Bursa Pagi: Dibuka Menguat Asia Berlanjut Turun, IHSG Diprediksi Mixed

Bursa Pagi: Dibuka Menguat Asia Berlanjut Turun, IHSG Diprediksi Mixed

Posted by Written on 16 March 2018


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (16 Maret 2018), bursa saham Asia dibuka menguat namun berlanjutmelemah pada awal sesi perdagangan, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, meski masih diwarnai kekhawatiran investor terhadap ancaman perang dagang, dan memanasnya hunbungan poliktik Inggris-Rusia karena isu pengusiran diplomat.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,41% meski masih diwarnai penurunan harga saham di sektor keuangan dan produsen emas, masing-masing 0,09% dan 0,35%. Penguatan indeks berlanjut 0,27% (15,70 poin) menjadi 5.936,50 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak turun 0,12% (-25,16 poin) ke posisi 21.778,79, setelah dibuka menguat 0,24% , di tengah penurunan harga saham otomotif dan variasi pergerakan harga saham di sektor teknologi jelang rilis data produksi indutrial Jepang. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka sedikit menguat 0,07% dan berlanjut turun 0,18% menjadi 2.487,97.

Melanjutkan tren penurunan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun, mencapai 0,41% ke level 31.411,52 pada pukul 8:45 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat tipis 0,04% menjadi 3.292,31.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapan pada kecenderungan pergerakan indeks saham global dan regional yang positif, setelah mengalami pukulan berat pada alian keluar modal asing sepanjangsesi perdagangan kemarin, dan ditutup merosot 0,95% ke level 6.321. Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih harus berjuang keras untuk kelaur dari tekanan penurunan kendati berpotensi menguat terbatas. Secara teknikal, beberapa indikator memperlihatkan adanya potensi rebound di area jenuh jual, namun harus berjuang keras untuk keluar dari level 6.300.

Tim riset Indo Premier berpendapat, masih adanya kekhawatiraninvestor akan adanya perang dagang setelah ASmempertimbangkan untuk mengenakan tarif barang impor dari China diprediksi akan menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan. Di sisi lain penguatan harga komoditas akan menjadi sentimen positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan rentang support di level 6.275 dan resistance di 6.365.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: BWPT (Spec Buy, Support: Rp220, Resist: Rp240), BEST
 (Spec Buy, Support: Rp278, Resist: Rp290),SIMP (Buy on Weakness, Support: Rp565, Resist: Rp585), MEDC
 (Buy on Weakness, Support: Rp1.260, Resist: Rp1.330).



Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursaWall Street pagi tadi berakhir variatif, kekhawatiran tentang seputar kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump mengimbangi sejumlah data ekonomi AS yang tercatat positif. 

Penasihat ekonomi Trump, Peter Navarro mengatakan, Presiden akan mempertimbangkan tindakan hukum yang baru terhadap Beijing atas "pencurian" kekayaan intelektual AS. Saham Wall Street juga tertekan laporan bahwa Special Counsel, Robert Mueller, memanggil Trump Organization, yang mengelola kerajaan bisnis presiden, sehubungan dengan penyelidikan Mueller mengenai intervensi Rusia dalam pemilihan presiden 2016. 

Di sisi lain, data ekonomi AS menunjukkan sedikit penurunan dalam klaim pengangguran dan peningkatan aktivitas manufaktur di wilayah New York, meski sentimen homebuilder merosot. Alibaba melonjak 3,5%, menyusul rencana mencatatkan sahamnya di China. Monsanto anjlok 4,8% merespons laporan bahwa pejabat antimonopoli menolak usulan pengambilalihan yang diajukan Bayer.

Dow Jones Industrial Average menguat 0,47% (115,54 poin) ke posisi 24.873,66.

Standard&Poor's 500 melemah 0,08% (2,15 poin) menjadi 2.747,33.

Nasdaq Composite turun 0,20% (15,07 poin) ke level 7.481,74.

Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 1,47% menjadi USD27,45.

