BNII Bidik Dana Rights Issue Rp 1,5 T

BNII Bidik Dana Rights Issue Rp 1,5 T

Posted by Written on 03 March 2018


Guna mengejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, khususnya pertumbuhan kredit 10% tahun ini, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) akan mencari pendanaan modal di pasar dengan menarbitkan saham terbatas atau rights issue. Bila tidak ada aral melintang, aksi korporasi perseroan bakal di eksuksi semester satu tahun 2018.

Presiden Direktur PT Maybank Indonesia, Taswin Zakaria mengatakan, penerbitan saham baru atau rights issue dimaksudkan untuk memperkuat modal dan aset perseroan. “Kita membidik dana rights issue sekitar Rp 1,5 triliun sampai Rp 2 triliun,”ujarnya di Yogyakarta, Senin (26/2).

Namun sayangnya, Taswin belum menyebutkan jumlah saham yang dilepas, siapa pembeli siaga dan harga saham yang dibandrol karena harus menunggu rapat umum pemegang saham atau RUPS. Disampaikan Taswin, rights issue ini tidak tertutup kemungkinan akan dieksekusi oleh investor baru ataupun Maybank Grup. Sebagai informasi, perseroan dalam surat yang ditujukan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan BEI tersebut, Maybank menyebutkan bahwa mereka akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sekaligus Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 6 April 2018.

Dalam RUPSLB akan dibahas mengenai penerbitan saham lewat penawaran umum terbatas kepada pemegang saham dengan mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Selain itu akan ada perubahan anggaran dasar perseroan. Sedangkan dalam RUPST ada 9 poin yang akan dibahas. Antara lain perubahan susunan direksi dan komisaris serta dewan pengawas syariah, laporan penggunaan dana hasil penerbitan obligasi dan sukuk 2017, serta penetapan recovery plan.



comments

logo-senokuncoro

Seno Kuncoro

author