG akan bergerak terkonsolidasi pada level bearish trend line dan tertahan pada level support.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, berhasil menguatnya indeks bursa global seiring dengan reboundsaham sektor teknologi diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya harga komoditas minyak, nikel dan timah akan menjadi tambahan katalis positif untuk indeks harga saham gabungan. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan rentang support di level 6.200 dan resistance di 6.260.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: PGAS (Buy, Support: Rp2.300, Resist: Rp2.480), INCO (Spec Buy, Support: Rp2.850, Resist: Rp3.150), LPPF (Spec Buy, Support: Rp10.525, Resist: Rp11.350), MNCN (Spec Buy, Support: Rp1.425, Resist: Rp1.500).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir menguat, memulihkan sebagian dari kerugian sehari sebelumnya, didukung aksi bargain-huntingdan harapan laba periode mendatang. Saham Tesla Motors melesat 6,0% setelah menyatakan mencapai produksi mingguan sekitar 2.000 unit untuk sedan Model 3 pada akhir kuartal pertama, kendati masih di bawah target 2.500.

Amazon melesat 1,5% menyambut kabar yang menyebutkan Presiden AS Donald Trump tidak berencana melanjutkan serangkaian tweet negatifnya dengan tindakan. Saham terkait dengan minyak juga naik. Halliburton, Schlumberger dan Chevron naik 1,5% lebih karena penguatan harga minyak. Saham perdana Spotify melambung 13,3%, dan General Motors dan Ford masing-masing naik 3,2% dan 2,8% setelah melaporkan penjualan mobil periode Maret yang lebih tinggi.

Dow Jones Industrial Average melonjak 1,65% (389,17 poin) ke level 24.032,53.

Standard&Poor's 500 melejit 1,26% (32,57 poin) ke posisi 2.614,44.

Nasdaq Composite melaju 1,04% (71,16 poin) menjadi 6.941,28.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,60% menjadi USD27,34.

Bursa saham utama Eropatadi malam berakhir melemah tertekan oleh kekhawatiran akan potensi lanjutan perang dagang AS-China dan regulasi yang lebih ketat untuk sektor teknologi. Indeks European Stoxx 600 turun 0,49% menjadi 397,07, dipimpin kejatuhan harga saham teknologi. Pelaku pasar khawatir akan ada peraturan baru yang lebih ketat di sektor ini setelah skandal data Facebook dan serangan "tweeter-in-chief" Trump terhadap Amazon. Upaya Apple memproduksi chip sendiri untuk komputer Mac memukul saham produsen chip Eropa. Saham Sodexo melorot 4,5% setelah melaporkan ekspektasi yang lebih rendah untuk 2018. GKN juga turun 3,6% setelah Melrose mengkonfirmasi pengambilalihan senilai USD11 miliar. Rilis indeks manufaktur zona euro periode Maret versi IHS Markit turun menjadi 56,6, terendah dalam 8 bulan terakhir.

FTSE 100 London turun 0,37% (-26,15 poin) menjadi 7.030,46.

DAX 30 Frankfurt merosot 0,78% (-94,28 poin) ke level 12.002,45.

CAC 40 Paris menyusut 0,29% (-15,18 poin) di posisi 5.152,12.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, menyambut kebangkitan kembali bursa saham Wall Street. Dolar menguat terhadap yen dan franc Swiss, kendati prospek dolar AS tetap negatif terbebani ketegangan perdagangan global. Sepanjang tahun ini, dolar AS tercatat anjlok sekitar 2%. Akhir pekan lalu China mengumumkan tarif senilai USD3 miliar untuk impor 128 produk AS, dan pemerintahan Trump diperkirakan akan mengumumkan tarif senilai USD50 miliar hingga USD60 miliar terhadap impor China jelang akhir pekan ini. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju naik 0,16% menjadi 90,200


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.2269-0.0001-0.01%7:21 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.40610.0004+0.03%7:20 PM
Yen (USD-JPY)106.54-0.07-0.07%7:21 PM
Yuan (USD-CNY)6.28990.0095+0.15%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,763.5011.00+0.08%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 3/4/2018 (ET)



Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat didukung oleh pemulihan di pasar ekuitas Wall Street dan technical reboundharga minyak mentah. Menteri Energi Rusia, Alexander Novak menyatakan, OPEC dan non- OPEC dapat bekerja sama membentuk organisasi gabungan setelah kesepakatan pembatasan produksi minyak berakhir tahun ini. Jajak pendapat analis Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS hingga akhir Maret meningkat 200.000 barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 48 sen (0,7%) menjadi USD68,12 per barel.

Harga minyak mentah berjangka WTI naik 50 sen (0,8%) menjadi USD63,51 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah terpengaruh oleh penguatan indeks di birsa saham Wall Street dan apresiasi dolar AS. Analis mengatakan, harga emas berisiko tertekan lebih dalam, karena dolar berpotensi reli pada pekan ini didukung laporan ketenagakerjaan AS jelang akhir pekan ini. Namun di lain pihak, emas berpeluang menguat apabila perang tarif AS-China berlanjut pada pekan ini. Citi memperkirakan, ketidakstabilan pasar dan meningkatnya ketegangan Washington-Beijing bisa menahan harga emas di atas USD1.300 per ounce sepanjang 2018.

Harga emas di pasar spot turun 0,6% menjadi USD1.333,09 per ounce.

Harga emas untuk pengiriman Juni turun USD9,60 (-0,7%) menjadi USD1.337,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author