Bursa saham utamaEropatadi malam berakhir di zona hijau setelah menjalani sesi perdagangan yang berfluktuasi, terpengaruh oleh rilis laporan keuangan sejumlah emiten dan tren kenaikan di Wall Street. Indeks European STOXX 600 naik 0,52% menjadi 376,88, kendati saham sektor energi, sumber daya dasar, dan telekomunikasi mengalami tekanan menjelang penutupan bursa. Sektor asuransi memimpin kenaikan indeks dengan ditutup melesat 1,58%. Saham Generali melambung 2,5% setelah mengumumkan menaikkan dividen dan membukukan rekor laba operasi tahunan. Munich Re juga naik 2,78 persen setelah menaikkan perkiraan laba untuk tahun ini dan mengumumkan buybac) senilai satu miliar euro. Saham Lufthansa anjlok 1,4% karena kenaikan harga bahan bakar diperkirakan akan mempengaruhi pendapatan 2018. Investor mewaspadai dampak kasus pengusiran 23 diplomat Rusi oleh Inggris.

FTSE 100 London naik 0,1% (7,07 poin) menjadi 7.139,76.

CAC 40 Paris melaju 0,65% (33,90 poin) ke level 5.267,26.

DAX 30 Frankfurt melonjak 0,88% (107,82 poin) ke posisi 12.345,56.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat jelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal ( FOMC ), pekan depan. The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga untuk pertama kali tahun ini. Analis mengatakan, para dealer merespon rilis data ekonomi AS yang variatif dan bersiap-siap memangkas posisi short dolar menjelang pertemuan FOMC . Namun prospek dolar AS dinilai tetap suram ,di tengah ketidakpastian politik dalam kabinet Trump, dan kekhawatiran mengenai perang dagang. Rilis data ketenagaakerjaan AS menunjukkan penurunan jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran sepanjang pekan lalu. Harga harga barang impor AS periode Februari meningkat di tengah melemahnya dolar AS, sehingga memperkuat ekspektasi kenaikkan inflasi tahun ini. Indeks Dolar AS, yang mengukur kurs greenbackterhadap enam mata uang negara maju naik 0,48% menjadi 90,139.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.23070.0002+0.02%6:47 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.39390.0002+0.01%6:47 PM
Yen (USD-JPY)106.32-0.02-0.02%6:47 PM
Yuan (USD-CNY)6.32210.0041+0.06%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,748.5015.00+0.11%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 15/3/2018 (ET)



Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak berfluktuuasi dan berakhir dengan mencatatkan kenaikan setelah Badan Energi Internasional (IEA) AS memperkirakan kenaikan permintaan minyak global pada tahun ini, meski pasokan berpotensi tumbuh lebih cepat. Meningkatnya permintaan minyak global, seiring dengan pembatasan pasokan minyak OPEC membantu mempertahankan harga minyak di atas USD60 per barel. Namun IEA meyakini pasokan non- OPEC , terutama AS, akan tumbuh sebesar 1,8 juta barel per hari, tahun ini, sementara permintaan diperkirakan tumbuh sekitar 1,5 juta bph. Produksi minyak mentah AS pekan lalu kembali menembus rekor di level 10,38 juta bph. OPEC menaikkan proyeksi pasokan minyak non-anggota tahun ini hampir dua kali lipat pertumbuhan yang diprediksi empat bulan lalu.

Harga minyak mentah berjangka WTI naik 23 sen menjadi USD61,18 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 23 sen menjadi USD65,12 per barel.

Harga emasdi bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup turun, tertekan apresiasi dolar AS, meski ketegangan antara Inggris dan Rusia membatasi kejatuhan emas, sehari setelah mencapai level tertinggi satu pekan. Para trader menunggu pertemuan Federal Reserve pekan depan, setelah rilis penurunan data klaim tunjangan pengangguran AS pekan lalu. Moskow mengancam akan melakukan tindakan balasan merespon tindakan London mengusir 23 diplomat Rusia terkait isu serangan toksin saraf terhadap mantan agen ganda Rusia di Inggris. Trump menunjuk komentator televisi AS yang juga analis ekonomi konservatif, Larry Kudlow, sebagai penasihat ekonomi utama, menggantikan Gary Cohn yang berhenti setelah Trump memutuskan untuk mengenakan tarif logam yang baru.

Harga emas di pasar spot turun 0,62% menjadi USD1.316,38 per ounce.

Harga emas untuk kontrak pengiriman April turun 0,69% menjadi USD1.316,50 per ounce.



(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author